Kembalinya Suamiku

Kembalinya Suamiku
Part 7 - Kembalinya Suamiku


__ADS_3

Salsa dengan telaten memakaikan seragam sekolah untuk Angkara. Setelah di rasa rapi, barulah ia mengajak bocah kecil itu bergabung dengan Azka di meja makan.


Ia sudah menyiapkan makanan kesukaan keduanya, dan semoga selera Azka tidak ikut berubah setelah lima tahun.


"Anak Mama tampan seperti biasa," puji Salsa mengecup pipi Angkara.


Ketiganya kini sarapan bersama.


"Papa, Kala udah tampan belum?" tanya Angkara pada Azka.


"Udah," jawab Azka asal tanpa melirik Angkara dulu.


Laki-laki itu sibuk menyantap sarapannya. Merasa aneh karena perempuan di depannya benar-benar tahu semua kebiasaanya, bahkan makanan kesukaannya.


"Kamu benar istri saya?" tanya Azka sekali lagi.


"Makanlah Ka, ada Kara aku nggak mau bahas ini," sahut Salsa.


Setelah sarapan bersama, Azka hendak berdiri tetapi langkahnya tertahan karena tarikan Angkara di kaki bajunya.


"Papa bakal anterin Kala kesekolah? Kala mau pamel sama teman-teman kalau sekalang Kala punya Papa yang tampan."


Alis Azka saling bertaut.


"Bial meleka nggak ngejek Kala lagi anak halam."


Kali ini bukan hanya alis saling bertaut, melainkan mata membulat mendengar kalimat Angkara. Segitunya?


"Maukan Pa?"


"Saya ...."


"Paket, yuhu!"


"Ayah!" Angkara langsung berlari ke ruang tamu ketika mendengar suara yang sanga ia kenal.


Azka semakin bingung dengan tingkah anak usai 5 tahun itu. Anak haram yang keluar dari mulut Angkara juga sedikit mengusiknya.


"Ayah?"

__ADS_1


"Kayaknya Raynan datang, dia sahabat kamu Ka. Pasti kaget liat kamu."


"Rayhan, siapa lagi dia? Kenapa dia di panggil ayah?"


***


"Kala lindu sama ayah," ucap Angkara setelah berada di gendongan Rayhan. "Tante galak mana?"


"Tante galak lagi sibuk, ayo kita berangkat bareng, di mobil juga udah ada Arga. Oh iya, pamit sama Mama dulu bro."


"Kala mau belangkat sama Papa aja. Ayah tau? Papa Kala udah pulang, dia tampan kayak Kala." Antusias Angkara bercerita.


"Papa pulang?"


"Iya."


"Om El?" Angkara mengeleng.


"Papa Azka."


"Jangan ngadi-ngadi bocil." Rayhan melangkah masuk ketika tak mendapati penghuni rumah selain Angkara.


"Salsa yuhu!"


"Njir setan aja masih tampan," gumam Rayhan yang langsung menurunkan Angkara dari gendongannya.


"Se-setan!" teriak Rayhan setelah tersadar bahwa dihadapannya memang Azka.


Bugh!


"Shiitt!" umpat Azka.


"Ray!" pekik Salsa langsung membantu Azka berdiri.


"Eh kena, kok bisa?" gumam Rayhan tiba-tiba bodoh.


"Maksud kamu apa mukul saya, hm?" Azka mencengkram kerah kemeja Rayhan.


"Lo beneran Azka njir? Bukan setan atau semacamnya?"

__ADS_1


"Iya dia Azka, Ray. Ceritanya panjang, intinya ketua kamu kembali."


Brugh


Bukan, bukan sebuah bogeman, tapi Rayhan memeluk Azka. "Lo beneran Azka? Ah sial!"


"Ray, dia ...."


"Gue harus ngabarin yang lain."


***


Karena Rayhan sibuk sendiri dan sedikit terkejut akan kehadiran Azka. Alhasil, Salsa sendiri yang mengantar Angkara ke sekolah dan meninggalkan Azka di rumah.


Ia juga tidak mengantar Angakara sendiri, ada Arga juga.


"Yang rajin ya belajarnya anak-anak Mama." Salsa mengacak-acak rambut Angkara dan Arga bergantian.


"Ish rambut Alga belantakan tante. Nanti nda tampan lagi," gerutu Arga. "Algakan pengen godain cewek."


"Heh, di ajarin siapa nak? Daddy kamu nggak mungkin."


"Om Layhan."


Salsa meringis, sepertinya Arga mulai terkontaminasi dengan virus Rayhan.


"Kak Angka!"


Angkara mendegus kesal, langsung berlari masuk ke lingkungan sekolah setelah mencium pipi mamanya. Ia paling tidak suka jika orang yang memanggil dirinya sudah datang.


Dia adalah Alana, putri dari Dito sahabat Azka.


"Halo cantik."


"Halo tante cantik, Anala masuk dulu." Alana mengejar Angkara setelah berpamitan pada Daddynya.


"Di rumah lo ada apa? Kok Rayhan heboh gitu nyuruh kita-kita ngumpul?" tanya Dito.


"Liat nanti aja, ayo!" ajak Salsa

__ADS_1


...****************...


Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar๐Ÿ’ƒ๐Ÿ’ƒ๐Ÿ’ƒ๐Ÿ’ƒ๐Ÿ’ƒ๐Ÿ’ƒ๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


__ADS_2