King Of Blood

King Of Blood
Eps.70 Kelahiran kembali


__ADS_3

"Jovan".Panggil sesosok perempuan dress biru laut selutut yang di kenakan. Langkah nya yang anggun mulai berjalan berlahan-lahan menyeberangi jalanan berbatu di dalam airan sungai jernih yang tidak terlalu dalam ini. Membiarkan separuh kakinya basa kuyup. Menenteng kotak makanan dan sepasang sendal di tangan satunya.


Menghentikan kegiatan yang tengah memotong kayu,"Kenapa ke sini?".Jovan melihat ke arah datangnya sesosok perempuan itu.


Menaruh ranjang makanan yang ia bawa,"Makan dulu baru di lanjutkan".


"Baiklah, menurut".Jovan di susul senyum hangatnya pada Ayumi.


++++++


Sebelum hari ini tiba. Jovan yang sudah mengendong tubuh Ayumi yang dalam keadaan kritis. Tanpa berpikir panjang ia melakukan bom bunuh diri. Meledakkan tubuh nya Bommm.......bersama dengan Ayumi. Serangan bom bunuh diri untuk dirinya sendiri dan Ayumi. Salah satu cara untuk Jovan memalsukan kematiannya.


Next masa sekarang. Setelah satu bulan berlalu. Ayumi sudah kembali sehat, walaupun kejadian di waktu itu sangat membuat dirinya menderita. Karena resiko mengunakan kekuatan itu membuat tubuhnya terluka cukup parah. Ia bahkan baru siuman setelah tiga Minggu koma.


Dan semenjak kejadian di hari itu. Jovan memutuskan untuk membawa Ayumi pergi jauh dari negeri Kasia. Jauh dari Negeri menetap di desa kecil Gowa. Tinggal di kediaman rumah sederhana pedesaan bersama.


Melakukan aktivitas normal seperti penduduk desa lain. Bekerja di kebun adalah Jovan sumber penghasilan nya saat ini. Merawat beberapa jenis tanaman.

__ADS_1


Kini Jovan juga Ayumi tengah duduk di pondok tengah kebun Jovan. Duduk menikmati menu makan siang yang Ayumi bawa kan dari rumah.


"Enak kan?".Tanya Ayumi terfokus pada Jovan.


"Hem...Enak".


"Syukurlah soalnya sudah lama aku tidak pernah masak. Iya sejak aku pergi ke kastil Blood. Aku selalu makanan kantin tidak pernah masak. Terus aku tinggal di rumah mu sama Rachel pun aku jarang sekali masak".Kata Ayumi panjang lebar.


"Bagaimana kabar Rendy?Kamu sudah bisa menghubungi dia?".Ayumi berganti memberikan pertanyaan pada Jovan yang sibuk memakan makan siangnya.


Menghela nafas kasar,"Tak, aku kangen Rachel saja. Sudah satu bulan sejak peristiwa itu aku tidak bertemu dengan nya".Di barengi menunduk sedikit pandangan nya.


"Kamu sudah mengetahui nya bukan, jika kita tidak akan bisa kembali ke negeri Kasia lagi. Mereka yang mengincar mu akan kembali lagi menghancurkan negeri Kasia bila mereka mengetahui kau masih hidup".


"Iya".Ayumi yang masih tertunduk masam. Sedih rasanya tidak terlahir menjadi manusia normal. Memiliki kekuatan yang sangat kuat dalam dirinya benar-benar menjauhkan nya dari seluruh orang-orang dekat nya.


"Kamu mau berlibur?".Tanya Jovan pada Ayumi.

__ADS_1


Ia yang sudah terfokus pada lawan bicara,"Kemana?Bukankah bahaya jika mereka melihat ku berkeliaran".


"Kau bukan binatang Ayumi. Kau juga membutuhkan kebebasan".Kata Jovan menghentikan makan nya menatap dalam sepasang manik mata di depannya.


"Aku sudah memalsukan kematian kita. Makanya dari kemarin aku memanggil mu dengan nama lain di depan orang-orang desa Gowa".


"Tetap saja tidak perlu. Aku tidak mau merepotkan mu jika terjadi sesuatu nantinya. Orang-orang yang mengejar ku sangat kuat-kuat".


"Tidak perlu cemaskan soal hal itu. Kamu cukup memikirkan besok membuat makanan apa untuk ku. Yang lain biarkan aku sendiri yang menyelesaikan nya. Aku mau kamu kembali ke masa kehidupan mu yang dulu, menjalani kehidupan normal".


Ayumi mengangguk ringan.


"Mengerti Sella".


Mengangguk,"Ehmm, Dani".Di susul senyum manisnya.


Terlahir nya identitas baru berarti lahirnya kehidupan baru. Dani dan Sella di desa kecil Gowa. Akankah kehidupan keduanya akan berjalan baik-baik saja seperti yang telah Dani rencanakan. Karena sudah sebulan ini kehidupan kedua sudah sangat damai jauh dari hiruk pikuk kehidupan bising Negeri Kasia yang modern.

__ADS_1


__ADS_2