Kekasih Kecilku Ternyata Seorang Pangeran

Kekasih Kecilku Ternyata Seorang Pangeran
<24>


__ADS_3

Keesokan hari, semua orang tengah mempersiapkan diri untuk melakukan liburan bersama. Akan tetapi disaat mereka datang, dengan menggunakan mobil mini bus milik bang Tomi.



Disaat Olivia hendak akan menaiki mobil tetiba ia dihentikan jeritan Jiro, dan Sonya.


"Apaan lu, pakai pakaian gitu kepantai" sindir Sonya


"Iya, norak kali lah kau nih. Sama kayak mbak Anna aja dah" saut Jiro


"Lah emang kenapa, yang pentingkan pakai baju dodol" melihat baju nya sendiri yang berpakaian hodie serta celana jeans andalannya "Nggak ada yang salahkan bang" tanya kearah bang David


"Ihh kesel deh temen kita emang kagak ada yang pinter kalau dalam style baju say, untung gue udah mempersiapin baju desain kita say buat mereka" kata Jiro


"Ah cerewet lu berdua, udah deh lu jangan mau ngikutin kemauan mereka" omel mbak Anna raut kesel


"Lah emang kenapa, mbak"


"Mereka tuh mmppphh..." seketika langsung dibekap mulutnya oleh kak Kimmy


"Oh ya kalian cepet, turun urus dia biar nih bocah gue urusin hehe" senyum penuh arti


"Siapp" "Okeyy" serempak keduanya


"Eh - eh, mau lu bawa kemana gue woi!!" Olivia yang diseret paksa Sonya, dan Jiro


"Lah kenapa kak Oliv kok dibawa paksa masuk, kenapa emangnya?"


"Kau nggak perlu khawatir itu urusan cewek, lu masuk aja dulu" ujar bang David


"KAGAKK MAUU..."


Teriakan Olivia membuat semua orang didalam mobil hanya tertawa lepas, sedangkan Sam merasa khawatir namun ia ditepuk hangat oleh Bram.


"Santai aja, tuh kak Olivia aman kok"


...----------------...


Tidak lama Olivia keluar dengan muka musam, apalagi ia berulang kali menurunkan hoodienya.



"Yang bener aja napa gue nggak mau ah" pinta Olivia


"Ah berisik deh, udah ah ayok.." Sonya mendorong paksa dia untuk masuk kedalam mobil


"Udah semuanya" ujar bang Tomi


"Sudahh.." "Belum" ya tau sendiri siapa yang menjawab belum tapi mobil masih tetap dijalankan.


"Ihh bang, hentikan napa mobilnya gue mau ganti baju dulu"


"Husstt.. Cerewet diem - diem aja disini" tegur Sonya


Sam masih kebinggungan kenapa kak Olivia hanya memakai atasan hodie saja.


"Nggak mau~" rengeknya "Bang hentikan mobilnya"


"Sorry vote suaramu tidak ada yang mendukung"


"Ada tuh Sam, dia sedari tadi nggak jawab kok, aku lihat sendiri"


"Yah gue tau, tapi jawaban elo itu tidak sebanyak jawaban mereka Liv, udah ah nggak apa - apa pakai itu aja" bang David


Seketika raut Olivia menatap semua curiga kalau ini memang sudah direncakan, tetapi tidak untuk mbak Anna, Sam, dan Olivia.


"Gue curiga pasti ini rencana kalian kan" menuding kearah Sonya dan Jiro.

__ADS_1


"Nggak!!"


"Iya nih, jangan asal nuding ya ini tuh udah dari rencana awal kak Kimmy, karna dia mau mewujudkan ngidamnya selama ini memakai baju yang selaras"


"Apa benar mbak?"


"Hehe... Nggak apa - apalah Liv, demi keponakan mu ini" mengusap perut buncitnya


"Huh.. Demi dirimu kak, aku rela memakai ini"


"Sama gue juga" saut mbak Anna


Sontak membuat semuanya tertawa lepas, sedangkan Sam sendiri masih penuh penasaran akan apa yang terjadi.


Tak terasa waktu selama diperjalanan, sampailah mereka disebuah pelabuhan, semuapun turun.


"Kita akan bermain disini?"


"Bukan, udah deh ikut aja ayo semuanya, kapal mini Yacht kita disana"



Sesampai didepan kapal, Olivia, Anna, dan Sonya sendiri terkejut.


"Ha! Lu seriusan kita akan pakai ini"


"Yah lah, masa gue boong, ayo"


Ketika ada seorang nahkoda yang menyambut mereka dengan ramah "Atas nama mbak Jinny"


"Benar itu saya, ayo semua kita berangkat!!"


Semuanya menikmati setiap perjalanan, ada yang makan - makan, tiduran, berfoto - foto ria, tetapi tidak halnya Olivia yang terus menerus mengatur duduknya sambil memandangi luasnya air laut.


"Kalau tidak nyaman pakai jaket ku ini" memberikan jaketnya sambil memberikan topi yang memang tadinya dia bawa


"Makasih Sam"



"Hmm" mengangguk semangat "Makasih ya"


"Sama - sama kak"


Tak butuh waktu lama hanya butuh beberapa jam an, tak terasa mereka sudah sampai dipulau Bora - Bora Pearl Beach Resort.




Pulau yang menujukkan akan keindahan alam, membuat siapapun akan terpesona akan mengunjungi nya. Sama halnya mereka, disitulah mereka begitu sangat antusias turun dari kapal.


"Heh..heh tunggu.. sebelum bermain air ayo kita bagi resort kita terserah kalian mau pilih yang mana" semua menganggukk antusias


"Aku pastinya sama Olivia!" sorak Sonya


"Dih emang aku mau sama situ"


"Ihh~ oh aku tau kau pasti mau sama pacarmu itu kan"


"Jangan ngarang lo" sambil menoyor kepalanya


"Sudah cukup - cukup, gantian aku mau ngmong nih nah kalau aku maunya tidur sama Anna" seru kak Kimmy


"Ihh~ ayang, kenapa kau tidur sama aku sih, kenapa malah sama tuh anak, nanti kalau semisal aku minta peluk, aku peluk siapa" cemberut bang David


"Peluk aja sama tuh guling, gampangkan"

__ADS_1


"Jahat~"


"Jijik gue Vid, lihat elo kayak gitu sumpah" sindir bang Tomi


"Diem lo jotu!!"


"Hah, apa tuh?"


"Jomblo Tua"


"Bwaahahahaha"


"Anj** lo"


......................


Setelah semua menaruh barang - barang mereka diresort yang sudah disiapkan, Sonya pun memaksa Olivia untuk pergi keluar pantai sambil menyuruhnya membuka hoodie yang ia pakai.



"Oohh... Ayolah.. Kenapa sih harus malu, nih lihat apa yang gue pakai"



"Ihh kenapa baju lo lebih banyak kekurangannya gitu sih ihh jijik banget sumpah"


"Dih elo nya aja yang kuno, nih ya asal lo tau ini nih baju yang lo pakai, sama baju yang sekarang gue pakai terus nanti lo bakal tau sendirilah yang laen juga pakai, itu tuh karya hasil desain gue sama Jiro. Hebatkan"


"Yah hebat sih hebat tapi nggak desain macam kekurangan gini bodoh"


"Kau ini, nih yah sekarang tuh udah masuk musim panas tauu~"


"Bodoh, gue dan kagak peduli, asal lo tau sejatinya gue kagak pernah pakek ginian okay, jadi pleasee jangan paksa gue keluar titik"


"Jangan gitulah beb, hargailah perjuangan kita. Ayolah jadilah model kita ini, yah barangkali aja ada yang terpesona ama elu"


"Nggak gitu konsepnya dodol, yang ada malah gue pakai ginian terkesan harga diri gue nih kayak orang mau ngelonte tau!"


"Hehe.. Ya nggak gitulah beb, secara yah dandan lo tuh beda ama kayak anak psk gitu beb. Udah deh ah ayo kita keluar"


"Nggak ma.u" menekan ucapannya"


Dari arah jauh, terlihat bahwa semua anak - anak telah bermain air.


"SONYAA.. AYOO.. CEPAT KESINI.. YUK KITA POTRET MODEL BESERTA DESAIGN BARU KITA!!" seru Jiro


"Ayoo!" menarik paksa Olivia


"Ihh nggak mau~"


"JIR, AYO CEPAT LU KESINI BANTUIN GUE PAKSA NIH ANAK"


Jiro langsung berlari menghampiri keduanya, dan tetiba ia dikejutkan tepukan pantatnya.


"YAKK!!"


"Salah sendiri nakal, sudah tau dirinya akan dijadikan model masih saja nggak mau. Ayo bantuin kita kalau nggak kutepuk tuh pantat mu apa yang atas juga sekalian"


"Haishh.. YAKK DASAR KING JIRO MESUMM"


"Berisik!, gue bukan lah Jiro okay akan tetapi Jinny - Ji. Niy you know"


"I don't care"


"Fu** You"


Sesaat Olivia terkekeh tiba - tiba ia dibuat terkejut lagi karna pakaian mereka lebih parah terbukanya dibandingkan dirinya, dan mbak Anna.

__ADS_1


...Bersambung...


...****************...


__ADS_2