Kesucian Wanita Malam

Kesucian Wanita Malam
EKSTRA BOBA 5 HIJRAH "TAMAT"


__ADS_3

"Twins stop! Bisa tidak kalian sehari saja jangan ribut. Mommy pusing mendengarnya," ucap Berlian saat dirinya menuju ruang tamu bersama Varo, dan mendapati twins sedang berdebat. Membuat twins menutup mulutnya dan keduanya langsung bersalaman sambil mencium pipi Berlian dan juga Varo bergantian diikuti oleh Oza yang begitu tenang dan selalu tersenyum ramah. Tidak seperti twins yang selalu bersikap dingin. 


"Oza ada apa dengan twins?" tanya Berlian saat Oza bersandar di bahu Berlian. 


"Aku tidak tahu Mom, sedari tadi juga mereka sudah ribut di dalam mobil. Membuat aku jadi pusing, aku ke kamar dulu ya Mom, dadah mommy dadah daddy," ucap Viyoza yang langsung pergi menuju kamarnya. 


Seperti biasa Varo mengajak twins untuk duduk saat terjadi keributan seperti ini untuk menasehatinya, membuat Berlian langsung menghampiri ketiganya sambil melipat kedua tangannya di perut, saat ketiganya sudah duduk di sofa diruang tamu. 


"Mommy jangan marah padaku," ucap Valery sambil menghambur memeluk Berlian. "Semua ini karena Leno Mom," ujar Valery sambil menunjuk kearah Valeno yang masih duduk di sofa. 


"Kamu nya saja, begitu saja sudah marah-marah. Aku hanya merayu teman-teman kamu yang cantik. Tidak seperti dirimu yang jelek," 


"Mommy, tuh mommy lihat sendiri kan Leno itu bikin aku kesal. Mommy tahu, banyak teman aku yang menjauh dari aku karena Leno suka merayu nya, aku mau pindah sekolah tidak ingin satu sekolah dengan Leno titik," ujar Valery yang langsung menghampiri Varo. "Daddy please, aku ingin pindah sekolah aku tidak ingin satu sekolah dengan buaya kampret itu," ucap Valery sambil menunjuk kearah Valeno membuat Valeno langsung menggigit tangan Valery. "Leno…!" Teriak Valery dengan kencang. 


"Buaya itu setia dengan satu pasangan kali, wek," ucap Valeno sambil berlari menuju kamarnya. 


"Daddy, sakit," ucap Valery sambil memegang jarinya yang digigit oleh Valeno. 


"Cup, cup, sayang daddy. Huuf… Sudah sembuh kan?" tanya Varo setelah meniup jari Valery. 


"Daddy aku bukan anak kecil lagi," 


"Terus?" 

__ADS_1


"Malam ini aku ingin keluar untuk menghadiri acara ulang tahun teman aku, boleh ya?" 


"Tidak!" ucap tegas Varo sambil beranjak dari tempat duduknya. 


"Tapi dad," ucap Valery tapi tidak dihiraukan oleh Varo yang terus berjalan menuju kamarnya 


"Mommy? Kenapa aku tidak boleh keluar rumah. Aku hanya ingin berkumpul dengan temanku di acara ulang tahunnya? Tapi giliran Leno dan juga Oza boleh?" 


"Kamu tidak tahu sayang, kalau diluar itu sangat berbahaya untuk kaum perempuan, apalagi seusia kamu," Mommy dan juga daddy tidak pernah melarang. Kami hanya ingin melindungi kamu sayang. Bagaimana kalau malam ini kamu ikut mommy menemani daddy untuk menghadiri majelis taklim?"


"Tidak mau lebih baik aku berada dirumah," ucap Valery, dan Valery langsung pergi menuju kamarnya. Membuat Berlian hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar pasalnya dari ketiga anaknya hanya Viyoza yang sering menemani Varo untuk menghadiri majelis taklim. 


*


Berlian yang sudah berada di kamarnya langsung menghampiri Varo yang sedang duduk diatas tempat tidur sambil membaca buku yang berada ditangannya. 


"Heh," ucap Varo yang masih sibuk dengan buku yang berada ditangannya. 


"Sebaiknya kamu jangan terlalu mengengkang Valery. Dia sudah besar kita harus percaya pada anak kita kalau dia bisa menjaga dirinya dari pergaulan bebas bila diluar rumah daddy," ucap Berlian membuat Varo langsung menutup buku yang sedang di bacanya lalu Varo meletakkannya di atas nakas. 


"Mommy, aku tahu kita harus percaya kepada anak kita. Tapi Valery masih kecil kalau harus keluar rumah dimalam hari. Aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada Valery, banyak pedofil diluar sana yang mengincar anak-anak seusia Valery, aku hanya ingin melindungi anak kita mommy. Ada saatnya nanti kita memperbolehkan Valery untuk keluar rumah dimalam hari," ucap Varo sambil tersenyum ke arah Berlian yang berada disampingnya. 


"Apa hari ini kamu bisa menemaniku menghadiri majelis taklim?" 

__ADS_1


"Tentu," ucap Berlian singkat sambil tersenyum ke arah Varo. "Aku ingin mendengar suara merdu kamu saat kamu sedang melantunkan ayat-ayat suci alquran," 


"Jangan membuat aku tersanjung mommy, aku masih tahap belajar untuk menjadi lebih baik," ucap Varo membuat Berlian langsung memeluk Varo. 


"Terima kasih daddy. Kamu sudah menjadi imam yang baik dan sempurna untukku dan juga untuk anak-anak," ucap Berlian setelah melepas pelukannya. 


"Aku akan terus berusaha menjadi lebih baik untuk kalian mommy, agar aku bisa membawa kalian ke surga Allah SWT di akhirat nanti," ucap Varo diakhiri dengan mencium singkat kening Berlian. Dan Varo langsung melepas kerudung syari yang digunakan Berlian yang selalu menutupi kepala Berlian dimanapun dan kapanpun Berlian berada."Aku ingin kamu melepas kerudung kamu ini jika sudah berada didalam kamar mommy, aku ingin menatap keindahan yang telah Allah ciptakan untukku," ucap Varo sambil mengelus-elus rambut Berlian saat Berlian menidurkan kepalanya diatas pangkuan Varo. 


Hijrah, itulah langkah yang diambil Varo dan juga Berlian untuk menjadi manusia yang lebih baik. Karena tidak ada manusia yang tidak ingin berubah menjadi lebih baik termasuk Berlian dan juga Varo. Membuat keduanya selalu mendekatkan diri di jalan Allah. Karena keduanya yakin tidak ada dosa yang tidak akan mendapat ampunan dari Allah SWT, karena Allah maha pengampun bagi seluruh umatnya yang mau berubah menjadi lebih baik. 


                  "BOBA TAMAT" 


\*\_\*\_\*


Terima kasih untuk kalian yang setia dengan novel otor ini. Tanpa kalian tidak mungkin novel otor bisa dikenal semua orang. Terima kasih banyak otor ucapkan kepada kalian sekali lagi. Salam peluk dan cium dari otor yang baik hati, dan tidak sombong ini dan pastinya masih waras dan lempeng 😂😂😂😂😂😂


Untuk kisah twins dan juga Viyoza nanti ada novelnya sendiri, jadi jangan un fav dulu ya, karena nanti otor akan kasih tahu kapan kisahnya akan publish.


Sebelum novel twins dan juga Viyoza launcing.


Kalian masih bisa menikmati kisah Berlian dan Varo sebelum keduanya memutuskan untuk Hijrah di novel ini. Jangan lupa mampir 😂😂😂😂😂😂😂


__ADS_1


Dan ini novel otor yang lainnya yang juga bisa bikin kalian panas dingin, kejang-kejang, ngakak sampai kram perut. Jangan lupa mampir juga ya 😂😂😂😂😂😂😂



__ADS_2