
Semakin larut semakin mencekam dengan ledakan dahsyat yang kembali terjadi di area pertarungan. Ledakan dengan frekuensi yang jauh lebih luas. Ledakan yang sanggup menghempaskan dan merusak segalanya.
Ledakan itu berasal dari Ayumi. Segel kutukan monster yang tersegel atau memang sudah ada sebelum Ayumi dilahirkan. Telah bangkit segel itu melemah. Membuat Monster yang lahir bersama Ayumi keluar.
Kini tubuh Ayumi bukan tubuh Ayumi lagi. Tubuh besar merah menyala, bertaring, dan bertanduk yang saat ini terlihat tengah berdiri tegak tepat di tempat Ayumi tadi berpijak.
Matanya merah berapi-api memancarkan amarah dan memiliki aura pendendam yang sangat besar.
"HUUAAA.......".Hembusan nafas panas nan kasar terdengar mengerikan. Monster iblis itu sepenuhnya mengendalikan pikiran dan tubuh Ayumi.
Namun Fanzah masih dengan ekspresi yang sama tenang dan datar menatap maklum mengerikan di depannya.
Fanzah menyerap Cakra rekannya. Membuat dirinya memiliki kekuatan sebenarnya yang ia miliki.
Ia melakukan beberapa gerakan tangan untuk mengeluarkan kekuatan nya,"Kurung reso Ngoko."Sebuah segel berwarna merah menyala bangkit tepat di bawah mahluk ini berdiri.
Segel itu mengeluarkan rantai merah menyalah yang mengunci pergerakan maklum ini. Bersamaan dengan menutup sebuah dinding hitam pekat yang keluar dari segel ini.
Jovan. Dia yang ternyata masih hidup dengan sudah payah kembali bangkit dari tempat nya. Mencabut tombak yang menusuk jantung nya. Sebelum akhirnya berjalan lunglai sempoyongan berlahan-lahan mendekati Ayumi yang sudah bukan Ayumi lagi.
Fanzah yang melihat itu hanya menyungging senyum tipis miring,"CK manusia lemah."Gumamnya.
"Kau masih di sana Ayumi?".Nada sura rendah Jovan yang masih dalam jalanan mendekati monster iblis Ayumi yang sangat kesakitan karena segel yang Fanzah buat.
Brukk....Jovan terjatuh saat langkah sudah hampir dekat dengan Ayumi. Ia sudah banyak kehilangan darah, tubuh sudah di tahap kritis.
__ADS_1
Namun Jovan tetap memaksakan dirinya, ia kembali bangkit. Jovan kembali melanjutkan jalannya yang kurang beberapa langkah akan dekat dengan Ayumi.
Sudah sampai di tempat Ayumi. Tubuh Jovan sempat terpental karena serangan kekuatan Monster iblis Ayumi. Namun lagi-lagi ia tidak menyerah untuk benar-benar bisa berdekatan dengan Ayumi yang bukan Ayumi lagi.
Akhirnya Jovan berhasil memegang kedua pipi monster iblis dengan kedua tangan. Dan hal itu membuat tangan Jovan mengelupas terbakar,"Ayumi kamu harus bisa melawannya. Kamu adalah Ayumi ku, dan kau adalah perempuan yang sangat kuat Ayumi King."Tutur kata Jovan menatap lurus mata memerah monster iblis ini.
"HUAAAHHH......".Teriak monster iblis itu di susul mengibaskan tangannya Sett.....Brugkkk...... menghempas tubuh Jovan cukup jauh. Di sini lah Jovan sudah tidak bisa bergerak lagi. Dan lukanya semakin banyak mengeluarkan darah.
"Ayah, Bunda, Kakak."Di dalam alam bawah sadar Ayumi. Dunia yang sangat gelap gulita, dunia yang hanya di penuhi oleh melatih-melatih berwarna merah pekat saja. Warna lain selain warna hitam.
"Ayah aku takut...".
"Ingin ikut bunda ....".
"Kakak jangan tinggalkan aku sendiri ayah bunda tidak menjawab pertanyaan ku....".
Sampai sebelum suara terdengar oleh Indra pendengar nya,"Ayumi!".
"Kau masih di sana Ayumi?".
"Kau adalah perempuan ku yang paling kuat."
"Kau harus bisa melawannya."
"Ayumi King aku menunggu mu."
Mendengar bisikan-bisikan itu. Ayumi melihat sekeliling nya. Namun tidak seorang pun ada di sana selain dirinya seorang diri.
__ADS_1
"Ayumi King."Panggil suara tegas itu membuat Ayumi tersadar jika sang pemilik suara adalah Jovan.
Bersamaan dengan itu jantung Ayumi tiba-tiba terasa sangat sakit sampai tubuh membungkuk terduduk menekan rasa sakit di dada kirinya.
"Aku adalah Ayumi King. Aku adalah ratu untuk diri ku sendiri dan tak ada seorang pun yang berhak menyakiti ku."Ayumi menghapus air matanya bersamaan dengan ia kembali berdiri dengan benar.
Fokus atensi langsung tertuju pada hewan mitologi yang sangat menyeramkan yang tengah ada tepat di depannya,"Kau hanya penumpang yang tidak berhak mengatur ku."Ayumi mengeluarkan kekuatan nya.
"AWAS KAU GADIS BO.....".Suara monster itu berangsur-angsur mengecil.
Next....
Di dunia Nyata. Jubah monster iblis yang mengambil alih tubuh Ayumi berangsur-angsur menghilang. Begitu juga dengan tahap penyegelan yang gagal di lakukan. Karena monster itu gagal keluar secara utuh.
Ayumi yang sudah kembali seperti semula secepat kilas berlari ke arah Fanzah menyerang Fanzah bertubi-tubi tanpa jeda waktu.
Fanzah yang sudah mengeluarkan banyak kekuatan untuk penyegelan yang ternyata gagal. Membuat tenaganya terkuras habis, dan sudah dapat di pastikan kalau dia saat ini sangat kewalahan mengimbangi serangan Ayumi.
Berugkk........,"Tidak akan ku biarkan kau keluar dari sini hidup-hidup baji****ngan." Ayumi mengeluarkan cahaya merah dari genggaman tangannya yang ia pergunakan untuk memukul Fanzah.
Masih Berusaha menghindari,"Kalau kau membunuh ku, mereka semua akan ikut mati bersama ku."Kata Fanzah,"Kekuatan akan segera terkumpul sebentar lagi."Batinnya.
Ayumi menghentikan pergerakan nya menyerang Fanzah. Merasa berhasil mengelabuhi Ayumi Fanzah mengambil kesempatan untuk melumpuhkan Ayumi.
Bukk.....Seett.....Brugkk......Dada Fanzah mendapat pukulan yang sangat kuat dari Ayumi sampai tubuhnya terpental jauh. Dan berakhir punggung nya membentur batu bundar besar.
Ayumi mendekati dengan pergerakan cepatnya,"Lakukan sekarang sebelum nyawa mu berakhir di sini."
__ADS_1
Uhuk......Fanzah sudah batuk darah. Namun ia masih bisa menyungging senyum iblis nya kepada Ayumi. Yang kapan pun dapat membunuhnya dengan mudah. Sampai akhir Fanzah menyerap energi rekannya sendiri membuat rekannya mati.