
Jovan yang sedang terduduk dimeja makan ,dihampiri oleh Obito ,Asta ,dan Kuro.
Sudah terfokus pada lawan bicara."Mau makan juga?".Tanya Obito yang sebelum dijawab oleh Jovan ,namun sudah disela dengan ucapan Rendy .
"Sudah jadi Jov."Ucap Rendy menaruh makanan di atas meja .
Selesai dengan itu disusul dengan Nagato yang membawa sup miliknya.
"Widih kau masak buat diri sendiri, kita nggak dibutakan juga" .Ucap Asta kesal.
"Di dapur masih ada ,ambil aja ."Ucap Nagato yang mulai fokus dengan sup nya.
Nagato ,Rendy ,dan Jovan pun mulai menyantap makanan mereka. Sedangkan tiga orang tadi langsung pergi ke dapur dengan kesal,terutama Asta yang paling ngambek.
"Enak juga stik buatan kau."Puji Nagato memakan makanan yang dibuat Rendy .
"Ya saya gitu ."Membanggakan dirinya .
+++++++++++
+++++++
Disisi lain ,ditempat Bella .
Bella yang sudah mulai brutal ,jadi mulai tak terkendali lagi .Ditambah lagi dengan dirinya yang sudah mendapatkan pelatihan bertarung dari seseorang misterius yang sudah menolongnya saat terluka .
Disaat ini Bella yang sedang dalam perjalanan ketempat dimana ,ia sudah janjian dengan salah satu anak buah tuan Qin .
Iya, sebelum ini Bella sudah pernah berhubungan singkat dengan Tuan Qin .Dalam percakapan singkat itu .Tuan Qin mengundang Bella untuk datang ke rumah nya .Bella mengiyakan saja ,karna dia sendiri sudah tidak punya tempat tinggal lagi.
++++
"Lahhh ,sangat membosankan kan ."Ujarnya lesung Bella ."Lebih baik saya sembunyikan pedang ini ,jika pedang ini masih terlihat .Ohh...tak akan ada orang yang berani mendekati ku .Jadi tak ada orang yang ku bunuh dong."Lanjutnya masih dengan muka lesung. Bella mengatakan tanpa ada rasa beban .
Bella pun menghilangkan pedang besar yang ia bawah dari genggam tangannya .Bella membentangkan pedang besar itu ,hingga keluar cahaya berwarna pink bersinar terang dan menghilangkan pedang besar itu secara belahan sebelum benar-benar lenyap dari genggam tangan Bella.
Lalu ia melanjutkan langkah kakinya seperti tidak terjadi apa-apa .
Dan benar saja dengan pemikiran Bella ,disaat ia sudah menghilangkan semua senjatanya .Ada 5 segerombolan pria mendekati dirinya ,iya tentu saja pria-pria itu tergoda dengan pakaian Bella yang feminim .
"Aduhh nona cantik kayak gini jalan sendirian aja ,nggak takut abang culik gitu?".Goda salah seorang pria .
Mengelus dagu Bella."Nona manis sekali. "
Tangan jahil itu mulai bermain-main ,hingga dengan cepat Bella menarik salah satu tangan pria itu ,dan smackdown ke depan badan salah satu pria itu .
"Wahh ,nona ini tak banyak bicara .Nona ini sukanya langsung tohh!! ."Ucap salah satu orang melangkah mendekati Bella.
Bella langsung bangkit dari atas badan pria yang ia smackdown tadi ,dan langsung menendang perut pria yang mendekatinya tadi .
Dua pria sudah terkapar ,Bella pun menatap dengan senyum manisnya ."Lahhhh, selalu kalah duluan .Padahal aku belum apa-apa ."Ucap enteng Bella .
Pria yang ditendang Bella tadi ,bangkit dari tempat tersungkur ."Woy!!!!Kau wanita baji"*ngan ."Olok Pria itu dengan keadaan masih menahan sakit diperutnya.
Pria yang disemekdwon tadi ."Bunuh perempuan bodoh ini!!".Suruh nya dengan tegas .
Bella mengeluarkan pisau kecil dari kantong kecil yang tersampir di samping pinggangnya ,ia pun mulai siap-siap beraksi menyerang keempat pria tadi .Akan tetapi belum hitungan menit empat orang tadi sudah terkapar bersimbah darah ,karna ulah brutal Bella .
Pria yang menyuruh menyerang Bella tadi masih terduduk dengan bola mata hitam jengkalnya memperhatikan teman-temannya sendiri yang dihabisi dengan mudahnya oleh Bella .
"La..h..lah.. lah ,kalah!. "Ucap enteng Bella memperhatikan lawannya yang sudah bersimbah darah .Bella menatap seperti tidak pernah terjadi hal yang menakutkan di depannya.
Bella pun menengok kearah pria tadi ,yang saat ini sudah keringat dingin dengan apa yang dilihatnya ."Kau sangat tenggang ,apa ada sesuatu yang menakutkan?".Tanya enteng Bella dengan melangkah pelan kearah pria itu .
Dengan mata jengkalnya."Lari!!!Tidak!Dia tetap bisa membunuh ku .Diam saja!!Tetap saja ,oh tuhan tolong aku!!".Batin ketakutan pria itu menatap Bella yang melangkah mendekati dirinya .
Disaat Bella sudah didepan pria itu,ia mengangkat pisah yang ia genggam kearah pria itu."Lahhhh!!Jenapa kau begitu ketakutan pria tampan ?".Tanya enteng Bella .
"M...MONSTER ,KAU MONSTER!!".Ucapnya dengan keringan dingin yang sudah membasahi tubuh pria itu .
"Monster!!Hahahhhhhaahhhhhh".Ujar Bella dengan disusul tawanya, ia tetap mengangkat pisah mengarak tepat didepan pria itu .
Disaat Bella ingin mengucapkan sesuatu ,tiba-tiba datang seorang pria dari arah lain menghampiri Bella .
"Ada apa ini?".Tanya pria yang baru datang .
Menengok kearah sumber suara."Lahhh, ada pria tampan lagi ."
"Kau Bella bukan?".
"Iya ,kenapa!?".Tanya Cuek Bella.
"Aku orang yang akan mengantarmu bertemu Ruan Qin ."
"Oh."
Memperhatikan raut wajah pria yang ketakutan tadi."Saya mau menyelesaikan ini dulu ."Ucapnya.
"Tolong ,**...tolong aku ."Mohon pria itu kepada pria yang baru datang tadi .
"Lahhh, kau kan berani menyakiti dan menyiksa wanita .Lalu kenapa kau takut ku siksa ,lahh be*go!!".Ucap Bella dengan raut wajah datarnya .
Memperhatikan sekeliling,yang penuh dengan darah orang-orang yang dibunuh Bella."Perempuan ini ,apa dia sendiri yang melakukan ini?".Batin pria yang baru datang tadi .
Dengan raut wajah datar Bella yang tak perduli lagi dengan pengampun pria ketakutan tadi langsung melempar beberapa pisau kecil tepat kerah jantung dan leher pria itu.
Depppl..........."Ehekkkk!!!!!".Pria itu mengeluarkan darah dari mulutnya disaat satu pisau mendarat dilehernya .
Dorrr......dorrr....dorrr.....dorrrr Empat peluru pistol mendarat tepat dipunggung pria itu .
"Lahh, kenapa kau yang bunuh dia?".Tanya enteng Bella.
"Kita akan terlambat jika kau terus bermain-main Bella ."Ucap Pria yang baru datang tadi.
Memasukkan sisa pisaunya kedalam kantong di kecil nya ."Okeh, ayo berangkat ."Ajak Bella melangkah duluan .
"Terus jazad jazad ini, kau biarkan begitu saja!?".
Masih dengan melangkahkan kakinya."Iya lahh ,masak saya harus mengotori tanganku hanya untuk membersihkan sampah ."Ucap ketus Bella .
pria itu hanya tersenyum acuh dengan mengerutkan keningnya, sebelum mengikuti langkah Bella .
+++++++++++
++++++
Ditempat Ayumi .
Hari-hari demi hari Ayumi sudah melaluinya dengan Rachel yang sudah tinggal bersamanya beberapa hari ini .
Rachel sendiri juga sudah mulai belajar banyak dari Ayumi .Dari mulai belajar membersihkan rumah ,hidup layaknya perempuan mandiri .
Ayumi juga merasa senang karena setelah bertahun tahun akhirnya ada teman yang mau menemani dirinya di rumah ,yang selama ini selalu sunyi sepi setiap malam .
kembali ke kenyataan.
Karna hari ini hari minggu .Ayumi dan Rachel memutuskan untuk berjalan-jalan menghibur diri mereka setelah beberapa hari ini sibuk bekerja .Menghampiri Ayumi yang sedang menunggu dirinya di teras rumah ."Ayo Yum ,saya sudah siap jalan-jalan ."Ajak Rachel .
__ADS_1
Ayumi pun bangkit dari tempat duduknya ,tak lupa sebelum pergi Ayumi juga mengunci pintu rumah .
"Yum kita jemput Irma dulu ya ,terus kita pergi ke pemandian air panas ."Ucap Rachel begitu bersemangat.
"Hadehhh ,gembira Sekali kau hari ini ."
"Iya kan mau jalan-jalan sama Yumi ."Ucap Rachel merangkul lengan Ayumi .
Setibanya didepan rumah Irma .Rachel langsung melangkah masuk ke halaman rumah Irma dan langsung memencet tombol bel rumah Irma .
Seorang anak laki-laki membuka kan pintu rumah ."Aa ada tamu."Ucap Jevi adik kedua Irma
Mengambil tasnya ."Mah ,Aa berangkat dulu ."Pamit Irma sebelum melangkah pergi .
Setibanya didepan pintu masuk ,Irma mengelus rambut Jevi yang sedang bercakap-cakap dengan Rachel."Sudah masuk sana ,bantu kakak Jino angkat jemuran ."
"Siyap Aa."Dengan hormat kearah Aa nya sebelum melangkah masuk kedalam rumah.
"Itu tadi adik kau ?".Tanya Rachel .
"Iya ,imut nggak?".
"Imut banget!!!".
Menarik kedua tangan sahabatnya itu."Sudah ayo berangkat ."Ajak Ayumi .
*Irma memiliki dua adik kembar .Laundry Jino dan Laundry Jevi yang sama-sama masih berumur 5 tahun.*
++++++++++++
+++++
Ditempat Jovan
Sesuai dengan perintah nona Mire kemarin .Jovan yang ditemani Obito ,Rendy ,dan Nagato pun berangkat ke kota Mosko untuk menemui Nona Mire .
Mereka berempat pergi ke kota Mosko dengan memakai topeng berbentuk rubah ciri khas dari klan Yinyang untuk menutupi identitas mereka setiap keluar kastil .
Perjalanan mereka lalui dengan santai ,sesekali mereka juga berbincang-bincang dengan santai diperjalanan. Sedangkan Jovan hanya terdiam dengan mengikuti langkah mereka,entah apa yang ada dalam pikirannya .
"Eh ,habis dari sini ayo ke pemandian air panas ."Ajak Rendy .
"Tak bisa Ren ,habis dari sini kita harus menemui paman Ali."Saut cuek Jovan.
"Paman Ali ,kalian juga kenal dengan Paman Ali?".Tanya Nagato .
"Dia paman kami ."Ucap Rendy .
"Oh ,dia juga yang mengatur Yinyang ,dia sering datang bersama nona Mire ."Jelas Nagato .
"Paman Ali tak pernah cerita ."
"Paman sering cerita Ren, hanya saja kau yang tak pernah tau."Ucap Jovan .
"Keknya iya."Ucap Rendy dengan menggaruk-garuk rambutnya yang tak terasa gatal.
"Jov ,setelah ini kau bisa ikut saya?".Tanya Obito .
"Kemana?!".
"Ikut saja ."
"Kita juga ikut."Saut Rendy .
"Tidak bisa ,saya hanya harus pergi berdua dengan Jovan saja ."Jelas Obito .
"Sudah kita nanti ke pemandian air panas aja ,Ren ."Ajak Nagato .
"Okeh."
++++++++++
Beberapa jam kemudian setibanya di kota Mosko ,lebih tepatnya setibanya didepan gedung kantor Zaeim .
"Oy!!".Ucap Nagato dengan menarik kerah baju Rendy .
"Weee, lepas!!".Ujar Rendy melepas kasar tak suka .
"Kau sini aja ,nyerobot-nyerobot ."Tegus Nagato .
"Iya iya ."Ucap ketus Rendy .
Obito dan Jovan yang sudah melangkah duluan ,mulai masuk kedalam ruangan nona Mire yang ada dilantai atas .Sedangkan Rendy ,masih tetap berdiri didepan gedung bersama Nagato .
"Oi ,ikut saya bentar ."Ajak Nagato .
"Kemana?!".Tanya Rendy .
Menarik tangan Rendy ."Tinggal ikut aja cerewet kek perempuan ."Sindir Nagato .
+++++++++++
+++++++
Sedangkan ditempat lain
Ditempat Ayumi .
Sedangkan Rachel, dan Irma yang sudah didalam kolam pemandian air panas .
Rachel langsung melepas handuknya ,dan langsung melangkah masuk kedalam kolam .Sedangkan Irma ,justru dengan santai memasukan kakinya terlebih dahulu ."Ehh ,panas nji**rr."Ujar Irma .
Menenggelamkan seluruh tubuhnya kedalam air hangat."Ahhh ,mantappp."Gumam Rachel ."Hangat sekalian ,otakku terasa pematangan."Lanjutnya menenggelamkan sebagian wajahnya kedalam air .
"Masuk nggak ya ."Gumam Irma .
Menyiratkan air panas kearah Irma yang masih berdiri dipinggir Kolam .
"Ehh kampret!!Basah handukku!!!".Ujar Irma kesal .
"Kau kan mau mandi ,kenapa takut basa ,Ir ."Ucap Rachel menepuk-nepuk telapak tangannya di keningnya.
"Panas n**jirr!!".
"Eh,.dimana Yumi?".Tanya Rachel yang dari tadi tak melihat Ayumi sama sekali .
"Dia masih diruang ganti ."
"Ko lama ya ."
"Apa-apa ,lagi ngomongin aku ya."Saut Ayumi yang baru masuk kedalam kolam pemandian air panas .
"Irma,kenapa tidak masuk!?".Tanya Ayumi .
"Panas ."
Rachel yang masih didalam kolam dengan memejamkan matanya ."Namanya air panas ,masak rasanya dingin ."
__ADS_1
"Kali aja bisa ."Saut Irma ketus .
Melepas handuk Irma dengan paksa dan mendorong pelan tubuh Irma agar masuk kedalam air panas ."Ahhhh ,hangatnya ."Ujar Irma merasa nyaman .
"Gitu aja, nggak masuk-masuk ."Ucap Ayumi mengerutkan keningnya.
Ayumi pun ikut menyusul masuk kedalam kolam air panas ,bergabung dengan Rachel dan Irma yang sudah berendam .
"Hemm."Hembusan nafas Ayumi .
Melihat tanda aneh di dada kiri Ayumi ."Kau punya tato Yum!? ."Ucap kaget Rachel .
"Ehh tato ,mana!?".Tanya balik Ayumi mencari keberadaan tato itu.
"Itu di dada kiri kau ."Tunjuk Rachel .
"Oh ini tanda lahir ,Chel ."
"Tau tuhh ,Rachel .Tato tato mana pernah Yumi tatoan ."Saut Irma .
"Aku kan tak tau ,KAMPRET!!!".Ucap Rachel menenggelamkan kepala Irma kedalam air .
Wajah basa kuyup karena siratan air."UOOUHHOUHHN, PANAS BEG*O !!!".Teriak Irma .
"INI AIR PANAS ,YA PANAS."
"MAKSUD KAU APA ,KAMPRET!?".
Memasang wajah marahnya ,dan mengepalkan satu tangannya ."KALIAN BERDUA!!Berisik kampret!!!Mau refreshing atau cari ributttt!!!".Nada suara tinggi Ayumi.
Menengok bersamaan ,dan langsung menghentikan aktivitas mereka .Rachel dan Irma langsung terdiam dan menikmati berendam mereka dengan nyaman .
"Diam ibu negara marah." Batin menenggelamkan dirinya kedalam air panas.
"Diam ,diam ,diam!!!".Gumam Rachel dengan separuh wajah yang tengelam dalam air panas.
"Nahh gitu dong bagus!!".Ucap Ayumi tersenyum .
++++++++++
+++++
Tempat Jovan.
Ditempat Jovan dimana ,Jovan dan Obito sudah ada didalam ruang kerja Nona Mire yang sedang bersama sekretarisnya.Nona Mire yang sudah duduk di kursi kerjanya mulai membahas masalah yang sedang berlangsung.
"Aku menemukan buku segel karma ini di perpustakaan negara, dan juga buku tentang sejarah klan Kuzumiyang ."Kata Nona Mire."Kau bisa membaca buku ini ,Jovan ."Lanjutnya.
"Aku juga mendapatkan saran dari teman ku ,kalau ada baiknya jika kalian saling bekerja sama dalam melindungi diri kalian berdua dari Qin .Dan untuk sementara waktu ini kalian jangan keluar terlalu jauh dari kota ."
"Untuk perempuan pemilik segel karma itu ,saya berharap kalian segera menentukan dia .Dan mulai melindungi dia ."
"Qin sangat licik ,sekarang saja dia sudah bersekutu dengan organisasi Taka."
"Taka ,bukankah itu organisasi musuh semua negara !?".Ucap sedikit kaget Obito.
"Iya, organisasi ini sudah menjadi incara buronan besar berbagi negara ."
"Kalian harus lebih hati-hati dalam hal ini ,jangan buat remeh masalah ini. "
"Baik Nona Mire ."Ucap Obito .
"Kami permisi ."Lanjutnya Berlalu pergi bersama Jovan yang membawa Dua buku tadi .
++++++++++
Dilain tempat
Nagato dan Rendy sedang berada diruang peralatan senjata Negara .
"Ilham ,kau masih jadi perawat senjata !?".Sapa tanya Nagato kepada Ilham seorang yang menjaga peralatan senjata negara .
"Sudah hobby bro ."Saut Ilham .
*Ilham Ajimiji .Pemilik toko senjata .Kurang lebih pembuat senjata ninja .*
"Ini siapa?".
"Aku Rendy ."
"Oh!Mau cari senjata ya ?".
"Iya ,ayo Ren pilih aja mau senjata apa ?" .Tanya Nagato .
Rendy pun mulai melihat-lihat peralatan senjata negara .Sedangkan Nagato melihat-lihatnya dengan berbincang-bincang bersama Ilham .
Sementara itu ,Jovan dan Obito yang sudah diluar ruangan gedung .Obito melihat-lihat sekitar luar gedung yang sedikit ramai dengan ninja penjaga ."Mereka berdua hilang ."
"Iya."Ucap Cuek Jovan .
++
"Bukankah Meraka anggota Yinyang!?".
"Iya, keren ya."
"Mereka selalu menutupi identitas mereka."Ucap Salah seorang ninja yang ada di sana melihat Jovan dan Obito yang mengenakan topeng berbentuk rubah di wajah mereke. Tentu untuk menutup identitas mereka.
"Benar ,aku jadi penasaran siapa orang dibalik topeng rubah itu ."
Memukul kepala temannya itu."Sudah diam ,ayo pergi .Sebentar lagi kita ada tugas ."Ajaknya.
Kembali Ke Jovan .
"Ayo kita cari ke tempat senjata. "Ajak Obito kepada Jovan .
Jovan hanya diam dengan mengikuti langka kaki Obito ketempat senjata .
Sesampainya diruang senjata .Benar saja Rendy dan Nagato sedang berada diruang senjata negara .Mereka berdua sedang asik melihat-lihat senjata di sana .
"Mereka ada di sana!".Ucap Jovan cuek."Kau bilang mau mengajakku ke suatu tempat?".Lanjutnya .
"Oh,hampir lupa ."
"Ayo pergi".ajaknya .
Obito dan Jovan mengurungkan niatnya untuk menghampiri Nagato dan Rendy yang sedang asik diruang senjata. Karna Obito harus pergi ke suatu tempat ,bersama dengan Jovan .
+
+
+
+
+
__ADS_1
Terima kasih sudah mampir