
Akhirnya, salah satu dari harta kerajaan yang hilang sudah kami temukan, di restoran itu. Hal ini memperkuat dugaan bahwa benar, sikap aneh dari Chloe dapat menunjukkan di mana harta itu berada.
Apa kerajaan benar-benar ingin membantu kami dalam menumbuhkan harta itu. Tapi, jika mereka tau kalau Chloe bisa menunjukkan jalan, kenapa mereka tidak melakukannya sendiri? jika mereka melakukannya, pasti akan lebih cepat dari kami.
Setelah berpisah dengan teman-temanku di restoran itu dengan mengucapkan banyak rasa terima kasih atas segalanya selama seminggu lebih lamanya, kami melepas pekerjaan kami di restoran itu. Untung saja mereka mengerti tentang kondisi kamu saat ini, jadi mereka tak masalah kami meninggalkan mereka seolah hanya dimanfaatkan saja.
Nanti, aku akan sesekali kembali ke tempat itu.
Saat ini kami kembali ke kediaman Mr.Wolf untuk memberitahunya perkembangan kami saat ini.
Sepertinya dia sudah diberitahu oleh seseorang tentang kedatangan kami kali ini, dia sudah menunggu kami di depan sana.
"Selamat datang kembali, anak-anak," ucapnya menyambut.
"Oh hei, Mr.Wolf! kami akhirnya mendapatkan apa yang kamu cari!" ucapku ambigu untuk menghindari kebocoran informasi.
"Aku tahu itu. Aku yakin kalian pasti bisa melakukannya. Kalian semua pasti sudah sangat bekerja keras," jawabnya tenang.
"Kalau begitu, mari kita berbicara lebih di dalam. Kalian terlihat kelelahan," lanjut ucapannya menawarkan.
Perjalanan di dalam cukup panjang, namun kami merasa aman karena mengetahui bahwa kami dikelilingi oleh banyak orang yang siap melindungi dan melayani kami. Aku tak akan melupakan betapa damainya segala sesuatu di sini.
"Jadi, bisa kalian tunjukkan apa yang kalian dapatkan?" tanya Mr.Wolf.
"Tidak mau," jawabku.
"Kenapa kamu berkata seperti itu? kamu sedang bekerja denganku loh... Noland, bisa kamu menunjukannya?"
"Tidak, tuan. Aku takut nanti kamu melah mengincarnya dan menjualnya," jawab Noland.
Perkataan itu membuat Mr.Wolf tertawa.
"Aku mengerti," ucapnya.
Mr.Wolf memutar balik tubuhnya dan tersenyum kecil. Senyuman itu membuat kami santai.
"Langsung saja, ke mana kalian akan pergi selanjutnya untuk mencari harta kerajaan yang hilang itu?"
"Untuk saat itu, kami masih belum tahu. Tidak ada tanda-tanda dari Chloe."
Chloe melihatku saat mengatakan hal itu karena ia masih tidak mengetahui bahwa ia adalah orang yang sangat penting di sini.
"Jadi, kamu pada akhirnya mempercayai keajaiban?"
"Entahlah, hanya itu saja jalan satu-satunya."
"Kamu sepertinya mulai bergantungan sekali dengan keajaiban itu... Itu tidak baik."
"Kalau begitu, apa tuan tahu kemana kami harus pergi?" tanya Noland.
"Tentu saja, aku punya refrensi untuk kalian..."
Setelah mengatakan itu, Mr.Wolf berjalan menyusuri ruangannya untuk mencari sesuatu. Tak lama kemudian dia datang kembali dengan membawa selembar dokumen berisi banyak tulisan. Ia memberikan dokumen itu kepada Noland untuk menjawab pertanyaan.
"Singkat saja, aku merekomendasikan kalian untuk pergi ke area Utara," ucapnya meringkas isi dokumen yang dipegang oleh Noland.
"... Utara?! bukankah itu tempat banyak pegunungan dan... dingin?"
"Tepat, apa ada masalah tentang itu?"
"Ekh... bagaimana dengan... caranya untuk pergi ke sana?"
Aku menyembunyikan fakta bahwa aku kurang sedikit menyukai hawa dingin yang terlalu ekstrim.
"Tentang hal itu, tidak masalah... kalian bisa menyewa kereta kuda untuk pergi ke sana."
"Menyewa? bukan, tuan yang akan membayarkannya?"
"Untuk apa aku membayarkannya kepada kalian yang menolak memperlihatkan harta yang hilang itu," ucapnya menyingung kami.
__ADS_1
"Jangan bersedih begitu, Mr.Wolf. Kami akan memperlihatkannya kepadamu saat semuanya sudah terkumpul. Kamu bisa melihatnya sepuasnya!"
Mr.Wolf melihatku tampak tak percaya.
Aku berdiskusi dengan Noland dan Chloe mengenai ide dari Mr.Wolf itu. Kami memutuskan untuk mencoba hal itu karena mempercayai kemampuan mencari informasi dari Mr.Wolf. Lagi pula, pasti banyak harta kerajaan yang hilang, tidak hanya tiga saja.
Daripada menunggu dua tahun untuk diakui oleh kerajaan, perjalan kami untuk mencari harta yang hilang sebagai syarat, sangat untung, apalagi mempunyai alat detektor seperti Chloe.
Dengan begini, kesepakatan telah terbentuk dan disetujui bersama. Besok pagi kami akan berangkat ke area Utara dari kerajaan Breithorn.
Malam nanti kami akan bersiap-siap menyiapkan barang yang diperlukan untuk menyusuri area Utara yang terkenal dengan area lapangnya dan pegunungan hijau. Mungkin saja tempat itu dapat mengingatkanku sedikit dengan wilayah Alpen.
......................
Paginya sesuai rencana awal, kami sudah siap saat sang Surya akan terbit sebentar lagi memberikan berkah cahaya untuk menghapus kegelapan.
Kereta kuda yang akan mengantarkan kami ke area Utara sudah siap di depan masion dari Mr.Wolf.
Walaupun masih terlihat gelap, aku, Noland, Chloe, Mr.Wolf, dan bawahannya sudah berkumpul di depan gerbang mansion untuk menghantarkan keberangkatan kami menuju area Utara.
Aku memakai pakaian sedikit tebal dan mantelku yang sudah hampir lama tidak kupakai, serta syal berwarna abu-abu. Persiapanku menuju area Utara sudah sempurna. Aku tak ingin mati kedinginan.
Kulihat Chloe dan Noland juga sudah menyiapkan persiapan mereka dengan bagus. Chloe membawa mantel tebal dan imut yang ia beli kemarin malam.
Ngomong-ngomong tentang sesuatu, jumlah kami masih belum lengkap di sini. Ada seseorang yang belum datang.
Sambil menunggu kedatangannya aku menghabiskan waktuku dengan baik berbicara banyak hal dengan Mr.Wolf untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya tentang area Utara.
Beberapa saat kemudian, dari kejauhan muncul seseorang dari ujung sana. Ia berlari tergesa-gesa sambil membawa persiapannya di tangannya. Ia melambaikan tangannya ke arah kami memberitahukan kehadiran di sini.
Akhirnya dia datang. Eli.
... Kejadian ini bermula saat pesta saat itu...
Nick dan Eli meletakkan makanan terbaik mereka di atas meja dengan semangat menggebu-gebu ingin mengetahui siapa koki yang terbaik di restoran ini.
Kami semua sebagai juri, mencicipi makanan mereka satu persatu dan memberikan nilai setelah dibandingkan.
Dan hasilnya...
Eli kalah dari Nick. Nick memperoleh nilai yang lumayan cukup jauh dari Eli. Aku sebagai orang biasa dalam urusan kuliner, dapat mengatakan bahwa Nick memanglah masih lebih baik dari Eli. Makanannya memiliki ciri khas yang unik dan spesial, sedangkan makanan buatan Eli terlihat lezat dan enak, namun ada sesuatu yang kurang. Aku sulit menjelaskannya dengan kata-kata.
Tentu saja hal ini membuat Eli frustasi.
"Ini pasti karena bahan-bahannya! aku juga sedikit tidak konsentrasi tadi saat memasak!" ucap Eli tak ingin mengalah.
"Iya-iya, ayo Eli duduk sini mari kita berpesta!" ucap Eva.
"Ini pertandingan yang menyenangkan kok Eli," ucap Nick menghiburnya.
Nick dan Eli duduk pada kursi yang mereka pilih masing-masing dan memulai pesta.
"Ini pesta yang bagus sebelum kepergian kami," ucapku.
Eli dan Nick tiba-tiba melihatku dan memasang wajah terkaget. Sedangkan, Jack, Eva, dan Foys... Mereka sudah mengerti.
"Aーapa maksudmu itu?"
Menjawab pertanyaan itu, Noland menceritakan sedari awal perjalan kami di kota Breithorn dan akhirnya sampai sini untuk mencapai tujuan kami mencari harta kerajaan yang hilang. Noland menceritakannya dengan bahasa yang mudah dipahami oleh semuanya dan dengan beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh beberapa orang, aku ikut membantu menjawab.
Setelah Noland selesai dengan ceritanya, tiba-tiba Eli berdiri dari tempat duduknya dan memukul keras meja, dan berbicara dengan semangat. dan berbicara lantang dengan semangat.
"Itu dia! aku perlu pengalaman!"
""Eh?"" Semua orang kebingungan dengan ucapannya.
"Em... maksudmu?" ucap Eva bertanya.
"Arthur, Noland, Chloe. Izinkan aku ikut dalam perjalanan kalian!" ucapnya sambil menatap tajam ke arah kami.
__ADS_1
Mendengar permintaan yang tiba-tiba itu aku tak tahu harus menjawab apa.
"Hei, Elー!"
"Kak, Jack! kumohon izinkan aku ikut dalam perjalanan mereka. Karena pertandingan ini, aku akhirnya menyadari bahwa aku sama sekali tidak berkembang dari sebelumnya. Aku perlu mencari banyak pengalaman untuk menjadi koki yang lebih baik,"
"Wah, sampai-sampai Eli menggunakan bahasa sopannya... dia bersungguh-sungguh," ucap Foys.
"Kau tak perlu menjadi yang terbaik," ucap Jack.
"Tidak, aku ingin."
"ー!"
"Bagaimana ini, Jack. Dia tidak akan berhenti sebelum dia di izinkan," ucap Nick.
"Kau harus bertanggung jawab, Jack. Karena awalnya kau yang mengadakan pertandingan ini," ucap Eva.
"Ggh!"
"Tolonglah, kak Jack," mohon Eli.
Mendapatkan tekanan dan pertanyaan yang berat secara bersamaan, Jack memerlukan banyak waktu untuk berpikir untuk membuat keputusan yang terbaik.
Pada suatu saat, Jack mengangkat kepalanya dan mengarahkan pandangannya kepadaku yang kebetulan sedang memperhatikannya.
"Kalian, apa kalian mau mengajak Eli dalam perjalanan kalian?" tanya Jack.
Jadi kemungkinan besar dia menerima permintaan dari Eli.
Mendengar ucapan dari Jack itu, Eli yang sudah mengetahui hasilnya berloncat-loncat kegirangan.
Aku memandang ke arah Noland dan Chloe untuk menanyai pendapat mereka. Mereka tidak keberatan.
"Ekm... kami tidak keberatan. Tapiー"
"Apa aku bisa mengandalkan kalian untuk menjaga Eli?" lanjut tanya Jack.
"Itulah permasalahannya, apa menurut kalian kami yang seperti ini terlihat dapat dipercayai?"
"Jujur saja, aku melihat kalian lebih dewasa dari yang terlihat. Setelah banyaknya hal yang kalian lalui kalian pasti orang yang unik dan spesial, serta beruntung... Jadi, apa kalian bisa diandalkan untuk menjaga Eli sementara?" tanya ulang Jack.
Aku lagi melihat ke sampingku untuk melihat pendapat temanku. Dan yah...
Aku menarik nafas panjang, dan berkata dalam satu tarikan nafas.
"Serahkan pada kami!"
Dan itu lah alasan Eli datang pada pagi ini untuk ikut dalam perjalanan kalian selanjutnya. Kemarin Malam sambil mencari perlengkapan untuk perjalan selanjutnya, kami pergi kembali ke restoran dan memberikan info kepada Eli tentang ke mana kami akan pergi dan waktu kami pergi. 'Jika kamu terlambat, maka akan kutinggal. Jadi datanglah tepat waktu.'
Eli datang mendekat dan langsung beristirahat karena kelelahan dari berlari dari restoran sampai ke mari.
"Jadi ini, teman perjalanan baru kalian. Kalian begitu, dia pasti menarik," ucap Mr.Wolf mengamati Eli mencari hal yang menarik darinya yang bisa di manfaatkan dan dijual.
"Ekm... Jadi, kami akan berangkat sekarang karena rencana kami tiba di sana harus pada siang hari."
"Eh?! aku baru saja beristirahat," ucap Eli.
"Kamu bisa beristirahat di dalam sana," ucap Noland menunjuk ke dalam kereta kuda.
"Ah, benar juga."
Eli menaruh perlengkapannya ke atas kereta kuda kemudian menaikinya. Aku, Noland, dan Chloe ikut naik di belakangnya. Kami semua sudah berada di dalam kereta kuda. Empat orang adalah jumlah ideal di dalam sini.
"Kalau begitu, selamat jalan, nikmat perjalan kalian. Aku menunggu hasil yang memuaskan dari kalian," ucap Mr.Wolf.
"Ya! Kami pergi dulu," balas Noland.
""Selamat tinggal semuanya, kami akan kembali lagi!"" ucap kami semua di dalam kereta yang sudah perlahan-lahan berjalan. Dengan melambaikan tangan, ini menandakan perpisahan sementara kami dengan area selatan ini. Sungguh sangat indah.
__ADS_1