
Sebelum pulang kerumah, Azka memutuskan untuk mengajak Salsa kerumah orang tuanya untuk membagikan kabar gembira ini.
Baru saja melangkah memasuki rumah, dia sudah berteriak. Sikapnya sungguh berubah, yang dulunya jarang bicaran dan cuek, kini sudah hilang tanpa jejak hanya karena kabat kehamilan istrinya.
"Mami, Azka ada kabar gembira!" teriak Azka memenuhi ruangan, membuat wanita paruh baya yang tengah melakukan perawatan kecantikan di ruang keluarga, beranjak.
Di wajah wanita itu terdapat masker berwarna putih untuk menyegarkan kulit.
"Menantu Mami, sini Sayang." Tari menarik tangan Salsa, namun tidak bisa melangkah karena tangan satunya di tarik oleh Azka.
"Jangan di tarik istri Azka Mi, dia lagi hamil, kata dokter nggak bisa kelelahan. Dengan Mami tarik tangannya, otomatis akan menyamai langkah kaki panjang Mami."
Tari langsung menantap menantunya, merasa heran kenapa putranya bisa secerewet itu.
"Salsa, katakan sama Mami, putra Mami Azka ada dimana?" tanyanya pada Salsa.
"Maklumin aja Mami, Azka lagi mode cerewet," sahut Salsa di sertai tawa.
Tari ikut tertawa dan menarik Salsa masuk kepelukannya. "Selamat ya Nak, atas kehamilan keduanya."
"Hanya itu? Mami nggak senang punya cucu? Salsa lagi hamil!" Azka kembali menekankan kata hamil.
__ADS_1
Apa hanya dia yang merasa antusias akan mempunyai seorang anak? Kenapa semua orang malah biasa saja?
Bahkan saat menginformasikan kabar bahagia ini ke grup chat inti Avegas, tidak ada yang memberi selamat. Mereka malah acuh dan lebih membahas tentang kehamilan Glora. Keenan sudah menikah dengan Glora beberapa bulan yang lalu.
"Mami tau, dan mami senang nak, tapi nggak harus jingkrak-jingkrak kan?"
Salsa menahan tawa melihat perdebatan mertua dan suaminya. Namun, tawanya tidak bisa di tahan lagi ketika mama mertuanya mengusap wajahnya hingga masker terlepas.
"Aneh banget suami kamu."
"Dahlah, yang aneh itu kalian! Orang bawa kabar baik nggak ada yang nyambut."
Azka langsung berjalan kesofa dan menghempaskan tubuhnya, entah kenapa moodnya tiba-tiba buruk karena tidak ada yang menyambut kedatangan buah hatinya.
"Nggak tau Mami, tapi udah gitu beberapa hari terakhir, manja malah," balas Salsa.
Tari tersenyum, merangkul menantunya untuk mendekati Azka, tidak lupa wanita itu mengecup kedua pipi Salsa. "Selamat ya nak, atas kehamilan kedua kamu. Sekarang nikmati keposesifan suami kamu, dulu kan nggak."
"Iya Mami, Salsa senang bisa hamil lagi."
Tari beralih pada putranya yang tengah menatap Tv di hadapannya, sementara Salsa ikut duduk di sampingnya.
__ADS_1
"Kabarnya mau di sambut seperti apa? Hadiah apa? Mobil? Rumah baru? Tiket liburan? Baby moon? Pesta perayaan? Katakan sama mami, mumpung Papi kamu masih di kantor!"
"Nggak usah," balas Azka.
"Udahlah Salsa, urusa saja suamimu itu, Mami ada urusan sebentar, jangan pulang dulu sebelum mami balik!" Tari segera meninggalkan putra dan menantunya.
Wanita itu ada sidang jam 10, jadi harus segera bersiap-siap, sebagai pengacara dia tidak boleh terlambat.
"Pulang jam berapa Mi? Soalnya Salsa mau jemput Kara."
"Setelah makan siang kalau lancar, pokoknya jangan pulang dulu. Angkara biar di jemput sopir ke sini."
Tari menunduk untuk kembali mengecup pipi menantunya. "Baik-baik di rumah, kalau mau makan atau ngemil suruh aja tuh suami kamu masak!"
Tari mengeluarkan kartu dari tasnya dan menyerahkan pada Azka. "Belanjain istri kamu apa aja, asal jangan pulang dulu, udah ngambeknya kayak anak cewek. Dulu aja sebelum nikah, boro-boro ngambek, ada masalah aja di pendam sendiri, sekarang kok mentalnya yupi?"
...****************...
Ritual setelah membaca, kuy tebar kembang yang banyak biar wangi. Jangan lupa juga tekan tombol vote, like, fav dan ramaikan kolom komentar. Jika kalian sayang sama otor jangan lupa nonton iklan setelah baca ya, iklannya bisa di lihat di bar pemberian hadiahπ₯°πππππππΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ
Follow untuk melihat visual
__ADS_1
IG: Tantye005
Tiktok: Istri sahnya Eunwoo