Kembali Ke Awal

Kembali Ke Awal
Mendadak Ngamen


__ADS_3

seminggu berlalu hari yang ku nanti pun tiba, hari ini pertama kalinya aku langsung turun kelapangan melihat langsung segala persiapan acara klien, mulai dari venue, catering, Mua, dan segala urusan dengan vendor diserahkan padaku...


"bi.... handphone mu bunyi tuh" kata bunga membuyarkan lamunanku, lalu dengan cepat ku ambil handphone dari dalam tas, kulirik sebentar... uhh nomor tanpa nama lagi, males banget!


"kenapa gak diangkat bi? kali aja penting loh?!"


"no baru mbak bunga paling-paling dari agen asuransi haha..."


bunga melotot lalu kami pun tertawa bersama.


handphone ku kembali berdering kali ini ada pesan singkat masuk "hallo bianda ini Rega diangkat dong teleponnya*emoticon smile"


ya Tuhan ternyata yang dari tadi telepon bos besar haduuhh.... bagaimana ini?!


akhirnya ku putuskan menelepon nomor tanpa nama tadi.


" hallo pak Rega... maaf saya tidak tahu kalo itu nomor bapak, ada yang bisa saya bantu??"


" haha... iya tidak apa-apa, sekarang udah tahu kan kalo yang nelepon bukan agen asuransi hahaha", makin mendengar tawa Rega aku makin takut, dengan wajah memerah aku berusaha tenang.


"iya pak soalnya sering ada telepon dari yang tidak diketahui, hehe saya sungguh minta maaf ya pak Rega" kataku dengan nada menyesal.


"tidak apa bi, ehh bolehkan ku panggil bi? nama mu sungguh panjang haha"


uhh apa-apaan sih manggil naman orang **sembarangan... sungguh ku tak suka ! *batinku.


"ohh.. iyaa bi, kita punya masalah kecil... band yang mengisi acara mendadak tidak bisa hadir, apa kamu punya rekomen band atau penyanyi yang bisa menggantikan??" terdengar suara diseberang telepon yang tetap tampak tenang walaupun sebenarnya ini masalah besar bagi kami karena acara wedding dimulai dua jam lagi.


"pak Rega ini mah masalah gede pak, aduh bagimana yaa... mendadak sekali" belum selesai berbicara tiba-tiba Rega memotong.


"gak apa-apa bi ntar aku coba tanya teman-teman apa ada yang bisa jadi penyanyi atau syukur-syukur formasi band lengkap, tenang saja dan berdoa lah acara yang kita handle kali ini lancar"


"semoga yaa pak, maaf kan kelalaian saya dan terimakasih atas bantuan bapak"


"oke bi sampai bertemu di kantor.. bye"


telepon ditutup tanpa menunggu jawabanku.

__ADS_1


satu jam berlalu aku belum juga menemukan solusi masalah band ini, pak Rega juga belum memberiku kabar... teman-teman yang lain sibuk di bagian nya masing-masing, mbak bunga yang dari tadi menjadi mentor ku juga masih bingung dengan masalah ini. akhirnya aku mengambil keputusan besar yang tak tahu apakah setelah acara ini aku masih diterima berkerja atau tidak.


" mbak bunga aku boleh ijin sebentar? mau balik kerumah ngambil baju ganti" aku meminta ijin dengan ragu-ragu.


" buat apa bi? kalo kita kerja emang pakaiannya begini seragaman" kata bunga menunjuk blazer hitam lengkap dengan HT mobile dan headset tergantung di telinganya.


aku menggeleng " hehe iyaa mbak... tapi kan aku harus mencari solusi dari masalah kita, setengah jam lagi acara mulai dan mbak bunga tenang aja pasti semua lancar rumahku hanya 10 menit dari sini, mbak percaya sama bi yaa" kata ku meyakinkan bunga yang disambutnya dengan tatapan bingung dan anggukan kecil.


aku bergegas setelah sampai rumah mengganti bajuku dengan mini dress polos berwarna biru dengan model mengembang dibagian bawah dan heels putih Louboutin kesayangan ku hadiah dari Indra... ku tatap lama sepatu itu kemudian memakai nya dan berdandan tipis, menyanggul rambut ku dan menggunakan anting-anting kecil. lalu bergegas kembali menuju venue tempat acara berlangsung..


"bianda! ini kamu??" kata bunga tidak percaya


"hehe mbak bunga.. aku yang bakalan ngisi acaranya, itu MC juga udah datang.. aku nitip bagian kerjaanku ya mbak, doakan suaraku tidak fals hehe" kataku pada bunga dan langsung meninggalkan kannya dan naik ke panggung disebelah pelaminan.


huuuuufftt.... untungnya tuhan baik memberikan sedikit suara merdu dan bakat bermain alat musik padaku *batinku saat tiba-tiba ada seorang pria naik ke panggung dan duduk di kursi piano.


"maaf mas acara mau di mulai mohon kembali ketempat yang disiapkan untuk tamu" kataku sedikit berbisik khawatir kalau ada yang mendengar.


"hallo nona... aku disini buat bantuin kamu, mari kita berkerja sama setelah acara ini baru saling menjelaskan dan bertukar nomor hehe bisa kita mulai" jawab pria ini sambil menggedipkan mata, iihh genit *batinku.


"oke pertama kita bawain Sania Twain yaa smoga kita bisa kompak" kataku padanya dengan senyum manis agar dia menurut.


From this moment, life has begun


From this moment, you are the one


Right beside you is where I belong


From this moment on


From this moment, I have been blessed


I live only for your happiness


And for your love, I'd give my last breath


From this moment on

__ADS_1


I give my hand to you with all my heart


I can't wait to live my life with you, I can't wait to start


You and I will never be apart


My dreams came true because of you


From this moment as long as I live


I will love you, I promise you this


There is nothing I wouldn't give


From this moment on, oh


You're the reason I believe in love


And you're the answer to my prayers from up above


All we need is just the two of us


My dreams came true because of you


From this moment as long as I live


I will love you, I promise you this


There is nothing I wouldn't give


From this moment


I will love you as long as I live


From this moment on.....


lagu berakhir dengan sorak dan tepuk tangan para tamu bersamaan dengan masuknya sang mempelai pengantin menuju ke pelaminan, ku lihat mbak bunga, citra, pandu dan teman-teman yang lain tak henti bertepuk tangan dan memberi jempol ke arah ku, lalu aku berbalik ke arah pria tadi yang lalu disambut dengan uluran tangannya...

__ADS_1


"aku Candra, tadi gak sengaja denger kakakku (menunjuk kearah pelaminan)bilang kalo bandnya mendadak gak bisa hadir dan ku lihat para team wo kebingungan, apakah aku membantu?!" dia tersenyum lagi.


"aku bianda, maaf merepotkan dan terimakasih sudah sangat membantu, bisa kita mulai lagi??", waahh... ternyata dia adik dari mempelai pria, terimakasih tuhan hari ini ada malaikat bantuin aku *kataku dalam hati**.


__ADS_2