
Entah mengapa hari ini begitu merepotkan, mulai dari masalah Chloe dan dua orang aneh tadi. Mereka mengaku sebagai pengelola penginapan terbesar di kota, tapi mereka mencoba menjarah penginapan ini, sebenarnya ada apa? Yah, setidaknya beberapa pertanyaanku sudah terjawab.
Kemungkinan besar Noland mendapatkan informasi palsu dari sekongkolan mereka, membuat seolah-olah citra penginapan ini buruk dan mencurigakan supaya Noland cepat-cepat pergi dari penginapan ini. Namun tidak seperti yang mereka harapkan, kami masih tetap tinggal di sini. Untung saja.
Jika tentang kondisi pria dan wanita ituー mereka tampak seperti suami istriー Mereka berdua kubiarkan kabur setelah beberapa perbincangan antaraku dan sang istri, daripada pria besar itu aku lebih memilih melakukan perbincangan dengan sang istri karena menurutku istrinya lebih mudah untuk dipengaruhi daripadanya, dia sangat keras kepala. Kami berdua melakukan perbincangan dengan kondisi suaminya masih terlentang tak berdaya di atas lantai, bukan bermaksud kejam, itu semua supaya menimbulkan efek segan kepadaku.
Sang istri tidak mau memberitahu alasannya dia dan suaminya menjarah penginapan ini, dia berkata. "Tanya saja pada Nenekmu, kamu akan tau." Apa ini sangat memalukan baginya? Dia sepertinya masih memiliki harga diri. Aku penasaran apakah hal ini pernah terjadi sebelumnya, oleh karenanya aku menanyainya. Dia mengangguk dan berkata bahwa ia pernah melakukannya sebelumnya, namun ini pertama kalinya dia dipergoki. Jadi Nenek dan Milin tidak tahu siapa yang melakukannya ya. Dan terakhir, dia memiliki sebuah permohonan.
"Kumohon jangan sebarkan hal ini ke orang lain, kumohon!" mohon wanita itu dengan tampak sangat menyesal.
"Boleh saja... Tapi, apa kamu tahu? Mulutku ini tidak dapat tertutup secara gratis."
Yah, ini bukan memeras, tapi ini ganjaran yang senilai. Dalam kata lain, ini negosiasi win-win!
Dengan pasrah, tak memiliki jalan lain, akhirnya kami tiba pada kesepakatan!
Huh... Walaupun sedikit merepotkan, tapi setidaknya aku mendapatkan kejelasan... dan sedikit keuntungan.
Jadi dengan ini, keraguanku kepada Nenek dan Milin sudah mulai menghilang, mungkin lebih baik mempercayai mereka mulai saat ini, pasalnya mereka sudah sangat membantu tempo lalu. Jika nanti aku memberitahu Noland, dia pasti akan sangat senang.
Dan aku juga mengaku sebagai anggota di penginapan ini, bagaimana ya kelanjutannya.
Ngomong-ngomong soal berbohong, aku ingin menyelesaikan masalahku dengan Chloe. Dia tampaknya sangat merasa bersalah jika aku tetap menyimpan identitas aslinya dan menyembunyikannya dari Milin. Aku ingin menyelesaikan ini supaya proses pencarian harta yang hilang itu dapat berjalan lancar, rasanya tidak mungkin melakukan pencarian harta dengan hati penuh rasa bersalah dan tidak tentram.
Dan masalah tentang Chloe yang kehilangan kesadaran sebelumnya, aku belum sempat menanyainya tentang mengapa dia berperilaku aneh dan menunjuk area selatan. Sepertinya sih dia pun tidak mengetahuinya. Satu-satu orang yang dapat ditanyai mungkin Nenek, karena dia sebelumnya tampak mengerti apa yang dikatakan Chloe saat kehilangan kesadaran.
Chloe yang diberikan oleh kerajaan... Area Selatan... Area kemungkinan terdapat harta... harta kerajaan yang hilang... Nenek... dan kata apa itu, emm exoーapa lah. Jika dipikir-pikir ini mungkin saja mengenai harta kerajaan. Tapi apa hal itu masuk akal? tidak ada sihir seperti itu kan yang menerawang sesuatu di dunia ini. Sulit untuk mempercayainya. Aku akan mencoba menanyainya lain kali saat kondisinya sudah lebih membaik.
Setelah mereka berdua pergi dari penginapan ini meninggalkan bekas-bekas kerusakan yang terjadi. Aku pergi menemui Chloe untuk menyelesaikan masalah kami. Dia menunggu terlalu lama, bagaimana kabarnya? Aku pergi kearah pintu kamar Nenek dan Milin dan masuk kedalam untuk melihat keadaan Chloe di dalam.
__ADS_1
Tak perlu repot-repot mencari, aku sudah dapat melihatnya duduk di atas kasur dan tampak termenung. Dia benar-benar menunggu terlalu lama.
"Hei Chloe, maaf kamu menunggu kelamaan ya?" ucapku meminta maaf dengan terus berjalan mendekatinya.
Dia mengangkat kepalanya dan melihat ke arahku.
"Tーtidak apa-apa. Bagaimana urusanmu?" tanyanya balik.
Dia sepertinya sudah mulai terbiasa berbicara kembali, baguslah... Teruslah berkembang!
"Yah, orang-orang di kota ini aneh ya... tiba-tiba memberikan kejutan tidak jelasー"
"Lagi-lagi berbohong..." Belum sempat menyelesaikan kalimatku, Chloe langsung mengetahui bahwa aku berbohong. Ah, kalau begini bagaimana dia akan mempercayaiku?!
"... Kamu melihatnya?" tanyaku.
Chloe menjawab dengan mengangguk.
"Hmm, jika bekas-bekasnya seperti itu mustahil rasanya untuk menyembunyikannya. Jadi aku akan terus terang saja. Lagi pula berbohong terus tidak baik bukan?"
Selanjutnya Chloe tidak menjawabnya. Ehh bagaimana ini?
"... Chloe, jika kamu memang ingin memberitahukan identitasmu yang asli kepada mereka aku tidak masalah. Aku yang akan memberitahu kepada mereka, khususnya pada Milin nanti saat kami bertemu."
Aku akan melakukan apa pun untuk membuat Chloe tenang, karena dia adalah cahaya harapan kami satu-satunya.
Chloe menggelengkan kepalanya.
"Tidak apa, itu sudah terlanjur."
__ADS_1
"Heh? beneran?" Apa yang terjadi dengannya?
"Ya, lagi pula dengan kondisi yang seperti ini... akan memperburuk keadaan."
Beneran? Heh? Apa dia benar-benar tidak masalah? mana dirinya yang menentang tadi? dia tadi hampir membuatku kaget terkena serangan jantung.
"Em... ngomong-ngomong, lebih baik aku memanggilmu dengan Tuan atau bagaimana?" tanyanya berganti topik.
Aku ingin hubunganku dengannya itu dekat, dengan panggilan tuan mungkin menjadi sebuah penghalang. Jadi biarkan saja dia sesukanya.
"Sudah kukatakan sebelumnya, panggil saja sesukamu."
Chloe melihatku dan tampaknya memperhatikanku untuk menemukan panggilan yang cocok. Apa dengan nama Arthur saja tidak cukup? Setelahnya dia sedikit tersenyum, tampak dia sudah menemukannya.
"Bagaimana sudah ketemu?" tanyaku.
Dia mengangguk dengan gembira, setelahnya dia berucap.
"Si Penyihir Pembohong."
"Heh?" "Em, apa aku tak salah dengar?" tanyaku ulang.
"Penyihir Pembohong!" jawabannya dengan tegas.
Heeehhh hubungan aneh macam apa ini?
Yah setidaknya hubunganku dengannya sudah lebih membaik dari pada sebelumnya, dia sudah berbicara banyak kepadaku dan itu adalah suatu kemajuan luar biasa. Jika hal ini terus berlanjut, kami bisa bekerja selayaknya tim untuk menemukan harta kerajaan yang hilang itu dan dapat lolos dari pendaftaran.
Dan yah, aku juga harus mengatakan secara terus terang tentang masalah penginapan ini kepada Nenek dan Milin. Aku penasaran, mengapa pengelola penginapan terbesar harus rela-rela mengorbankan harga dirinya demi menjarah penginapan ini. Itu hal yang sangat ekstrim, bahkan penduduk di sini pun tidak ada yang berani untuk melakukannya karena hukum kerajaan yang brutal.
__ADS_1
Aku tidak akan memberitahukan siapa yang melakukannya secara jelas, karena aku sudah dibayaー eh maksudnya sudah berjanji kepada mereka, dan mereka tampaknya sangat merasa bersalah dan menyesal. Aku yakin mereka tidak akan melakukannya lagi karena aku sudah memperingatkan mereka.