King Of Blood

King Of Blood
Eps.99 Serangan vampir


__ADS_3

Tepat di malam hari berikutnya. Akhirnya Sendy sampai kembali di desa ini. Sendy bergerak sangat hati-hati saat sudah dalam perjalanan masuk lebih dalam ke dalam desa. Agar ia bisa lebih dekat lagi dengan kastil megah yang berdiri di tengah desa.


"Manusia",seseorang laki-laki yang keluar dari balik kegelapan malam mendekati Sendy."Mencari teman mu?".


"Di mana dia?",Sendy terfokus menatap dingin lama bicara nya.


"Beri aku darah mu aku akan mengembalikan teman mu",seseorang berjas hitam rapi ini adalah seorang pria vampir."Jika tidak jangan harap kau bisa bertemu dengan teman mu lagi".


Masih dengan gelagat tenang berdiri di tempat awal,"Kau mengancam ku",ucap Sendy.


Ia berjalan mendekat dengan tangan kanan yang sudah mengeluarkan cahaya biru elemen petir berubah panjang tajam.


Tanpa menghentikan langkah kakinya,"Mau kau bunuh, mau kau habisi, mau kau potong-potong tubuh Rocky",kata nya menatap dingin lurus ke depan."Kau tetap harus mati di tangan ku".


Mengambil langkah mundur,"Hey minggir, minggir baji**ngan".


Pria vampir ini akhirnya mengeluarkan kekuatan nya. Ia menggerakkan benda mati di sekitar nya tanpa menyentuh secara langsung. Ia pergunakan benda mati itu sebagai senjata melawan Sendy yang semakin dekat dengannya.


Merusak dan mengangkat dinding rumah untuk ia lemparkan pada Sendy. Yang sekali lemparan nya langsung di hancurkan oleh Sendy dengan sekali ayunan Cakra petir nya.

__ADS_1


Pria vampir ini terkejut terdiam di tempat nya. Dinding besar saja tidak dapat menggores luka pada tubuh nya lalu bagiamana dengan usaha yang lain.


Tidak mau menyerah pria vampir terus saja mengerakkan apapun yang ada di sekitar nya untuk di lemparkan pada Sendy. Apapun itu tapi tidak ada yang berhasil melukai Sendy.


Bahkan setelah mata kanan Sendy bangkit ia semakin dekat dengan musuh. Sampai di titik terbaik Sendy berlari secepat kilat menusukan cakra petir nya tepat di jantung pria vampir.


Masih dengan tangan kanan yang menusuk tembus jantung pria di depannya,"Lain kali buat penawaran yang sedikit berbobot",nada bicara berat dingin Sendy menatap tajam pria vampir di depan. Sebelum akhirnya ia cabut paksa tangan menusuk jantung itu.


Tubuh nya langsung terhuyat kehilangan keseimbangan sebelum akhirnya terkulai lemah tidak sadar kan diri.


Namun tiba-tiba saja tubuh Sendy sedikit terangkat, tertarik paksa ke belakang. Jleppp....... pedang panjang telah menusuk tembus jantung Sendy. Menancap membuat tubuh Sendy terhenti di udara. Karena luka tusuk itu Sendy sampai memuntahkan cairan merah pekat dari dalam mulutnya.


Tidak menarik pedang yang tertancap, seseorang yang menusukkan pedang ini justru mendorong tubuh Sendy tanpa menyentuh secara langsung ke depan. Sampai tubuh Sendy terpental jauh terhenti di dekat jasad pria vampir tadi.


Seseorang pria berjubah hitam tubuh tinggi kekar berdiri jauh dari sana. Seseorang pria yang tengah menggenggam pedang berlumuran darah Sendy. Ia adalah raja Vampir, Vanjeo.


Vanjeo mengangkat pedang berlumuran untuk ia cium aroma segar darah manusia sebelum akhirnya ia jilat mengunakan lidah nya untuk merasakan rasa segarnya darah manusia.


"Pantas para iblis menantikan kematian mu, darah mu sangat lezat",kata Vanjeo menatap Sendy yang akhirnya bisa kembali berdiri."Dan kau masih sangat lugu".

__ADS_1


"Hahahhhahh ....cara menyembuhkan diri mu sendiri saja kau masih belum tahu".


"Dan sepertinya kau belum menjadi tanding ku",ujar nya melihat peluang besar dari Sendy yang sangat lemah setelah mendapatkan luka tusuk di jantung.


Sendy tidak dapat mati dengan semudah itu. Walaupun ia memiliki luka yang cukup serius. Itu di karena ada darah Ayumi mengalir dalam dirinya. Memiliki darah seorang monster dalam dirinya kecil kemungkinan untuk Sendy di bunuh dengan mudah. Walau pada akhirnya semua itu tetap saja tergantung pada pemilik kekuatan.


Dan Sendy yang belum sama sekali mengerti sepenuhnya tentang kekuatan dalam dirinya. Membuatnya sangat kesulitan seperti sekarang, pemulihan luka yang cukup dalam ini sangat membutuhkan waktu yang sangat lama. Juga menyakiti untuk tubuh pemilik nya.


Vanjeo yang telah meminum sedikit darah Sendy justru berbanding terbalik dengan keadaan Sendy. Ia memiliki kekuatan dua kali lebih kuat dari sebelumnya.


Mudah di buktikan dengan gerakan cepat Vanjeo yang sekilas tiba-tiba sudah berdiri di depan Sendy.


Mencengkeram kuat leher Sendy untuk membawanya ikut bersama dengan dirinya pergi dari tempat ini.


"Tunggu",seseorang yang tiba-tiba saja sudah menggenggam lengan tangan nya.


Menghentikan langkah kaki berpaling melihat ke belakang,"Bagaimana kau bisa lepas?",sepersekian detik."Sendy.... ",serunya bernada rendah menatap tajam perempuan vampir yang berhasil terlepas dari ikatan tali akar milik Sendy.


Tanpa rasa kasihan tangan Leo mencengkeram leher perempuan vampir ini, sampai tubuh ini terangkat ke atas.

__ADS_1


Perempuan vampir berusaha melawan dengan menggenggam kuat tangan mencengkeram leher nya. Dengan harapan kecil Leo akan melepaskan setelah ia menggenggam kuat tangan nya.


Sayangnya Leo yang memiliki tenaga lebih besar dari nya engan untuk melepaskan cengkraman tangan nya. Walaupun Leo sudah melihat betapa kesulitan nya perempuan vampir ini untuk bernafas. Apakah Leo berniat menghabisi perempuan vampir ini setelah apa yang baru saja ia ketahui tentang keadaan Sendy?Tidak pasti, tapi seperti Leo mempercayai nya.


__ADS_2