Kembalinya Ingatan Sang CEO

Kembalinya Ingatan Sang CEO
BAB 84


__ADS_3

" Assalamualaikum..."


Adrian mengucap salam sebelum memasuki rumahnya. Dia dan ketiga sahabatnya pulang setelah puas berbincang .


" Wa alaikum salam warahmatulloh... kok sampai malam baru pulang ?" tanya Nyonya Dania yang ternyata sedang menunggunya.


" Maaf ma tapi Rian masih mampir ke rumah Rara . Setelah itu ngobrol sama Dewa dan teman lainnya."


" Jadi mereka juga ke rumah Rara ?"


" Iya ... kebetulan Rara baru memindahkan ketiga hewan kesayangannya dari rumah Dewa."


" Besok malam kita dapat undangan makan malam dari rumah Mikha. Nenek menyuruh kita untuk hadir ," kata Nyonya Dania.


Sebenarnya tadi siang ibunya dan Mikha kesini. Mikha bilang besok ulang tahun pernikahan kedua orang tuanya. Dan keluarganya di undang semuanya.


" Kalau Rian tidak ikut bagaimana?"


" Ya tidak enak dengan mereka sayang ."


" Tapi mama masih ingat, kan .Kalau Mikha menyukai ku . Rian hanya tidak ingin ada sesuatu yang tidak diinginkan jika datang kesana."


" Tenang saja , kalau kamu memang tidak menyukainya mereka tidak bisa memaksa."


" Terserah mama lah . Sekarang Rian mau istirahat dulu ."


" Nggak makan dulu ?"


" Tadi sudah makan ."


" Ya udah kalau begitu . Oh .... mungkin kamu bisa mengajak Rara agar Mikha tidak berharap."


" Boleh juga saran mama . terimakasih... Lo e you mom !"


" Love you too baby!"

__ADS_1


" Assalamualaikum."


" Wa alaikum salam warahmatulloh."


Adrian pergi ke kamarnya. Setelah Adrian pergi , nyonya Dania mengunci pintu dan kembali ke kamarnya.


ceklek


Tuan Arya yang sedang mengerjakan pekerjaannya di laptop mengalihkan perhatian pada sang istri yang baru datang .


" Apa Adrian sudah pulang ?"


" Sudah pa, barusan sudah masuk ke kamarnya."


" Dari mana katanya?"


" Biasa ... ketempat Rara . Terus ngumpul sama teman-temannya," jawab Nyonya Dania .


Nyonya Dania melakukan perawatan wajah sebelum tidur. Jadi meskipun umurnya tidak lagi muda tetapi wajahnya tetap nampak berseri.


" Sebenarnya tidak mau . Aku suruh aja bawah si Rara . Kita lihat aja besok."


" Apa nggak masalah mengajak Rara kesana ?"


" Biarkan saja , agar mereka sadar jika Adrian tidak pernah menyukai Mikha."


" Memangnya ibu mau merestui Rara dengan Adrian?"


" Sudahlah pa ... seharusnya ibu juga mementingkan perasaan cucunya."


" Istriku memang paling pengertian. Bodeh minta Doble dong ."


" Ingat pinggang boss..."


" Tenang .... tenaga papa masih full."

__ADS_1


" Dasar , tambah tua kok tambah mesum!"


" Harus dong ...apalagi jika istrinya pengertian seperti Mama. Boleh dong ," goda tuan Arya sambil menaik turunkan alisnya.Tsnps menjawab nyonya Dania menghampiri sang suami . Jadilah sesuatu yang sedari tadi mereka inginkan !!!!


Keesokan harinya sesuai yang sudah diberitahu oleh mamanya . Adrian mengajak Aurora menghadiri acara makan malam di rumah orang tua Mikha.


" Selamat datang di rumah kami tuan," sambut ayah dari Mikha yang bernama Toni.


" Terimakasih.... ini sebagai hadiah pernikahan tuan Toni dan istri ."


" Anda sekeluarga bisa datang saja sudah menjadi hadiah bagi kami ," ucap sang istri.


" Anda bisa saja ."


" Silahkan duduk !"


" Loh Adrian mana ? kok tidak berangkat bersama kalian ?" tanya ibu dari Nyonya Dania yang ternyata sudah datang lebih dulu bersama sang putra . yang tak lain tuan Doni.


" Sebentar lagi mereka sampai . Apa ibu dan adik sudah dari tadi ?" tanya nyonya Dania .


" Tentu saja ... kami tidak seperti kalian yang tidak on time."


" Maaf ... Saskia baru saja selesai melakukan operasi. Jadi berangkat agak telat."


" Sebenarnya sih yang penting Adrian yang datang . Tetapi ini yang paling di tunggu malah belum nampak batang hidungnya," gerutu ibu dari Nyonya Dania. Entah siapa sebenarnya keluarga yang beliau miliki hingga sudah berlagak menjadi nyonya rumah.


Mikha yang sedari tadi tidak kelihatan, sekarang datang dengan membawa senapan minuman dalam gelas . Di belakangnya juga ada seseorang yang membawa cemilan .


" Silahkan di minum Tante , paman. Ini minuman hasil racikan Mikha sendiri. Semoga sesuai dengan selera."


" Lihat Mikha ... dia sudah cantik _"


" Assalamualaikum..."


Sebelum ucapan itu selesai sudah terpotong oleh ucapan salam yang diucapkan oleh Adrian dan juga Rara. Mereka datang menggunakan pakaian senada. Sungguh pasangan yang serasi .

__ADS_1


Keluarga Mikha melotot tak terima . Siapa yang mengundang anak SMP itu ?


__ADS_2