Kembali Ke Awal

Kembali Ke Awal
Dilema 18+


__ADS_3

Malam menjelang aku baru kembali ke apartemen, memasuki kamar kulihat Indra tertidur di ranjang dengan masih memakai kemeja serta sepatunya... membuat ku tersenyum dia masih saja seperti bayi besarku dasar pemalas sambil ku lepaskan sepatu dari kakinya, kemudian aku menuju ke dapur dan memasak aku sangat tahu Indra pasti belum makan ia memilih pulang untuk makan malam bersamaku dan menolak ajakan temannya untuk sekedar makan atau minum-minum, perubahan signifikan yang terjadi selama setahun Kami bersama... aku sangat bersyukur rasanya seorang Casanova kelas kakap ini sudah insyaf hehehe tertawa dalam lamunanku buyar ketika tangan nakal Indra memelukku dari belakang "hayooo ngelamunin apa ?" tanyanya "ga hehe udah bangun? ntar lagi Mateng nih, kamu mandi dulu ya bau acem" kataku sambil menutup hidung membuatnya tertawa, akhirnya dia mengalah kemudian mandi. setengah jam setalah selesai mandi kami pun makan malam dan dasar aku yang tak pernah sabaran lalu bertanya padanya "ndra dengar-dengar keluarga Diradja mau ngadain acara gede yaa? mbak Amel kah? atau kamu yang nikah?" Indra melepas sendok yang di pegang ya kemudian minum dan terdiam beberapa saat "dengar dari mana? gosip itu" Indra menjawab dengan ragu, "ga sengaja tadi dengar ibu-ibu ngegosip tadi, kamu ya ndra? kapan? aku seneng dengernya hehe" kataku tersenyum paksa menahan sesakku, Indra diam bangkit dari duduknya mengambil kunci mobil dan langsung pergi.... heeemmm terjadi lagi, yaa Indra selalu begitu, meninggalkan ku saat emosi atau tak enak hati, lagi-lagi aku tak sanggup menahan sesak dan langsung menangis.

__ADS_1


sejak kejadian malam tadi Indra belum kembali, kulihat sudah jam 11 malam apakah dia tak akan pulang? aahh sudah lah mungkin aku pun bersalah dalam hal ini, nanti ketika dia pulang aku akan minta maaf... begitu batinku lalu beranjak menuju kamar dan tidur, tak lama tertidur lama aku terbangun merasakan ada seseorang disampingku... itu indra sedang menatapku dalam diam, aku tersenyum "kok baru pulang? ndra aku minta maaf yaa" sesalku, Indra tak menjawab dia mendekat "sayang..." katanya namun aku mencium bau alkohol dari mulutnya, Indra minum? kenapa? sudah lama sejak terakhir dia berjanji Tak akan menyentuh minuman itu lagi, Indra makin mendekat menyisakan beberapa inci saja jarak kami... cup dia menciumi, memelukku kemudian mengangkat ku merubah posisi kita sehingga sekarang aku diatasnya, mulai menciumi lagi tangannya pun tak hanya diam mulai meraba punggungku dan manjalar ke bawah, mulai membuka kancing piyamaku membuka satu persatu kain yang menutupi tubuhku, dengan kasar membalikan posisi kami sehingga sekarang dia berada diatasku mulai membuka pakaiannya kemudian mulai menggauli ku seperti biasa Indra kasar dia tidak bisa lembut saat melakukannya seolah tergesa-gesa dan setelah selesai dia selalu tertidur di sampingku tanpa memeluk ayo mencium membuatku merasa seperti seorang wanita murah yang dibayar, membuatku selalu sedih.

__ADS_1


aku menangis lagi, selalu setiap kali diperlakukan seperti ini hatiku tak kuasa menahan sesak... seperti malam ini aku tidak juga bisa terlelap bahkan setelah mataku sembab karena terus saja menagis,.

__ADS_1


"ga kok aku cm kangen Bima, mungkin sudah waktunya aku plg kerumah mama" jawabku sekenanya. "oohh kapan mau pulang? aku antar yaa, biar bisa ketemu Bima... kita beli mainan juga buat Bima" pernyataan Indra kali ini sungguh membuatku dilema, kadang dia terlihat tidak perduli padaku dan kali ini dia memperdulikan anakku... apa dia masih mabuk sisa semalam? *batinku.

__ADS_1


__ADS_2