
Sunguh, sifat posesif dan kebucinan Azka membuat Salsa begitu tersiksa. Bagaimana tidak, segala aktivitasnya harus tertunda jika sang suami ada di rumah.
Menunggu Azka pergi baru mengerjakan pekerjaan rumah, itu tidak mungkin, secara Azka resmi menjadi pengangguran setelah putrinya lahir. Bahkan Cafe dia pantau lewat ponsel.
Salsa baru saja selesai mandi setelah menyusui prinses kecilnya yang bernama Sheila Anastasya Wijaya. Senyumnya mengembang melihat sang suami tengah bermain di atas ranjang bersama Sheila.
"Mandi dulu Ka!" perintah Salsa menarik tangan Azka agar segera bangun.
Suaminya benar-benar menjadi pemalas karena hobi rebahan atau bermain saja bersama Sheila. Sungguh, sepertinya Salsa akan mempunyai saingan yang sangat berbahaya sekarang. Apa lagi putrinya sangat tenang jika berada di dekat Azka, berbeda jika berada di dekatnya sedikit rewel.
"Sebentar Sayang, nanggung."
"Nanggung apaan sih Ka? Dari tadi cuma baring doang, untung kamu tuh banyak uang, kalau nggak sudah lama aku pulang kerumah Mama, punya suami pengangguran yang kerjanya tidur doang," omel Salsa tanpa melepaskan tangan Azka. "Sheila, aku, sama Angkara sudah wangi, tinggal kamu lagi ish."
"Memangnya mau kemana, Hm? Mau aku nggak mandi sekalipun tetap aja tampan Sayang."
"Sudahlah," kesal Salsa menghentakkan kakinya tanpa sadar, hingga handuk yang dia pakai hampir saja melorot kalau Azka tidak sigap berdiri dan memeluk tubuh sang istri dari belakang.
Dengan telaten tangan Azka memegangi ujung handuk. "Kalau aja bukan masa nifas dan jahitan kamu benar-benar sudah pulih, sudah aku makan habis-habisan," bisik Azka sebelum melepaskan pelukannya.
Malu? Jangan di tanya bagaimana malunya Salsa, hampir saja dia telanj*ang bulat di depan putri juga suaminya. Jangan sampai Azka mengira dia sengaja memancing.
Usai berpakaian, Salsa menghampiri putrinya di kasur, mengandong dengan hati-hati, kemudian meninggalkan kamar yang telah rapi.
__ADS_1
Salsa yang merapikannya? Itu salah besar. Kamar di bersihkan oleh Azka tanpa ada perintah karena takut jahitan istrinya robek jika terlalu banyak gerak.
"Anak Mama makin hari makin cantik ya," ucap Salsa mengajak Sheila berbicara.
Sudah hampir satu bulan usia Sheila, dan semakin lama, wajahnya semakin mirip Angkara, entah kenapa anak-anaknya malah mewarisi wajah tampan Azka.
Oek ... oek ... oek ...
"Kenapa Sal?" tanya Azka.
"Nangis, nggak liat?"
Menghela nafas, itulah yang Azka lakukan mendegar jawaban Salsa. Dia tahu putrinya sedang menangis, tapi alasannya apa? Sudahlah, bertengkar dengan ibu dua anak itu tidak akan mengubah segalanya.
"Tuh kan, diam. Jangan-jangan Sheila mau ngerebut kamu dari aku Azka."
"Heh, kok cemburu sama anak sendiri?" kaget Azka.
"Kamu juga cemburu kalau aku lebih merhatiin Kara."
"Ya tapi Kan ...." Azka langsung menutup mulutnya ketika melihat tatapan mengintimidasi Salsa di sertai alis terangkat. "Maaf, aku salah."
Akhirnya tidak ada pilihan lain selain mengalah, daripada harus berdebat. Azka memutuskan untuk duduk di samping sang istri, dia ingin membicarakan hal serius.
__ADS_1
"Satu minggu lagi ulang tahun Angkara, apa sebaiknya kita sekalian Aqiqah, Sal?" tanya Azka.
"Serius satu minggu lagi? Ih nggak nyangka pangeran aku sebentar lagi 6 tahun, 10 tahun lagi 16 tahun, masuk SMA, semoga nggak jadi ketua geng motor seperti papanya."
"Sal."
"Bercanda sayang." Salsa tertawa, memeluk Azka dari samping. "Rencana aku juga gitu, satu kali acara saja biar nggak ribet, ngadainnya di rumah atau di gedung?"
"Gedunglah, biar meriah."
"Dih, aku tantang kamu pakai uang sendiri!"
"Kalau ada endorse dari Mami Papi, kenapa harus repot-repot ngeluarin uang Sayang?"
...****************...
Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiahπ₯°πππππππΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Follow untuk melihat visual
IG: Tantye005
Tiktok: Istri sahnya Eunwoo
__ADS_1