Kembalinya Suamiku

Kembalinya Suamiku
Part 84


__ADS_3

"Sayang!"


Salsa berbalik ketika mendengar suara Azka. Dia meletakkan telunjuk di bibir, kode agar Azka tidak bersuara lagi.


Salsa sedang menyusui Sheila yang sangat rewel, berbeda dengan Angkara saat kecil dulu, mungkin karena Sheila perempuan itulah mengapa sangat cengen dan sesitif pada gerakan atau suara.


Wanita itu membalas kecupan Azka seraya merapikan bajunya, setelah Sheila tertidur.


"Jangan bersuara, Sheila peka banget sama suara kamu," bisik Salsa.


"Aku udah pulang kerja Sayang, pengennya di sambut." Azka balas membisik, masih dengan posisi yang sama, menunduk untuk memperhatikan putri kecilnya.


"Pulas banget tidurnya setelah nene*n, aku juga mau dong Sal, ngantuk banget."


"Jangan ngadi-ngadi, sana ganti baju!"


***


Azka memanfatkan kesempatan untuk berduaan dengan Salsa di sofa, mencuri-curi waktu ketika Sheila tertidur, dia juga ingin di manja, sedangkan Salsa hampir tidak pernah memanjakan dirinya lagi setelah anak kedua mereka lahir.


"Ngapain?" tanya Salsa.


Yang di tanya hanya menggelengkan kepala, memainkan mobil-mobilan seraya tengkurap di antara kaki Salsa.


"Papanya anak-anak aku kenapa, hm?"


"Pengen di manja juga Sayang," rengek Azka menenggelamkan wajahnya di perut Salsa, hal itu Salsa pergunakan untuk mengelus bahkan menjambak penuh perasaan rambut Azka.

__ADS_1


Kekehan kecil lolos di bibir mungil Salsa. "Di manjain bangaiman Ka?"


"Ya pokoknya di manjain aja!"


"Gemes banget, ayo peluk!" Salsa merentangkan tangannya.


Hal itu langsung membuat Azka tersenyum, dia merangkak perlahan dan mendaratkan hidung mancungnya di leher sang istri, menikmati pelukan hangat Salsa.


Memang beberapa hari ini Azka tidak berada di rumah, dia sibuk di Cafe juga mempersiapkan acara Aqiqah dan ulang tahun Angkara yang akan di adalan dua hari lagi.


"Sebentar lagi kamu masuk kuliah Ka," guman Salsa.


Ada gurat kekecewaan juga sedih dalam suara Salsa saat mengatakan kalimat tersebut. Dari lima tahun yang lalu, dia belum bisa mengejar mimpinya dengan benar, ada saja halangan yang terus dia temui, sekarang dirinya malah harus mengurus Sheila.


"Kita, kamu dan aku," ralat Azka.


"Ck." Azka berdecak, dia menatap wajah Salsa, setelah menumpu tubuhnya dengan sebelah tangan. "Kenapa nggak? Kita akan kuliah, anak-anak bisa di titip sama Mami, lagian Mami sebentar lagi pensiun, Papi udah nggak biarin Mami berkerja. Ini saja kalau aku sudah lulus, langsung mimpin perusahaan."


"Serius boleh? Anak kita nggak bakal kekurangan kasih sayang?" tanya Salsa tidak yakin.


"Bisa Sayang. Kita akan tinggal di rumah Mami demi menghemat waktu, kamu bisa belajar sekaligus memantau anak-anak."


Senyum jenaka Azka perlihatkan, dia menyentil hidung mancung Salsa sebelum melanjutkan kalimatnya.


"Sebenarnya kalau kuliah untuk mendapatkan pekerjaan kelak, itu nggak perlu buat kamu yang sudah menjadi ibu rumah tangga. Tetapi karena ini pendidikan, jadi kamu harus menjalaninya. Sekolah dasar anak-anak paling awal itu ibunya, jika ibunya tidak mempunyai bekal, lalu apa yang akan di ajarkan, hm?"


"Makasih Ka, udah mau ngertiin perasaan aku sebagai ibu rumah tangga."

__ADS_1


"Aduh, gimana ya. Terikamasih dengan kata saja sebenarnya tidak cukup. Harusnya ada asupan, tapi kamu belum bisa. Nyisil aja yang sayang? Aku gantiin Sheila itu ...." Azka menaik turunkan alisnya seraya melirik gunung kembar Salsa yang hanya di lapisi kain tipis, terlebih istrinya sedang tidak memakai br*a.


Walau ragu, Salsa menganggukkan kepalanya, tidak ada salahnya menyenangkan suami sendiri.


Baru saja tangan Azka akan menelusup di balik piyama Salsa, suara anak kecil sudah terdengar.


"Mama sama Papa lagi ngapain? Kok tindih-tindihan?" tanya Angkara dengan wajah polosnya.


Bocah kecil tersebut mendekat dan menarik tangan Azka. "Turun Papa, Mama sesak itu. Papa kok jahat nindih-nindih Mama?"


"It-itu anu Nak, Papa kamu nggak nindih Mama, hanya saja." Salsa langsung di landa kegugupan.


"Mama nggak usah belain Papa! Kalau salah tetap harus di hukum, itu kata papa!"


"Gini amat punya buntut," guman Azka gemes sendiri.


Angkaea dan Sheila selalu saja menganggu dirinya.


...****************...


Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiahπŸ₯°πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉ


Follow untuk melihat visual


IG: Tantye005


Tiktok: Istri sahnya Eunwoo

__ADS_1


__ADS_2