King Of Blood

King Of Blood
Eps.83 Rocky hilang


__ADS_3

Singkat cerita setelah bertemu dengan ayahnya untuk ke dua kalinya. Sejak malam itu lewat Sendy sudah tidak pernah lagi bertemu dengan ayahnya. Bahkan untuk berkomunikasi mengunakan ponsel pun tidak pernah sama sekali.


Oi!!Perlu kalian ketahui jika di zaman nya Sendy sudah mulai berkembang beberapa jenis alat modern, contohnya seperti ponsel. Namun masih beberapa orang saja yang mengunakan ponsel. Di kala di zaman ini orang-orang masih suka mengobrol tatap muka secara langsung dari pada mengunakan ponsel. Yang di zaman ini masih sangat rentan pembajakan bio data pribadi. Itu di karena pendaftaran mengunakan ponsel memakai bio data pribadi. Dan keamanan soal privasi pribadi masih belum cukup baik. Untuk melawan para jenius dunia hitam yang semakin meraja rela.


Next.....


Keempat anak laki-laki seumur tengah berjalan beriringan. Masih dengan seragam sekolah yang keduanya kenakan. Keempat anak laki-laki ini tengah dalam perjalanan pulang kekediaman rumah nya. Di kala jam pelajaran di sekolah telah berakhir.


Ia yang berjalan beriringan dengan Sendy di belakang Rocky dan Leo,"Tidak ada rencana main bentar".Viktor membuka obrolan di tengah keheningan ketiga temannya.


"Ada",semangat Rocky."Lapang biasa yok main bola".Mengangkat bola sepak yang semenjak tadi dalam rangkulan tangannya.


"Gasss".Saut Viktor bersemangat luar biasa. Jauh berbeda dari Sendy dan Leo.


Next....


Singkat cerita keempat anak ini sudah ada di lapangan sepak bola pinggir kota. Setelah suit untuk menentukan siapa anggota setimnya. Tim Rocky, Leo, dan tim Viktor, Sendy pun mulai bermain.


Mendapatkan umpan bola dari Leo Brumm...menahan bola dengan dada nya. Rocky bersiap melakukan tendangan kuat untuk membobol gawang lawan. Sepp.....Sendy tiba-tiba saja datang dari arah lain menahan tendangan Rocky.


Melihat gagal mencetak gol,"Sial anjing".


Pertandingan ini terus berlanjut sampai menjelang sore hari atau kurang lebih sudah hampir malam. Melihat tidak kunjung di akhir Sendy yang akhirnya mengakhiri pertandingan ini.


"Sudah selesai, lebih baik kita semua pulang sebelum ratu rumah mencincang tubuh kalian".


"Bunda ku".Rocky bergegas merai kemeja sekolah nya untuk ia buru-buru kenakan. Sebelum akhirnya berlalu pergi lebih dulu meninggalkan Sendy yang masih sangat santuy merapikan seragam sekolah nya yang berantakan ia kenakan.

__ADS_1


"Gila Rocky setakut itu ternyata sama ibu nya"Leo mengambil tas nya sekolah miliknya yang tergeletak di atas rerumputan.


Ucapan sederhana nya tidak mendapatkan respon dari dua gunung es yang saat ini bersamaan nya.


"Astaga, yok pulang Leo"ajak Viktor berlalu lebih dulu. Namun kedua temannya, Leo dan Sendy justru menanggapi dengan santai. Bahkan saat menyusul jalan nya Viktor yang sudah pergi jauh lebih dulu.


"Besok masuk tidak",gumam Leo yang masih dapat di dengar Sendy.


"Tidak".


"Ujian harian tiga mapel".


"Nyusul".


"Ehmm".


"Hem".


+++++++


Rocky berlari terburu-buru agar lekas sampai di rumah lebih dulu. Karena sangat menakutkan jika ibunya mencari dirinya untuk makan malam. Dan dirinya masih belum ada di rumah.


Namun serangan tiba-tiba datang melukai tubuh nya. Sampai membentur dinding pagar rumah jalanan ini sampai retak. Sekali serangan kuat itu membuat Rocky langsung tidak sadarkan diri.


Singkat cerita sampailah Sendy di kediaman rumah nya. Tepat saat makan malam. Namun yang Sendy pikir anggota keluarga tengah makan malam di ruang makan. Sungguh sangat salah. Karena baru saja ia memasuki rumah, ia sudah di sambut langsung oleh Rendy yang sama sekali tidak pernah di lakukan.


Terfokus pada Paman nya yang saat ini sudah terfokus menatap nya tajam,"Dari mana?Dan di mana Rocky kenapa tidak pulang bersama?".

__ADS_1


Tetap terlihat setenang mungkin,"Ky mengajak ku main bola di lapangan pinggir kota. Selesai main dia pulang lebih dulu meninggalkan ku. Aku pikir dia sudah sampai rumah lebih dulu dari ku".


"Ky belum pulang".


"Eh". Ekspresi wajah tercengang.


++++++


Mendapati putra hilang. Rendy langsung mengerahkan anak buah nya untuk berpencar mencari keberadaan putra sulungnya. Ia bahkan sampai mengerahkan pasukan khusus untuk mecari keberadaan putranya. Sementara ia sendiri juga langsung ikut turun tangan untuk mencari keberadaan putranya. Dengan mengunakan kekuatan kabut yang berkembum-bum tinggi mengelilingi seluruh kota untuk mencari langsung keberadaan putranya dengan merasa energi kehidupan milik putranya. Ataupun untuk merasakan keberadaan musuh jika pun ada penyusup.


Sella duduk menenangkan Rachel yang semenjak tadi sangat mencemaskan keadaan putranya. Tidak biasanya Rocky pergi tanpa izin, sekali pun pergi tidak mungkin akan selama ini.


"Rocky akan segera pulang dan dia akan baik-baik saja"Sella menenangkan Rachel."Mustahil anak mu ada yang melukai, ibunya saja semenakut itu kalau marah apa lagi anaknya".


"Dia terlahir di keluarga pemimpin kemungkinan besar itu bisa terjadi".


"Dasar be**go!".Umpat Sella."Jika kau bicara seperti itu sama dengan kau tidak pernah mempercayai putra mu. Kau tidak percaya kalau dia sudah berkembang kuat seperti mu".


"Sudahlah lebih baik kau tenang kan diri mu, berdoa saja semoga Rendy dan Dani secepatnya menemukan Rocky dalam keadaan baik-baik saja".


++++++


Jedokk....pyarrr..... gumpalan batu terbungkus kertas membentur pintu kaca balkon rumah Sendy cukup kuat. Sampai meninggalkan bekas retakan besar di sana.


Selepas membuka pintu kaca ini, ia mengambil batu tadi. Mengambil kertas yang berisikan pesan.


Rocky sangat membutuhkan bantuan mu. Pergi keluar berbatasan kota utara. Pergi seorang diri jika kau masih sangat menginginkan sepupu mu tetap hidup.

__ADS_1


__ADS_2