
Di dalam kantor kerja Zaiem .Obito ,Hanabi, dan Jovan yang sudah sampai di sana .Memulai memberitahukan tentang hasil misi mereka .
Obito sebagai ketua tim yang memimpin menjelaskan semua kejadian selama misi .
"Jadi Bella yang selama ini bersama Qin hanya bayangan tubuh palsunya."Ucap Nona Mire meremas kuat kedua telapak tangan yang yang saling menyatu menutupi sebagian bawah wajah nya sejak tadi .
"Sialan ."Umpatnya pelan .
"Kalau begitu bolehkah kami meminta izin untuk menyelidiki pergerakan organisasi Taka?".Tanya Obito kepada Nona Mire.
"Tidak, kalian berdua adalah incaran mereka .Jika ada negara lain menyadari kesulitan negara ini akan dalam bahaya .Kota Mosko akan menjadi sasaran utama mereka untuk di hancurkan pertama kali ."Kata Nona Mire melarang Jovan dan Obito untuk melakukan misi yang terbilang berbahaya untuk mereka berdua yang jadi sasaran kedua para organisasi jahat itu.
"Akan jauh lebih baik jika kamu secepat mengajari adik mu cara mengenal kekuatan dalam dirinya ..... Kamu pasti sudah mengetahui maksud saya .Jadi saya harap kamu bisa mengerti .Sebelum dia di bangkitkan."
Obito hanya membalas dengan anggukan kepala ringan.
Masih dengan posisi kedua tangan yang sama .Nona Mire dengan sorot mata elang fokus pada Jovan ."Terutama kau .Jangan pernah kau melakukan tindakan ceroboh."Pesan nya .
Sementara Jovan hanya terdiam. Tanpa merubah ekspresi wajah datarnya .
+++++++
__ADS_1
++++++++++++
Keesokan paginya. Pagi-pagi sekali Ayumi sudah ada di depan gerbang pintu utama masuk ke dalam kastil. Ia duduk di teras kastil yang menghadap langsung ke gerbang utama.
Tidak butuh waktu lama .Beberapa menit setelah penantian lama nya .Gerbang utama berlahan-lahan terbuka .Bersamaan dengan Ayumi yang menyungging senyum lebar nya .Melihat sesosok seseorang yang ia tunggu-tunggu kehadirannya.
Ayumi secepat mungkin beranjak dari tempat duduknya, ia berlari secepat mungkin ke arah seseorang itu .
"KAKAK...".Teriak Ayumi langsung meloncat ke dalam pelukan hangat Obito .
Memeluk adiknya erat agar tidak sampai jatuh ."Ayumi .Jangan gini nanti jatuh ."
"Seperti aku harus pergi sekarang."Pamit Hanabi berlalu pergi tidak mau mengganggu interaksi kedua kakak beradik ini .
Sementara Jovan hanya terdiam menyusul kepergian Hanabi .
Fokus menatap punggung Jovan yang berlahan-lahan menghilang dari pandangan nya ."Dia kayak es balok enggak sih kak?".
Buk....memukul pelan ubun-ubun kepala adiknya."Jangan bicara seperti itu ."
"Heheheh....habisnya dia diam banget. Jadi dingin banget kalau ada di dekatnya hheheh....".
__ADS_1
Obito menyungging senyum hangatnya melihat tawa renyah adiknya ."Semoga kamu selalu seperti ini Ayumi ."Batinnya ."Ayumi."Seru Obito .
"Iya?".
"Nanti jam sembilan tunggu kakak di sana ."Obito menunjukkan pohon besar rindang di dalam kastil .
"Mau latihan lagi?".Ayumi yang bersemangat.
"Iya ,biar ratu kecil ini bisa secepatnya menjadi ratu besar ."Ucap Obito di barengi dengan senyum hangatnya.
++++++
"Astaga akhirnya bisa kembali ke kastil dan tidur."Ucap Rendy sangat bersemangat gembira .Karena misinya telah usai dan ia bisa kembali lagi ke Kastil .Begitu juga dengan Nagato dan Nina.
Ninami atau Nina.Perempuan berusia 26 tahun .Perempuan penguna elemen Air dan Cakra manipulasi lawan(hipnotis) .Juga sensor melacak keberadaan musuh .
Berugkkk..... Memukul belakang kepala Rendy."Aaduh ."Ujar
"Belum sampai be***go ."Ujar Nagato .
"Aduhh....sudah cukup berhenti dari awal menjalani misi sampai akhir kalian berdua bertengkar terus .Serangan mental ku ."Nina yang langsung berlalu lebih dulu meninggalkan dua makhluk resek ini .
__ADS_1