Kesucian Wanita Malam

Kesucian Wanita Malam
BAB 96 MASAL (Malik & Sabila) Aku Mencintaimu


__ADS_3

"Maaf." ujar Malik setelah dirinya melepas tautan bibirnya dari Sabila.


"Untuk apa, mas Malik minta maaf?" 


"Karena aku menciummu tanpa seijin dirimu."


"Kenapa harus minta izin mas, kita sudah menjadi suami istri dan itu salah satu cara mengungkapkan perasaan satu dengan yang lainnya, aku tidak mempermasalahkan itu mas, itu tandanya mas Malik sudah menerima aku sebagai istri mas Malik dan mas Malik sudah mulai membuka hati mas Malik untuk mencintaiku." ujar Sabila sambil tersenyum ke arah Malik yang sedang menatap intens Sabila." Terima kasih mas." ujar Sabila dan dirinya langsung memeluk Malik. 


"Maafkan aku selama ini, karena belum menerima kamu seutuhnya Sabila."ujar Malik sambil melepas pelukan Sabila dan beralih menggenggam kedua tangan Sabila. 


"Kamu tidak pernah salah mas, karena memang perlu waktu untuk menerima satu dengan yang lainnya, termasuk kita yang menikah karena perjodohan, tapi walaupun menikah karena perjodohan aku selalu mencoba mencintai mas Malik, karena mas Malik satu-satunya laki-laki yang pantas aku cintai dan aku sayangi." ujar Sabila membuat Malik langsung memeluk tubuh Sabila dengan erat.


"Terima kasih Sabila, kamu sudah mau mengerti diriku, kamu wanita dan istri yang pantas untuk aku pertahankan, aku mencintaimu Sabila Rahman." 


"Apa yang kamu katakan mas, apa aku tidak salah mendengar?" tanya Sabila sambil melepas pelukan Malik. 


"Aku mencintaimu." ujar Malik dan langsung mel*mat bibir Sabila. 


Dan bibir keduanya saling bertautan dengan begitu lama, dan Malik langsung melepas tautan bibirnya saat Sabila mendorong tubuhnya, ketika Sabila merasa kehabisan oksigen. 


"Maaf." ujar Malik sambil menyelipkan rambut Sabila ke belakang telinganya saat rambut Sabila begitu berantakan atas ulah Malik yang menekan belakang kepala Sabila dengan kuat saat Malik mel*mat bibir Sabila.


"Dan aku juga mencintaimu mas." ujar Sabila sambil tersenyum manis ke arah Malik yang juga sedang tersenyum kearah Sabila. 

__ADS_1


"Apa aku boleh meminta hakku?" tanya Malik membuat Sabila langsung menganggukan kepalanya sambil tersenyum dan Malik langsung mengangkat tubuh Sabila dan merebahkannya di atas ranjang tempat tidur Sabila yang hanya berukuran single. 


"Terima kasih." ujar Malik yang langsung memeluk tubuh Sabila yang sudah berada di atas tempat tidur. 


"Maaf, aku belum ahli melakukanya," ujar Malik membuat Sabila langsung tertawa sambil melepas pelukan Malik. "Kenapa kamu tertawa?" tanya Malik saat Sabila tidak berhenti tertawa. 


"Mas Malik lucu, tidak harus ahli untuk melakukan hubungan suami istri mas, kita pasti bisa melakukannya walaupun kita tidak ahli," ujar Sabila ketika sudah berhenti tertawa. 


"Kita lihat dulu video, bagaimana cara melakukannya ya?" ucap Malik sambil meraih ponsel yang berada di atas nakas, membuat Sabila langsung mengambil ponsel Malik dan meletakkannya kembali. "Kenapa kamu letakkan kembali?" 


"Ingat, kita tidak boleh melihat barang milik orang lain, yang bukan mahram." ujar Sabila membuat Malik hanya tersenyum sambil menggaruk-garuk belakang kepalanya yang tidak gatal. "Aku ada ide, bagaimana kalau aku menelpon Berlian untuk mencari tahu bagaimana caranya." ujar Sabila sambil meraih ponselnya lalu menghubungi Berlian, dan tidak lama Sabila langsung menutup teleponnya sambil menggerutu. 


"Ada apa?" tanya Malik penasaran ketika melihat ekspresi muka Sabila setelah menghubungi Berlian. 


"Aku sudah tahu bagaimana caranya," ujar Malik yang langsung mengungkung tubuh Sabila dibawahnya sambil mel*mat bibir Sabila dan satu tangannya menaikkan t-shirt yang Sabila gunakan kemudian Malik meraih pengait bra yang Sabila kenakan lalu melepasnya, dan Malik langsung meremas bakpao milik Sabila dan bermain-main di pucuk bakpao yang terdapat choco chip. 


"Geli." ujar Sabila saat Malik melepas tautan bibirnya dan tangannya masih bermain di choco chip yang berada di pucuk bakpao. 


"Masa sih?" tanya Malik setelah melepas tanganya. "Kalau yang ini?" tanya Malik lagi sambil menghisap choco chip yang berada di pucuk bakpao milik Sabila bergantian. "Ach……enak mas, teruskan lagi" ucap Sabila membuat Malik langsung meneruskan kembali, dan tangannya beralih membuka celana yang Sabila kenakan dan langsung bermain di pusat inti Sabila membuat Sabila meracau tidak jelas menikmati setiap sentuhan yang Malik berikan kepadanya. 


"Mas kenapa berhenti, rasanya nikmat sekali." ucap Sabila saat bibir Malik berhenti menghisap choco chip yang berada di pucuk bakpao dan tangan Malik berhenti bermain di pusat inti Sabila. 


"Kamu akan merasakan nikmat yang luar biasa setelah ini." ujar Malik sambil menanggalkan pakaian yang dikenakannya membuat Sabila langsung menatap Malik sambil mengangkat kedua alisnya. 

__ADS_1


"Jangan menatapku begitu, aku sudah tahu bagaimana caranya melakukannya, aku hanya sedang mengetes dirimu, ternyata kamu sangat polos." ucap Malik sambil tersenyum. 


"Mas Malik teganya kamu mem……….. Ach mas…….." ucapan Sabila terhenti saat Malik memasukkan juniornya ke pusat inti Sabila, membuat Sabila langsung mencengkram punggung Malik. 


"Apa sakit?" tanya Malik membuat Sabila langsung mengangguk. "Aku akan melakukannya dengan pelan-pelan hingga kamu tidak akan merasakan sakit lagi, yang akan kamu rasakan hanya kenikmatan" ujar Malik sambil mel*mat bibir Sabila dan menghentak-hentakan tubuhnya dengan pelan membuat Sabila langsung mengikuti irama permainan yang dimainkan oleh Malik. 


"Mas aku sudah tidak tahan lagi." ujar Sabila saat permainan sudah berjalan begitu lama. 


"Baiklah, apa kamu sudah tidak merasakan sakit lagi?" tanya Malik membuat Sabila langsung menggelengkan kepalanya, dan Malik langsung mempercepat irama permainan membuat Sabila meracau tidak jelas menikmati hujatan yang diberikan oleh Malik di tubuhnya. 


"Achhh………… Mas Malik………"


"Sabila……….." ujar keduanya berbarengan ketika keduanya sudah mencapai klimaks kenikmatan bersama-sama. 


*


*


*


Bersambung.................


Like, komen jangan dilupa ya, readers tercintah dan ter suyung😂😂😂😂😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


Siap-siap pasangan Sableng bin sedeng akan segera muncul kembali, siapkan mental kalian wkwkwkwkwwk😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂


__ADS_2