King Of Blood

King Of Blood
Eps.104 Otw pulau Goblin


__ADS_3

Sudah sangat jauh dari daerah kekuasaan para vampir. Lebih tempat sudah sampai di tempat di mana Giji tengah menunggu kedatangan mereka bertiga. Sendy langsung terkulai lemah. Ia kehilangan banyak sekali cakra sehingga ia sangat lemah sekali.


Namun tidak dengan Leo. Yang justru meminta izin untuk kembali lagi ke tempat itu. Namun Sendy dengan tegas menantang, bahkan Sendy tidak segan-segan mengecam untuk melumpuhkan Leo jika memaksa untuk kembali ke daerah itu.


Hal itulah yang membuat Leo memberikan pemberian itu kepada Lisa. Karena ia sudah mengetahui sejak awal jika ia tidak akan bisa kembali ke sana membantu Lisa.


Lisa terluka sangat parah. Ia sudah terkulai lemah penuh darah di depan ayah nya. Akan tetapi ayahnya masih tidak segan-segan mengunakan kekuatan nya untuk mencengkeram leher Lisa.


Membuat Lisa kehilangan kesadaran untuk bernafas dengan baik. Karena itulah tiba-tiba cahaya merah darah menyalah terang dari balik saku pakai Lisa. Cahaya terang yang membuat Vanjeo kehilangan penglihatan karena silau cahaya yang sangat terang.


Tanpa di sadar ia melepaskan kekuatan nya. Yang membuat Lisa dapat bernafas dengan baik lagi tanpa ia sadari. Lisa memanfaatkan situasi ini dengan segera mengambil benda itu dari dalam saku pakaian. Lisa buka botol kristal itu. Ia minum isi dalam botol kristal itu sampai habis.


Seluruh tubuh Lisa langsung di keliling oleh angin-angin yang mengelilingi sekujur tubuh kuat bersamaan dengan cahaya merah yang ikut bergerak memutar mengelilingi tubuh nya.

__ADS_1


Lisa beranjak bangun dari tempat nya terduduk. Ia mengangkat kedua tangan mencengkeram leher juga mengangkat tubuh ayahnya tanpa menyentuh secara langsung.


Vanjeo sempat memberikan serangan pada Lisa, sayangnya serangan itu meleset. Lisa tetap dalam keadaan baik-baik saja. Sampai akhir Lisa menghempaskan tubuh ayahnya kuat ke ubin lantai kastil ini. Tidak memberikan jeda waktu dengan kekuatan nya Lisa menarik sesuatu benda panjang tajam yang terpajang di kamar ayahnya.


Ia tarik dengan kekuatan untuk ia biarkan melesat menusuk jantung Vanjeo yang terkulai lemah.


Vanjeo langsung memuntahkan cairan merah pekat berbau anyir dari dalam mulutnya.


Di sudut bibir yang berlumuran darah itu Vanjeo berkata,"Ternyata kau mengetahui....nyy", kalimat singkat sebelum ia merenggang nyawa.


+++++++++


+++++++++++++++

__ADS_1


Satu Minggu setelah kejadian di hari itu. Keempatnya sudah kembali melanjutkan perjalanan. Walaupun sebenarnya Sendy belum cukup pulih dengan baik. Namun ia tetap bersikukuh untuk melanjutkan perjalanan. Agar perjalanan ini segera berakhir dan ia juga yang lain bisa lekas kembali ke kota kabut.


Melakukan perjalanan panjang ini juga sangat melelahkan. Di kala ia juga tidak mendapatkan apapun selama perjalanan ini. Ia belum mendapatkan informasi apapun.


Kesal juga marah adalah alasan terbesar Sendy untuk cepat-cepat melanjutkan perjalanan tanpa menunda-nunda waktu lagi.


"Sen",seru Rocky yang berjalan di belakang nya.


"Aku sempat mendengar pria vampir itu berkata tentang persembunyian Horman. Di menyebut satu tempat, pulau goblin".


"Tidak terlalu kedengaran tapi aku yakin yang dia katakan adalah pulau goblin dan pria itu adalah Horman".


"Tapi Horman sudah mati",saut Leo."Pulau Goblin juga sangat berbahaya".

__ADS_1


"Kita pergi ke sana sekarang",ajak Sendy tanpa bertele-tele lagi. Karena mati ataupun belum Horman. Yang jelas kekacauan ini karena ulah nya. Dan ia harus segera membereskan nya.


Giji sedikit pun tidak setuju sama seperti Leo. Akan tetapi keras kepalanya Sendy. Mau tidak mau Giji harus menuruti keinginan Sendy. Dan tetap ikut pergi bersama mereka bertiga. Walaupun Giji tau betul jika pulau itu benar-benar sangat tidak baik bahkan untuk manusia terkuat sekali pun.


__ADS_2