Kembalinya Ingatan Sang CEO

Kembalinya Ingatan Sang CEO
BAB 64


__ADS_3

Hari berganti hari


Bulan berganti bulan


Hari ini Aurora akan mulai kuliah. Begitupun dengan Reyhan. Mereka akan kuliah di tempat yang sama meskipun di fakultas yang berbeda.


Aurora sudah siap untuk melakukan ospek. Dengan rambut yang di kuncir dua dan juga papan nama yang akan dibuat kalung. Dia berjalan ke ruang makan.


" Wih....kak Rara dah siap nih, " goda Reyna yang sudah siap di kursi makan.


" Kalian juga sama."


" Sarapan dulu Ra!"


" Tentu paman ... oh ya Bu ... apa bekal kami sudah siap?"


" Sudah non."


" Good!"


Aurora mendudukkan dirinya disamping Reyhan. Dia mengambil makanan di meja dengan semangat. Ternyata Bu Ida telah membuat makanan yang ia pesan kemarin. Sayur daun singkong dan ikan asin. Tak lupa dengan sambal nya.


Paman Raka sampai geleng-geleng kepala melihat tingkahnya. Memang sudah lama , sejak pindah ke kota mereka belum pernah memakan makanan ini.


" Pelan-pelan neng ... nggak akan ada yang rebut kok. Lagian banyak loh ini."


" Bukan takut kehabisan paman. Tapi ini udah siang , Rara sama Reyhan mesti cepat-cepat berangkat. Kalau tidak kami bisa dihukum."


" Kok kakak bisa tahu?"


" Kan udah disampaikan lewat wa. Kamu ngga lihat ?"


" He he he he belum sempet."


" Kamu ma kebiasaan."


Kemudian Aurora melanjutkan makannya, begitu pun dengan yang lain. Setelah selesai Aurora berangkat bersama dengan Reyhan sedangkan Reyna diantar oleh supir. Begitupun dengan paman Raka dan Tante Ratna mereka berdua juga berangkat ke rumah sakit .


Hanya perlu tiga puluh menit untuk sampai ke kampus. Kemudian Reyhan dan juga Aurora menuju fakultas masing-masing.


" Kak Rara langsung ke fakultas kedokteran aja ya Rey."


" Oke kak!"


Aurora langsung berjalan ke arah ya berbeda dengan Reyhan. Aurora pergi ke fakultas kedokteran, sedangkan Reyhan pergi ke fakultas ekonomi dan bisnis.

__ADS_1


Aurora mencari ruangan yang akan menjadi tempat belajarnya sekarang. Ternyata ada seorang gadis yang menghampirinya. Dilihat dari penampilannya dia juga seorang mahasiswa baru .


" Halo ... sepertinya kita sekelas. Salam kenal !"


" Salam kenal juga. Lo udah tahu kelasnya belum?"


" Tentu saja ... yuk ikut gua. Tapi sebelum itu kenalin gua Rahma. Nama Lo siapa ?"


" Gua Rara."


" Kalau gitu langsung aja ke kelas. Mungkin sebentar lagi masuk."


" Oke !"


Mereka berdua berjalan beriringan ke kelas mereka . Rahma yang memang ramah langsung klop dengan Aurora. Keduanya berjalan sambil berbincang.


" Kamu sendirian?"


" Maksudnya?"


" Gitu aja nggak ngerti... maksud gua tuh, dari sekolah sebelumnya apa Lo cuma sendirian?"


" Ya gitu deh ."


" Ya bisa lah. Memang universitas di Indonesia cuman disini doang ?"


" Ya nggak gitu juga kali Ra."


" Terus... gimana dong ?"


" Terus ya sekarang kita masuk kelas."


" Ini kelasnya?"


" Yap... yuk masuk!"


Mereka berdua pun memasuki kelas mereka. Ternyata sudah banyak mahasiswa baru yang hadir. Semua memakai aksesoris yang sama dengan Aurora bagi mahasiswa perempuan.


Aurora diajak Rahma ketempat yang sudah di klaim menjadi tempat duduknya. Karena Rahma sudah memiliki teman sebangku, Aurora duduk di kursi belakangnya. Lalu Rahma memperkenalkan Rahma kepada teman-temannya.


" Halo gais ! perkenalkan teman baru kita namanya Aurora," kata Rahma kepada ke empat temannya.


" Halo Ra salam kenal. Namaku Bella."


" Aku Dinda."

__ADS_1


" Gua Exel ."


" Gua sintia ."


" Halo semuanya... nama gua Aurora bisa panggil Rara. Senang bisa kenal kalian semua."


" Lo imut banget sih Ra... pengen gue karungin tahu," goda Exel.


" Enak saja emang gua apaan coba ."


" Kalau marah tambah cantik lagi ."


" Ka_"


Ucapan Aurora harus berhenti saat tiga orang yang memakai almamater resmi berdiri di depan kelas. Satu orang wanita dan dua orang pria.


" Selamat pagi adik-adik semua !" sapa salah satu pria yang tampan dan ramah. Terlihat dari tampilannya yang murah senyum. Sedangkan lelaki yang ada di sampingnya nampak dingin meskipun tidak bisa dipungkiri jika wajahnya sangat tampan.


" Selamat pagi kak !"


" Gimana kabarnya semua ?"


" Baik!"


" Perkenalkan nama saya Bima. Disamping Kana saya ini namanya Kevin ... tampan tidak?"


" Tampan!"


" Sayangnya dia sudah ada yang punya. Terus disamping kiri saya ini dan juga bisa dibilang bidadari kampus. Betul tidak?"


" Betul!"


" Tidak!"


" Wah ..... ternyata ada yang pro dan ada yang kontra. Tetapi tidak masalah. Tetapi jika ada yang ingin tahu namanya bisa panggil Nadia."


" Sweet.... Sweet kenalan dong kak !" teriak salah satu mahasiswa putra .


" Boleh.... Tetapi sebelum itu gimana kalau sekarang kita ketempat yang lebih menarik. Setuju tidak ?"


" Setuju!"


" Oke ... sekarang ikutin kita bertiga . Tapi ingat jangan berisik !"


" Ok kak !"

__ADS_1


__ADS_2