
"Abang!" pekikan anak kecil berusia 6 tahun itu mengelegar didalam kamar bernuansa hangat namun terlihat elegan untuk ukuran laki-laki.
"Abang, maafin Chei." Sheila terus menguncang tubuh Angkara yang tergeletak tidak berdaya di lantai, air mata gadis kecil itu bercucuran sebab tidak ingin kehilangan abang satu-satunya.
Lelah menguncang tubuh abangnya, Sheila berlari keluar kamar untuk menemui mamanya di kamar lain, saat itulah Angkara langsung bangun.
Laki-laki berusia 12 tahun tersebut hanya pura-pura pingsan karena lelah menghadapi sikap Sheila di luar batas, sangat menyebalkan juga cengen.
Parahnya lagi, dia selalu salah dimata papanya karena Sheila. Angkara merebahkan tubuhnya di atas ranjang, di tangannya ada rubrik yang terus dia mainkan guna menghilangkan kekesalan.
Suara ketukan pintu terdengar sebelum wanita cantik masuk kekamarnya mengendong bocah kecil menyebalkan.
"Tuh abang kamu nggak mati," tunjuk Salsa pada Angkara yang terlihat acuh mengetahui kedatangan dirinya.
"Tapi tadi Abang tidur di lantai, lidahnya keluar, Chei takut Abang mati Mama, kalau Abang mati, yang jadi kuda Chei siapa?" ucap Sheila.
Salsa mengelengkan kepalanya seraya tersenyum menanggapi celotehan putri kecilnya. Dia memandangi Angkara.
"Lain kali nggak boleh gitu, Abang! Kasian adiknya," ujar Salsa.
"Kara nggak suka di ganggu," jawab Angkara.
"Ck, makin besar, sikapnya mulai menyerupai Azka, dingin, cuek, mama do'a in bucin!" celetuk Salsa.
Wanita cantik itu menarik tangan putrinya keluar dari kama Angkara. "Abang jangan lupa belajar, tidur sebelum jam 10 malam!"
__ADS_1
"Iya Ma," sahut Angkara.
Kini Salsa beralih pada putrinya. "Ayo, kita tunggu papa ganteng pulang!" ajak Salsa.
Sheila mengangguk patuh, mengikuti langkah mamanya. Keduanya akan menunggu Azka di teras depan rumah seraya menikmati angin malam, terlebih baru jam tujuh.
Harus kalian ketahui, ketua Avegas yang hobinya tawuran dan balapan liar kini menjadi CEO muda setelah wisuda dua tahun yang lalu.
Salsa juga sudah menyandang gelar dokter umum usai menyelesaikan pendidikannya 3 bulan yang lalu. Namun, semuanya hanya gelar untuk Salsa, sebab tidak mempergunakannya, dan malah tinggal dirumah mengurus kedua malaikatnya. Entah nanti dia akan berpikir untuk menjalankan kewajibannya, bukan hanya gelar semata.
"Papa ganteng!" seru Sheila langsung menyambut Azka yang baru saja turun dari mobil.
"Wah ada yang nungguin." Azka langsung mengendong Sheila, menghampiri Salsa lalu mengecup keningnya.
"Jagoan?" tanya Azka.
Azka mengangguk, setidaknya Angkara tidak suka kelayapan seperti dirinya, jadi dia tidak perlu khawati tentang itu. Tetapi tetap saja anak laki-lakinya itu sering izin bermalam di luar rumah sebab mengikuti segala kegitan sekolah.
Angkara bahkan jarang terlihat di rumah sakin sibuknya.
"Tadi Abang mati Papa, tapi hidup lagi, Chei nangis," ucap Sheila menginfokan.
Alis Azka saling bertaut. "Abang mati?" ulang Azka.
"Tadi Kara pura-pura pingsan, kayaknya lelah habis pulang sekolah di gangguin sama Shei." Salsa membenarkan.
__ADS_1
"Oh gitu, Chei juga nggak boleh gangguin abang, kalau abang ngomong cape jangan di lanjut lagi," ujar Azka menasehati.
"Siap Papa." Sheila memberi hormat pada Azka. "Turunin Chei! Chei mau nonton."
Karena lelah dan gerah bekerja seharian, Azka menurunkan Sheila di sofa, kemudian meninggalkan anak dan ibu itu, sebelum masuk ke kamar, Azka terlebih dulu mampir ke kamar putranya.
"Ekhem," dehem Azka.
Angkara langsung menoleh, menyadari keberadaan papanya, remaja tampan itu langsung menghampiri, mencium tangan Azka.
"Lagi ngapain?"
"Mainin ini." Memperlihatkan rubrik di tangannya, memang remaja satu itu lebih suka menghabiskan waktunya dengan hal-hal bermanfaat. Kalau saja buka kebutuhan sekolah, mungkin Angkara tidak meminta benda elektronik seperti ponsel juga laptop.
Tidak menyentuh benda tersebut bukan berarti dia kurang update atau sebagainya. Jangan lupakan dari mana dia berasal, otak pintar Azka di wariskan padanya.
...****************...
Ada yang penasaran sama visual Angkara kecil dan Sheila kecil?
Wkwwk entah dapat ilham dari mana, tiba-tiba nulis ini, semoga ramai๐ฅฐ
Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiah๐ฅฐ๐๐๐๐๐๐๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
Follow untuk melihat visual
__ADS_1
IG: Tantye005
Tiktok: Istri sahnya Eunwoo