King Of Blood

King Of Blood
Eps.105 Pulau Goblin


__ADS_3

Setibanya di pelabuhan kapal. Keempatnya terdiam telantar di sana karena tak seorangpun nelayan atau pemilik kapal yang mau mengantarkan mereka berempat ke pulau goblin.


"Tuhh kan Sen. Mereka saja mengerti sebagai manusia biasa. Masak kau yang sama seperti mereka tidak mengerti",semprot Rocky pada Sendy."Lebih baik kita cari di tempat lain saja".


Namun bukan Sendy namanya jika tidak tetap pada pendiriannya.


"Masih ada cara. Aku akan membeli kapal untuk kita naikin pergi ke sana".


"Astaga",terdiam melotot matanya menatap kepergian Sendy.


"Benar-benar anak itu",gumam Giji yang berjongkok di samping Leo yang terdiam semenjak tadi.


++++++


Dan benar saja. Sendy dan rekan-rekan bisa berangkat dengan kapal yang Sendy beli dari salah seorang nelayan.


Membuat Rocky meringkuk merenung di samping pembatas kapal.


"Bakal jadi apa nanti?Bertemu goblin".


"Aku tidak mau mati mama".


"Huahaaaaakk.....".


"Berisik",Giji yang baru saja keluar dari dalam kapal.


"Kau tidak tidur?".

__ADS_1


"Aku bukan mereka berdua yang bisa tidur nyenyak walaupun ada orang gila teriakan-teriakan".


"Berisik ternyata diri ku".


"Sangat".


"Wujud Goblin pasti menjijikan. Benar kan",menyungging wajah memelas mungkin.


"Postur tubuh nya ada yang seperti kita, ada juga yang besar-besar kayak raksasa. Sekujur tubuh mereka semua berwarna hijau, bertaring berliur-liur".


"Ihh... menjijikan sekali".


"Setibanya di sana jangan sampai tertangkap oleh mereka, karena mereka memiliki hasrat yang besar".


"Maksudnya?".


"Nanti juga kamu tau".


++++++


Akhirnya setelah dua hari terombang-ambing di lautan kapal milik mereka akhirnya menemukan kebenaran pulau goblin.


Kapal yang mereka naikin di parkiran cukup jauh dari pulau goblin yang jelas-jelas itu adalah Pulau Goblin. Toh di sana ada menara tinggi yang menyangga papan reklame bertuliskan nama pulau itu.


Sendy, Rocky, Leo, dan Giji melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki di atas air lautan ini untuk pergi ke pulau goblin.


"Aku tunggu di kapal saja lahh...kalian bertiga saja yang ke sana",Rocky berusaha untuk tetap tidak ikut masuk ke sana. Bahkan ia sudah akan berbalik badan kembali ke kapal.

__ADS_1


"Pergilah saat aku kembali aku akan menyiapkan pemakaman untuk mu",nada bicara dingin Sendy tanpa mengehentikan langkah kakinya.


Menghela nafas lelah, sebelum akhirnya dengan terpaksa Rocky harus ikut bersama mereka bertiga dan mengurungkan niatnya untuk menunggu di kapal.


+++++


Singkat cerita mereka berempat telah sampai di pulau goblin. Pulau yang di gadang-gadang katanya paling ramai oleh para goblin-goblin justru terlihat seperti tidak ada penghuni di pulau goblin.


Akan tetapi itu tidak mengurungkan niatnya Sendy untuk tetap melanjutkan perjalanan mencari apa yang menjadi tujuan nya datang jauh-jauh ke pulau goblin ini.


"Sen",seru Rocky."Kau pasti merasakan nya".


"Hem...ada Cakra kuat di pulau ini",saut Sendy.


"Ini bukan Cakra goblin, ini milik manusia",timpal Giji membenarkan apa yang telah mereka berempat rasakan.


Mereka berempat pun berlalu pergi ke arah cakra kuat itu di rasakan kuat. Walaupun setelah perjalanan jauh lebih masuk ke dalam pulau mereka berempat belum mendapatkan apapun. Setelah sejauh ini dari bibir pantai goblin.


Karena sudah menjelang tengah malam dan belum mendapatkan apapun juga sudah sangat lelah. Sendy memutuskan untuk beristirahat dan melanjutkan pencarian keesokan hari nya.


Leo dan Sendy yang berjaga, sementara Rocky juga Giji beristirahat. Sesaat setelah makan malam persediaan yang mereka berempat bawa.


"Perempuan itu baik-baik saja",ucap Sendy tiba-tiba memecahkan keheningan di antara kedua nya.


Leo langsung menengok ke arah sumber suara seakan-akan sudah mengetahui maksud dari ucapan itu.


"Darah itu cukup untuk membantunya mendapatkan kekuatan membunuh raja Vampir".

__ADS_1


"Tapi darah ku bukan darah mu".


"....".


__ADS_2