
Monster Yoshi. Sang raja ular gunung biru. Sekali berubah ia menunjuk wujud aslinya. Di situ apapun musuhnya akan langsung berubah menjadi setitik semut bagi Tuan Yoshi. Dengan sekali gilas.
Tatapan mengerikan kepada dua lawannya yang sekarat,"Kalian bukan tandingan ku... "Ucap suara menggema Tuan Yoshi.
Next.....
Badan monster Logan tiba-tiba mengeluarkan cahaya putih terang.
Melihat Logan yang berubah wujud."Wujud aslinya. Apakah tuan sudah berhasil."Hawaki yang melihat perubahan baik Monster Logan.
Menundukkan kepalanya,"Maafkan saya Nona Hawaki,"Menundukkan lagi pandangan nya,"Tubuh saya bergerak bukan karena kemauan saya."Kata Logan meminta maaf kepada Hawaki .
"Kau alirkan kembali mata air ini. Tugas ku telah usai."Hawaki yang sudah waktunya menghilangkan kembali ke tempat pun berlahan-lahan lenyap menjadi rerumputan kering.
Sementara Logan langsung memperbaiki kekacauan yang telah ia perbuat.
Next.....
Brugkk....Suuttt.....Dumm.....krekk......Semua bebatuan runtuh bersamaan. Dengan sekali serangan elemen petir milik Jovan yang meledak-ledak semuanya.
Sang ketua telah tewas sementara Teguh terpaku tanpa bisa berbuat apapun di tempat nya,"Ikut dengan ku jika kau masih sayang dengan diri mu."
Teguh yang sudah tidak dapat berbuat apapun hanya terdiam pasrah.
__ADS_1
Next.....
Tidak jauh berbeda. Izanami pun masih sibuk melawan Samuel yang sangat sulit untuk ia kalahkan. Bahkan Samuel berhasil mengunci pergerakan Izanami untuk sedikit serangan memutus leher Izanami.
Cerrr.......Merah pekat berbau amis semburat kemana-mana tidak terkecuali ke wajah Izanami yang terpaku dengan apa yang baru saja terjadi.
Jovan datang tepat pada waktunya memutus leher Samuel dengan pedang Cakra miliknya.
Membuat para pemuda yang berhasil Jovan selamatkan terpaku di tempat. Berkeringat dingin takut dan kaget dengan yang dilihat. Apa lagi dengan ekspresi wajah Jovan yang tanpa ragu untuk melakukan nya.
Next....
"Bersihkan darah itu."Kata Jovan yang melihat bekas darah Samuel masih ada di Izanami bercampur dengan beberapa luka di tubuhnya.
Hanabi yang sudah bergabung dengan mereka pun menyusul Izanami yang pergi ke tepi aliran sungai.
"Ishtt..."Rintihan Izanami saat membuka pakaian. Karena luka di perutnya yang cukup parah.
"Sini."Hanabi yang menguasai sedikit tentang medis segera mengobati luka-luka pada tubuh Izanami.
Next....
Sesampainya kembali ke desa Here. Semua warga desa langsung menyambut kedatangan Jovan dan rekan-rekan nya. Mungkin karena mereka sudah tau kalau Jovan dan rekan-rekan nya berhasil dari mata air yang sudah mengalir ke desa kembali.
Di situ kepala desa perwakilan seluruh warga desa,"Terima kasih banyak, berkat kalian mata air bersih kami kembali lagi."
__ADS_1
"Kalian sangat berjasa kepada kami. Dulu juga pernah satu keluarga yang sangat berjasa untuk seluruh desa ini."
"Namun setelah mereka pindah kami semua belum pernah mendengar kabar mereka."
"Semoga saja mereka baik-baik, kalian juga semoga sampai di negeri Kasia dengan selamat."
"Untuk dia, kami menyerahkan semuanya menurut hukum desa ini".Kata Jovan menyerahkan Teguh salah satu tersangka biang kerok kekacauan.
"Iya Tuan."
Menyerahkan sesuatu,"Kalian tidak mau singgah dulu. Jadi bawa ini sebagai pemberian kecil dari kami."Kata pak kelapa desa yang di terima oleh Jovan.
Next.....
Jovan, Izanami, dan Hanabi sudah dalam perjalanan kembali ke Kota Utama. Mereka berempat langsung kembali untuk memberikan informasi penting secepat kepada Nona Selmire. Juga untuk melanjutkan misi lain yang akan mereka lakukan.
Next...
Bersamaan dengan itu. Obito dan Ayumi adiknya telah kembali ke Kota Utama. Setelah sekian lama pergi untuk berlatih.
"Pertama-tama aku akan pergi ke rumah Irma, Tinto, dan Rachel."Ucap Ayumi yang berulang-ulang dengan semangat mengembung-ngembung sepanjang perjalanan.
Sampai di pintu gerbang utama,"Kakak akan pergi menemui Zaiem."
Mengangguk cepat,"Iya."Ayumi berlari meninggalkan kakaknya yang masih berdiri di depan gerbang utama negeri.
__ADS_1
Menatap kepergian adiknya,"Tidak ada perubahan walaupun bertambah kuat."Batin Obito berucap.