
Sesampainya di penjual sate, Azka cengok sendiri karena teringat perkataan istrinya.
"Sate tanpa tusuk, memangnya ada?" gumam Azka, walau begitu tetap saja mendekati salah satu penjual sate pinggir jalan.
Dia duduk di salah satu bangku. "Bang, satenya 100 rb, nggak usah pakai tusuk," ucapnya.
Sekarang, bukan hanya Azka yang bingung, penjual sate juga ikutan bingung dengan permintaan pelangannya.
"Den, sate mah dimana-mana pakai tusuk."
"Ya pokoknya saya nggak mau tau. Saya mau sate nggak pakai tusuk!"
Terdengar helaan nafas dari penjual sate, tetap saja Azka tidak peduli. Laki-laki itu tengah fokus pada benda pipihnya, dia tengah mengunggah sesuatu di akun instagramnya.
***
Salsa mengulum senyum saat melihat postingan sang suami, sungguh Azka sangat bucin melebihi siapapun.
"Sampai segitunya," gumam Salsa.
Wanita itu langsung meletakkan ponselnya setelah memencet love, dia tidak membaca lagi komen-komen kocak dari sahabat-sahabat Azka yang tentu saja mengatai laki-laki itu bucin akut.
__ADS_1
Ketika akan merebahkan tubuhnya di ranjang, suara motor berhenti di depan rumah terdengar, membuatnya urung berbaring.
Dia segera beranjak untuk menyambut sang suami. Walau tidak ngidam, dia sebenarnya ingin memakan sate, tapi tidak harus seperti keinginanya bahwa tusuknya hilang.
Keberadaan dirinya di ambang pintu membuat laki-laki yang baru saja membuka helm berdecak, tentu saja Azka tidak suka jika dia menuruni tangga tanpa bantuan siapapun.
"Senang banget istrinya ngidam," ucap Salsa langsung merangkul lengan Azka.
Berjalan beriringan menuju meja makan. Matanya membulat melihat sate yang baru saja di buka Azka. Sangat banyak dan tentu saja tanpa tusuk, benar-benar suaminya terniat memenuhi ngidamnya.
"Ada lagi?" tanya Azka.
"Banyak banget Ka satenya, nggak bakal habis ini." Salsa menyendok sate dengan lumuran sambal kacang setelah di isi mangkuk lumayan besar.
Diam-diam Azka tersenyum, untung saja penjual satenya cerdas, setelah membakar, langsung di keluarkan dari tusuknya.
***
Azka diam membeku setelah sambungan telponnya terputus, sungguh keinginan istrinya kali ini benar-benar tidak bisa dia kabulkan.
"Kalau kamu nggak mau nyium Rayhan, biar aku saja, yang penting Rayhan di cium, aku pengen banget Sayang."
Itulah yang Salsa katakan dengan nada merengek, membuat Azka sulit untuk menolaknya.
__ADS_1
Karena di Cafe pekerjaanya sudah selesai dan hari mulai sore, akhirnya dia memutuskan untuk pulang kerumah bertemu istri tercinta.
Seraya menyetir, Azka mengabari Rayhan bahwa dia akan berkunjung kerumahnya hari ini, tidak lupa Azka menyuruh Rayhan mandi lebih dulu.
Senyuman Azka mengembang melihat sang istri tengah berbaring di sofa dengan perut buncitnya. Dia menunduk untuk mengecup bibir kemudian beralih pada perut besar Salsa.
"Beneran nih prinses Papa mau nyium om Ray?" tanya Azka.
"Beneran, entah kenapa pengen banget Ka. Nggak bohong." Kali ini Salsa benar-benar tidak berbohong, sejak pagi di otaknya hanya ada Rayhan dan dia sangat ingin mencium pipinya. Apalagi setelah melihat postingan sahabat suaminya itu.
"Ayo!" ajak Salsa menarik tangan Azka, tanpa membiarkan suaminya istirahat lebih dulu.
Membantah? Itu tidak mungkin, selama Salsa hamil, Azka sudah berjanji untuk menuruti semua keinginan istrinya.
"Bibi, tolong ambil cardigan besar saya di kamar!" pinta Azka sebelum naik ke mobil menyusul sang istri.
Guna Cardigang untuk menutupi perut buncit Salsa yang terlihat sangat seksi.
...****************...
Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiahπ₯°πππππππΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Follow untuk melihat visual
__ADS_1
IG: Tantye005
Tiktok: Istri sahnya Eunwoo