King Of Blood

King Of Blood
Eps.50 Goblin


__ADS_3

Merentangkan kedua tangannya untuk mendukung suasana hati nya,"Akhirnya keluar juga dari penjara mengerikan."Sorak gembira Ayumi.


Pakk...... Mendorong kasar bahu Ayumi di susul mengumpat,"Penjara pinggang mu soak."Ucap Rachel.


Hampir terjungkal oleh dorongan kasar Rachel,"Kau jadi ke Jatika besok?".


"Hmm."Balas Ayumi.


Keduanya yang memulai perjalanan pulang kembali ke kediaman Rachel yang ada di Kota Mosko. Iya, bisa di bilang itu rumah milik Jovan yang tidak pernah Jovan tempati. Alhasil Jovan menyerahkan rumah itu pada Rachel. Dan saat Ayumi pulang kemarin, ia juga ikut tinggal bersama Rachel. Karena tidak mungkin untuk Ayumi kembali ke rumah lamanya yang dulu.


Tinggal di kastil pun bisa, akan tetapi Ayumi merasa bosan di sana. Di tambah lagi kakak laki-laki juga tidak ada di sana.


Next.....


"Boleh ikut tidak?".


Di dukung dengan ekspresi wajah kaget,"An**jay cara bicara kau."


"Aku serius be***go, selama kau pergi aku sendirian tidak ada teman. Dan selama itu aku hanya menyibukkan diri di ruang belajar."Cerita Rachel menunduk muram.

__ADS_1


Menyadari betul apa yang tengah Rachel rasa. Di kala dirinya pun sering berada di posisinya Rachel. Sendirian jauh dari keduanya juga kakaknya, hidup sendirian di kota orang asing.


Mendorong kasar bahu Rachel,"CK kenapa tidak datang ke rumah Irma. Dia juga sendirian tau, katanya dia datang ke sini buat cari tau soal aku sudah pulang atau belum. Dia ketemu Rendy terus pulang dengan tangan hampa karena tidak bertemu aku."


"Selain mencari ku dia juga mencari mu, tapi kata Irma waktu itu Rendy bilang kalau kau tidak ada dia di kota juga."


"Aaaa..... jangan-jangan Irma datang ke sini waktu aku di tugaskan pergi ke Negeri Mapel untuk membeli beberapa obat-obatan dan tanaman juga.


"CK."Dengus Ayumi,"Yasudah ayo pulang dan makan-makan."Ajak Ayumi menarik pergelangan tangan Rachel.


Next........


Jovan melompat turun dari dahan pohon besar. Fokusnya langsung tertuju pada musuhnya. Ia melesat cepat ke arah Zack. Memberikan Zack serangan brutal tanpa jeda waktu.


Bugk.....Bukk.......Ssrikk......Kunai sesama kunai saling bertubrukan dan dorong mendorong. Sampai kedua tubuh pemiliknya mengambil jalan mundur terlempar ke belakang.


Sstt.....Zack mengatur nafasnya yang mulai terengah-engah. Sementara Jovan masih terlihat tenang dengan posisi yang siap menyerang Zack kembali.


Next.....

__ADS_1


Tidak jauh berbeda dengan Jovan dan musuhnya Zack. Zen dan Rendy juga tengah kewalahan melawan goblin-goblin ini yang semakin berdatangan banyak. Dan yang paling membuat keduanya semakin kewalahan adalah munculnya goblin yang paling besar.


Sstt.... Kedua punggung yang saling berdekatan. Kedua fokus yang sama-sama pada musuh yang mengepung.


"Ada cara Zen?".


"Tidak, Cakra ku sudah di titik puncak."


"CK, aku benar-benar tidak ingin mati di sini."Rendy bersiap menyerang musuh kembali.


Akan tetapi, tiba-tiba saja monster goblin yang paling besar berhasil menyerap tubuh Zen. Mengunci pergerakan Zen. Rendy berusaha menolong, tapi dirinya sendiri tengah di kepung para goblin.


Di sinilah Zen yang sudah tidak dapat bergerak lagi, berteriak sekencang mungkin,"LARII!!!JANGAN SAMPAI SAMA-SAMA TERTANGKAP."


Rendy yang masih fokus menyerang musuhnya,"Aku akan segera kembali, aku akan mencari Jovan."Rendy berusaha menghindar dari pada goblin. Berlari ke sisi lain untuk menjauh dari sana.


Dan Zen yang masih dalam cengkraman monster goblin tidak dapat berbuat apa-apa. Karena posisi tubuh Zen di pegang seperti seorang nelayan yang memegang ikan hasil tangkapan.


Next.....

__ADS_1


__ADS_2