Kembalinya Suamiku

Kembalinya Suamiku
Part 70


__ADS_3

"Mama, bantuin Kara ngerjain tugas!" pinta Angkara langsung duduk di samping Salsa.


Salsa yang mendengarnya segera menghentikan pekerjaanya yang lumayan penting. Dia sedang menyusun laporan keuangan Cafe miliknya, karena Azka atau dirinya sudah beberapa hari ini tidak berkunjung.


Bukan karena sibuk, tetapi Salsa malas keluar rumah, sementara Azka seperti bayi yang selalu ingin di manja.


Pagi tadi hingga Angkara pulang sekolah, Azka benar-benar sangat manja melebihi siapapun.


"Anak Mama ada tugas apa, hah? Sini kita kerjain sama-sama," sahut Salsa. Dia menyingkirkan laptop di atas meja, mengambil buku juga pensil Angkara kemudian di letakkan di atas meja.


"Kara di suruh nulis nama Mama sama Papa, eh bukan, tapi nama semua orang yang Kara sayang," ucap Angkara dengan pipi mengembung berhasil membuat Salsa tertawa.


"Kalau begitu coba tulis nama Mama!" Salsa mulai mengeja satu persatu huruf yang terdapat dalam namanya, tetapi sepertinya Angkara kesulitan membedakan beberapa huruf.


Dia mengedarkan pandangannya dan melihat sang suami hendak masuk ke kamar.


"Sayang, kalau ke kamar tolong ambilin pulpen di atas meja rias ya!" pinta Salsa dan di jawab anggukan oleh sang suami.


Beberapa menit ketika Angkara dan Salsa larut dalam tugas, suara sorakan terdengar dari kamar. Ketika menoleh, Salsa melihat suaminya berlari dengan senyuman penuh di wajahnya.


Tubuh Salsa melayang ke udara karena Azka tiba-tiba mengendong tubuhnya tanpa sebab apapun. Laki-laki itu bahkan mengajaknya berputar-putar.


"Terimakasih Sayang, ini hadiah terindah yang pernah aku terima."


Salsa mengerutkan keningnya.


"Maksud kamu apa Ka?" bingung Salsa.

__ADS_1


"Kamu hamil, 'kan?"


"Hamil? Aku tidak hamil Azka."


Karena terlalu gemas, Azka memberikan ciuman bertubi-tubi di perut Salsa. Laki-laki itu mengeluarkan tespek di saku celananya.


"Lalu ini apa Sayang? Kamu sengaja nyuruh aku ngambil pulpen biar liat kan?"


Salsa langsung merebut tespek di tangan Azka. Menutup mulutnya tak percaya melihat dua garis di sana, dia menatap sang suami.


"Ini beneran, Ka? Kamu nggak ngisengin aku kan?"


Kerutan di kening Azka mulai terlihat, kalau Salsa kaget seperti ini, lalu itu tespek siapa?


"Kamu nggak tau?"


"Berarti benar dong kamu hamil?"


"Mungkin."


Lagi, kecupan bertubi-tubi Salsa rasakan dari Azka, laki-laki itu menurunkan tubuhnya di sofa dengan sangat hati-hati, bejongkok di depannya, seraya menyingkap kaki baju.


Azka membenamkan bibirnya di perut rata Salsa. "Akhirnya bibit ungul kedua berkecambah di dalam sana, sehat-sehat anak Papa," bisiknya.


Angkara menoleh setelah semua tugasnya selesai. Kenapa dia tidak terusik tadi dengan kehebohan orang tuanya? Itu memang tipe Angkara, acuh pada sekitar jika sudah mengerjakan sesuatu, tidak gampang terusik dengan apapun.


"Papa kenapa cium-cium perut Mama? Mama lapar?" tanya Angkara menghampiri kedua orang tuanya.

__ADS_1


"Bukan Sayang, tapi di sini ada dedek Kara," sahut Azka, membimbing tangan Angkara untuk menyentuh perut Salsa.


"Dedek Kara mana?"


"Di sini!" tunjuk Azka.


Sementara Salsa mulai menahan senyum, sepertinya Azka salah memberitahu ini pada Angkara si kepo.


"Mana, Papa? Emang Dedek Kara bisa masuk di perut Mama? Masuknya lewat apa?"


Mampus, seketika Azka terdiam, benar juga, dedek Angkara masuk di mana?


"Dedek Kara masuk karena Papa," jawab Azka ambigu karena gugup.


"Papa masukin dedek Kara dimana?"


"Masuk sendiri."


"Tadi kata Papa, di masukin sama Papa."


...****************...


Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiahπŸ₯°πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉ


Follow untuk melihat visual


IG: Tantye005

__ADS_1


Tiktok: Istri sahnya Eunwoo


__ADS_2