
Sudah dua Minggu setelah hari pernikahan Dani yang telah resmi menikah dengan Sella. Itu pun terjadi setelah Dani sangat di sibukkan dan di repot kan dengan perubahan nama identitas nya dan Sella yang harus ia ganti secara resmi sebelum hari pernikahan terjadi. Dani tidak mau ada orang yang mengetahui nama asli dirinya dan Sella.
Di tambah lagi ia juga harus membohongi warga desa Gowa. Jika ia dan Sella sudah pernah menikah akan tetapi tidak terlalu di sambut ramah karena kedua orang tua kami tidak menyetujui.
Suatu kebohongan yang membuat nya senang begitu juga dengan Sella. Walaupun di awal Sella tidak setuju dengan keputusan dan rencana Dani yang berbohong. Namun jika di pikir-pikir emang benar adanya, mereka berdua sudah tinggal berdua lama di desa ini. Dan selama itu Dani berkata jika ia adalah istrinya. Yang berarti Jovan sudah berbohong sejak ia datang ke desa Gowa.
Tepat saat Dani membohongi warga desa atau kepala desa ini. Sella sedikit tercengang dengan respon kepala desa. Beliau bilang istri ataupun bukan ia tidak perduli. Yang ia pedulikan adalah laki-laki harus menghormati wanita entah itu istri ataupun bukan. Yang jelas tidak boleh ada kekerasan untuk wanita. Sepertinya desa ini sangat menjunjung tinggi tahta terbaik untuk perempuan.
Namun hubungan di luar nikah di desa ini ternyata di anggap wajar wajar saja. Dan bodoamat selama salah satu pihak tidak di rugi. Hahah aku menahan tawa saat mendengar itu semua. Sungguh aneh karena selama ini, aku belum pernah melihat lingkungan yang seperti ini.
Lambat laun Sella mulai terbiasa. Toh Dani juga tidak pernah kurang ajar selama tinggal bersama. Dani sangat menghargai keberadaan nya.
Bahkan sampai sudah menikah pun sikap nya tetaplah sama. Ia masih Dani yang sama. Sangat menghargai keberadaan Sella, dan menjadi pendengar yang sangat baik untuk Sella. Dan juga melakukan hal yang sama. Hangat dan nyaman sekali saat berada di dekat.
Akan tetapi sudah tiga Minggu ini Sella tinggal seorang diri rumah ini. Menjalani kehidupan nya dengan normal walaupun sangat merindukan kehadiran Dani yang selama ini selalu ada untuk nya.
Dani pergi ke negeri Kasia dan ia tidak mau Sella ikut bersamanya. Dia bersikeras Sella tidak boleh ikut dengan nya. Sella setuju karena omongan Dani memang ada benarnya. Soal keselamatan nya yang akan terancam jika tetap memaksa untuk ikut bersama dengan Dani ke negeri Kasia.
Atau singkatan seperti Dani masih trauma dengan peristiwa waktu itu. Di mana ia jatuh koma selama beberapa Minggu karena serangan musuh yang mengincar kekuatan besar dalam diri ku.
Iya akhirnya mau tidak mau Sella harus hidup sendirian di desa ini selama seminggu tanpa kehadiran Dani. Satu-satunya keluarga yang Sella dekat dengan nya.
Next.......
__ADS_1
Jovan duduk di ruang meeting atau perkumpulan para ninja di kastil Blood. Meeting ini hanya di hadiri oleh beberapa orang penting saja. Seperti Zaeim dan pemimpin organisasi lain yang di akui menjaga keamanan negeri Kasia.
Selesai mengobrol beberapa obrolan penting. Yang sudah dapat di jelaskan untuk siapa lagi kalau bukan untuk keselamatan Ayumi. Harta termahal negeri ini.
+++++
Jovan melangkah pelan melewati lorong-lorong jalanan kastil di depannya. Sampai seseorang memanggil namanya menghentikan langkah kakinya.
"Jovan".
"Ada apa?".Jovan langsung pada intinya alasan kenapa ia di panggil.
"Ayumi bagaimana kabarnya?".
"Dia baik. Cerewet seperti biasanya". Balasan Jovan yang membuat Hinata tersenyum lega. Akhirnya khawatirnya selama beberapa bulan ini terjawab kan.
"Iya, aku tahu. Dan tidak papa".Kata Hinata tenang."Mendengar Ayumi baik-baik saja sudah cukup membuat ku tenang. Aku harap kamu menjaga Ayumi dengan baik",Potong Hinata."Beruntungnya Ayumi memilik kamu".
++++++
Setelah obrolan singkat tadi. Kini Jovan sudah dalam perjalanan kembali lagi ke desa Gowa. Menaiki kendaraan umum untuk pergi ke stasiun kereta terdekat.
Dia bisa saja mengunakan kekuatan nya dan sampai di Desa Gowa lebih cepat. Namun itu akan mungkin. Karena akan membuat dirinya terlihat mencolok di era modern yang ninja seperti Jovan sudah sangat sulit sekali di temui. Mencoloknya kehadiran Jovan tentu kalian akan berimbas pada siapa.
__ADS_1
Jovan duduk tenang di salah satu kursi kosong kerta api. Menunggu kerta ini berhenti di stasiun berikutnya.
Suasana kereta yang tidak terlalu ramai penumpang membuat Jovan melamun perhatian sedikit tertunduk menatap layar benda pipi penyalah di depannya. Tak terlalu terang dan tak terlalu jelas menampilkan foto seseorang perempuan di sana.
Perhatian memperhatikan foto itu.
"Organisasi Taka tidak berhasil di tangkap seluruhnya. Horman masih berkeliaran di luar sana",potong Nagato Zaeim baru negeri Kasia."Jadi bisa di simpulkan jika Ayumi masih dalam bahaya".
"Memang tidak ada cara untuk menghilangkan kekuatan itu dalam tubuh Ayumi?".Jovan yang langsung mengambil alih pembicaraan. Ia terlihat kesal dengan situasi nya yang menurut nya sangat mudah tidak adil untuk Ayumi. Sementara Ayumi sudah banyak berkorban, tidak terkecuali dengan kehilangan orang terdekat demi melindungi dirinya.
Nagato menghela nafas lelah,"Tidak ada. Kekuatan besar yang sudah di bawa sejak lahir berarti kekuatan itu juga kehidupan pemilik nya. Karena energi nya sudah menjadi satu. Juga bisa saja kekuatan itu lebih mendominasi dari pada kekuatan Ayumi sendiri".
"Itu artinya mengambil paksa kekuatan itu sama halnya dengan membunuh Ayumi".Timpal Zen.
Suasana dalam ruangan ini seketika hening dan dingin. Mereka semua terdiam memikirkan fakta mengerikan yang akan terjadi jika Horman benar-benar berhasil mendapatkan kekuatan besar itu. Sekuat dan semegerikan itu kah kekuatan Ayumi. Sampai petinggi organisasi pun turun tangan untuk melindungi dirinya.
Next...
Di kala dari informasi yang di dapat. Horman sudah mendapatkan kekuatan inti negeri-negeri lain. Hanya tersisa dua negeri Kasia yang masih aman. Dan mereka semua tidak mengetahui jika negeri Kasia masih memiliki nya.
Itu karena Jovan telah memalsukan kematiannya dan Ayumi. Walaupun tidak bisa selamanya seperti itu, seenggaknya dengan kebohongan itu Ayumi bisa sedikit lebih aman dari usikan para anggota Taka.
Dari meeting itu Jovan sepakat untuk membiarkan mereka melindungi Ayumi. Walaupun dari jarak yang cukup jauh sangat jauh. Jovan tidak mau mengambil resiko dengan membiarkan mereka melindungi Ayumi dari dekat. Hal itu bisa terlihat mencolok dan akhir sangat buruk untuk Ayumi.
__ADS_1
Jovan juga tidak mau terlalu menekan semua kegiatan Ayumi. Ia harus membebaskan Ayumi memberikan ruang untuk menikmati kehidupan dengan caranya sendiri. Ia tidak mau Ayumi jadi tertekan karena posisi nya. Yang terlahir hanya sebagai alat tempur inti terkuat. Alasan utama Jovan tidak mau mereka terlalu dekat melindungi Ayumi.
+++++++