King Of Blood

King Of Blood
Eps.59 Tidak nyata kan?


__ADS_3

sstt....Obito terus melawan walaupun tenaganya sudah berada di titik batas kemampuan nya.


Itu sangat wajar. Karena sudah dua hari Obito terlibat pertarungan melawan musuh 9 orang di hadapan nya yang langsung mengeroyok dirinya dengan serangan brutal.


"Setujui keinginan ku Obito."Kata Pria ini.


Obito bersiap menyerang kembali,"Tidak ada yang berubah. Tidak ada penawaran apapun, tidak akan ku biarkan breng***sek seperti mu menjadi pemimpin. Kau tidak akan pernah mengerti air perdamaian sebenarnya."Di barengi berlari secepat mungkin dengan dengan pedang yang cahaya merah menyalah kekuatan mata klan Osisiking.


Srutt....Saking menahan serangan Brukk....Tiba-tiba komplotan lain anggota Taka datang menyerang Obito brutal.


Sekuat apapun Obito, mustahil untuk mengalahkan 9 orang sekaligus dengan mereka yang memiliki kekuatan hampir setara dengannya.


Alhasil di tengah petarung Obito yang terkena serangan tanpa ia sadari membuat tubuhnya terpental jauh membentur dinding beton sampai rentak.


Di situ ia yang tidak lagi berdaya terus menerus mendapatkan serangan brutal. Membuat Obito bersimbah darah.


Kini Obito hanya bisa tengkurap lemas, sebelum akhirnya tidak bergerak sama sekali. Sang pemimpi kekacauan ini hanya menyungging senyum tipis sebelum berlalu pergi dari sana bersama dengan yang lain.


Tanpa mereka sadari selepas kepergian mereka, Obito yang masih memiliki sedikit kesadaran, di hampir oleh seekor naga kecil. Ia memberikan gulungan kecil kepada naga itu. Sebelum ia benar-benar kehilangan kesadaran dirinya sendiri.


Melihat keadaan mengerikan tuannya, dan keadaan sekeliling nya hancur."Tuan."Seru Naga kecil ini tertunduk muram.


Naga kecil ini mengigit gulungan itu, dan terbang berlalu meninggalkan Obito.


+++++

__ADS_1


Ayumi yang dalam perjalanan untuk pulang ke rumah nya, bergumam,"Itss kak Hinata pergi-pergi tidak membangunkan ku dulu. Aku di biarkan tidur sendirian di padang rerumputan."


Samar-samar seperti nyata. Berhasil membuat Ayumi menghentikan langkah nya. Dan fokus nya yang menengok ke belakang seperti mencari sesuatu yang tidak ada.


"Ayumi."Panggil Rachel membuat pandangan Ayumi kembali lurus pada sumber suara.


Rachel menghampiri Ayumi,"Kenapa?".


"Aku merasa kak Obito seperti memanggil ku."Kata Ayumi.


"Hmm itu pasti efek karena lapar, ayo cari makan dan pulang. Kak Obito kan sedang keluar"Ajak Rachel mengandeng pergelangan tangan Ayumi.


Next.....


Tap...Tap...Tap..... Nona Lili berlari secepat mungkin ke arah ruangan Zaiem. Bersama dengan Naga kecil yang terbang mengikuti dirinya.


Nona Lili memberikan gulungan kecil yang naga kecil ini bawa. Selesai membaca isi dalam gulungan itu ekspresi wajah Nona Selmire benar-benar sangat sulit di artikan.


Naga kecil atau Tuan Quang berkata,"Panggil kan adik Tuan Obito. Dan jangan beritahu dia".


"Lili, panggil Ayumi."Suruh Nona Selmire pada Nona Lili sekertaris nya.


Selepas kepergian Nona Lili. Obrolan Nona Selmire dan Tuan Quang tetap berlanjut.


Next....

__ADS_1


Rachel mengikuti langkah kaki Ayumi yang terlihat sangat bersemangat karena akan mendapatkan misi. Isi pesan panggilan dari Nona Lili untuk nya.


Sampai di dalam kantor pribadi Zaiem. Ayumi yang sangat semangat di awal. Tiba-tiba langsung terdiam di ambang pintu masuk. Langkah kaki menjadi pelan masuk ke dalam.


"Kakek Quang kenapa ada di sini?".Tanya Ayumi yang sudah mengenal hewan pemanggil milik kakak nya,"Apakah misi ku akan bersama mu."


Tuan Quang yang sudah terfokus pada lawan bicaranya,"Maaf Ayumi. Terpaksa aku haru sampai kabar buruk ini. Kakak mu sudah tiada."


"Kamu masih ingat isi pesan terakhir itu?".Lanjut bertanya.


Akan tetapi Ayumi yang sangat syok hanya terdiam membisu, langkah lunglai nya mengambil langkah mundur,"Lelucon macam apa ini, maaf aku tidak tertarik dengan lelucon kalian."Berlari menjauh keluar dari ruangan Zaiem.


Rachel yang ingin mengejar,"Tunggu Rachel!Biarkan Ayumi sendirian untuk sementara waktu."


Rachel hanya terdiam, sebelum akhirnya berlalu pergi menyusul Ayumi. Karena tidak mungkin untuk meninggalkan Ayumi sendirian.


Next.....


Sang Surya berangsur-angsur menenggelamkan dirinya. Suasana dalam malam hari akan segera datang. Sayangnya kedamaian itu tidak berlaku untuk isi kepala Ayumi. Perempuan ini berjalan lunglai seorang diri di jalanan Kota yang ramai dengan lalu lalang orang-orang yang masih beraktivitas.


"Hanya mimpi kan?Bukan kenyataan kan?Pasti kak Obito melakukan hal yang sama kayak dulu. Kak Obito hanya memalsukan kematiannya, demi aku. Dia akan kembali, akan kembali."Batin Ayumi berperan berusaha menepis semua kenyataan yang baru saja ia dengar.


"Rachel."Panggil Hinata pada Rachel yang berjalan seorang diri di tengah Kota.


"Di mana Ayumi?".Hinata yang sudah mengetahui kabar itu.

__ADS_1


"Aku mau melihat ke rumah. Mungkin dia sudah pulang".Kata Rachel,"Kak Hinata ikut."


"Hm."


__ADS_2