
Cukup, Azka tidak bisa diam lagi ketika keinginan Salsa semakin menjadi, dimana wanita itu ingin mencium pipi Rayhan. Dengan langkah seribu, Azka mendorong tubuh Rayhan hingga terjungkal kelantai.
"Anjir lo Ray, ngambil kesempatan dalam kesempitan!" bentak Azka, langsung duduk di samping Salsa.
"Kok di didorong? Tadi katanya boleh, sekarang marah? Kamu nggak sayang sama aku? Nggak sayang sama anak kita, ntar prinses kita ileran gimana Azka?" Wajah bahagia Salsa seketika cemberut, padahal dia dan Rayhan hanya duduk bersampingan, seraya dia menguyel-uyel pipi Rayhan, tetapi kenapa Azka begitu marah?
"Ya terus kamu mau anak kita mirip Rayhan? Aku mah ogah!"
"Tuh kan, pas aku nggak ngidam aja ngerengek pengen ngidam, giliran ngidam di bentak-bentak gini."
Azka mengusap wajahnya kasar. "Bu-bukan gitu Sal, aku cuma ...." Azka mengigit bibir bawahnya ketika Salsa menutup bibir itu dengan telunjuk. "Kalau gitu gantiin aku, uyel-uyel sama cium pipi Rayhan, setelah itu kita pulang."
"Ogah, pulang kalian sana, nggak usah nyusahin orang!" sahut Rayhan langsung menjauh dari Azka, takut di aniyaya oleh ketua bucinnya.
"Gue juga ogah nyium lo setan! Amit-amit," balas Azka mengetuk-ngetuk meja tanda tidak sudi.
Di saat perdebatan semakin terjadi antara Rayhan dan Azka, teriakan dari pintu mengelegar dan mereka tau betul siapa pemiliknya.
"An*jing lo Ray, jangan-jangan lo diam-diam melet istri gue!" Pemilik suara semakin mendekat di ikuti ibu hamil di belakangnya.
"Glora," sapa Salsa melambaikan tanganya, dan di balas lambaian oleh Glora. Kedua wanita hamil itu cipika-cipiki tanpa memperdulikan nasib Rayhan karena ulah keduanya.
__ADS_1
Bagaimana Keenan tidak murka, sejak kemarin Glora selalu merengek ingin bertemu dengan Rayhan, wanita itu mau Rayhan mengelus perutnya.
"Ampun bego, kenapa gue yang apes sih padahal yang punya bini kalian? Gue nggak minta, sana lo pergi dari rumah gue!" gerutu Rayhan.
Telinga juga tangannya sudah memerah karena ulah parah sahabatnya. Padahal di sini jelas-jelas dia tidak bersalah sama sekali. Istri-istri merekalah yang aneh kenapa ingin berdekatan dengannya.
"Azka!"
"Keen!"
"Nah loh, pawangnya manggil," ejak Rayhan.
Perasaannya langsung tidak enak, ketika ketua dan wakilnya menatap dengan senyum jenaka.
"Azka sialan!" teriak Rayhan, namun yang di panggil tidak peduli, menarik kerah baju Rayhan, kemudian mendaratkan ciuman di pipi.
"Aaaakkkkklhhhhh! Pipi gue nggak suci lagi njir!" Pekikan lebay Rayhan memenuhi ruangan, berhasil mengundang tawa kedua bumil cantik.
"Ya, gagal ngambil gambarnya Ka, ulang."
"Lo mau mati Keen?" Sungguh ingin rasanya Azka membanting apapun di sampingnya, sekarang harga dirinya turun di hadapan para anggotanya.
__ADS_1
Azka kembali melakukan hal memalukan itu hingga Keenan benar-benar mengambil gambar dan menyerahkan pada Salsa.
"Lo bau jigong bego!" maki Azka menghempaskan Rayhan begitu saja setelah menciumnya.
"Sekate-kate ya kalian! Datang-datang main rusuh aja di rumah gue. Ini rumah gue, kenapa malah gue yang teraniaya? Gue laporin lo semua kepolisi atas pelecehan."
"Lo kita gue takut?" Tantang Keenan.
Laki-laki itu hendak mendekat, tetapi urung ketika merasakan tarikan di ujung bajunya. "Kenapa Sayang?" tanyanya lembut pada sang istri.
"Perut aku mau di elus sama Rayhan, kalau nggak di izinin, kamu gantiin aku."
...****************...
Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiahπ₯°πππππππΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Follow untuk melihat visual
IG: Tantye005
Tiktok: Istri sahnya Eunwoo
__ADS_1