King Of Blood

King Of Blood
Eps.11 Cerita Klan


__ADS_3

Sementara itu ditempat Jovan dan Obito yang sudah berada didalam kamar peristirahatan yang pernah tempati Zikai .


Jovan melihat-lihat sekeliling kamar ,hingga dia melihat foto keluarga yang berukuran besar di pajang di dinding depan tempat tidur .


Melihat Jovan yang sangat memperhatikan foto keluarga ini."Itu foto keluargamu buka!?".Ucap Obito melihat foto itu ."....Kakak kamu juga punya foto dengan versi figuran kecil .Dia selalu menaruh didekat tempat tidur ."Sambungnya melangkah untuk duduk di kursi dekat jendela .


Jovan pun melangkah ke dekat tempat tidur kakaknya ,benar dimeja dekat tepat tidur terdapat foto keluarga kembali .


Jovan pun terduduk di tepi tempat tidur ,dengan raut wajah yang sangat pucat ,dan penuh dengan rasa bersalah .


Obito pun mulai menjelaskan dan menceritakan semuanya kepada Jovan .


Cerita sebelum tragedi pembantaian satu Klan Kuzumiyang terjadi.


Sudah menjelang malam ,namun Zikai masih didalam tempat pelatihan bela diri di desa Gordo .Desa yang saat ini ditempati oleh Klan nya .


Zikai berdiri ditengah-tengah tempat pelatihan ,dengan perhatian sedikit menundukkan kepalanya .Entah apa yang sedang membebani dirinya ,hingga terlihat jelas diraut wajahnya kalau ada sesuatu yang sangat ia takutkan saat ini.


Hingga datanglah seorang laki-laki setengah paru baya menghampiri dirinya ,laki-laki itu tak lain adalah ayahnya Tuan Rafli .


Melangkah mendekat kearah putranya ,dan menatap dengan raut wajah yang masih tenang."Ayah jangan memasang ekspresi seperti itu ."Ucap Zikai ."Aku jadi takut ,jika itu semua benar akan terjadi ."Lanjutnya menunduk kepalanya.


"Angkat wajahmu Zikai ,laki-laki tak pantas menundukkan kepalanya .Walau itu dalam keadaan sedih sekali pun ."Kata Tuan Rafli dengan tegas .


Zikai pun mengangkat perhatian wajahnya kembali ,menghadap kearah ayahnya .


Menepuk pundak putra pertamanya itu ."Lakukan ,karna ini sudah menjadi keputusan terbaik ayah sebagai pemimpin desa ."Katanya ."Pergilah. Ayah dan ibu akan menunggumu di rumah ."Lanjutnya .


*Zikai pun melangkah pergi dari ruang pelatihan masih dengan raut wajah yang sangat muram ,Lebih muram dari tadi .


Zikai berlalu untuk memulai melaksanakan perintah ayahnya ,yaitu membantai habis semua anggota klan nya* .Bukan perintah ayahnya, tapi ini memang sudah menjadi keputusan nya sendiri yang didukung oleh ayah nya.


Satu persatu orang-orang di desa ini dibunuh dengan brutal oleh Zikai. Hingga darah membasahi seluruh desa kecil itu ,dan tak terlihat kembali warna-warna lain selain warna merah menyalah .


Kenapa Tuan Rafli melakukan itu semua .Ya ,karna ada seseorang dari anggota Tuan Qin yang ingin menguasai dan merasuki pikiran semua anggota klan agar membantunya menghancurkan negara Kasia.


Dan membantu Tuan Qin ,untuk melaksanakan ritual segel karmanya.


Bagaimana tuan Qin tau semua itu?Masih dalam misteri!Namun ada salah seseorang berkata kalau ada orang dari klan Kuzumiyang yang membantu Tuan Qin .


Kembali ke cerita masa lalu .


Disaat desa sudah bersimbah darah itu lah Jovan kembali ke desa ,dan awal mula semua kesalahan pahaman itu terjadi .


Jovan tak mendengar percakapan apa yang dilakukan ayah dan ibunya kepada kakaknya sebelum kakaknya membunuh ayah dan ibunya .


Jovan hanya melihat ,kalau kakaknya telah menusuk jantung kedua orang tuanya dengan pedang ,dan menembak kepala kedua orang tuanya dengan pistol secara brutal .


Kembali ke dunia Nyata .


"Percakapan yang tidak kau dengar adalah......"Ucap Obito mulai menceritakan percakapan terakhir orang tua Jovan dengan kakaknya .


Kembali ke cerita masa lalu


Zikai yang sudah berdiri dibelakang kedua orang tuanya,menggenggam pedangnya dengan sangat bergetar takut .Zikai tak sanggup melakukan semuanya ,hingga ia juga tak sanggup membendung air matanya yang terus menetes membasahi wajahnya .


"Zikai ,tolong jaga adik mu ,jangan pernah sakiti dia ."Pesan Ibu Kuzu ,ibu Jovan yang sudah terduduk bertumpu membelakangi Zikai ."Kamu juga harus jaga kesehatan ,jangan pilih-pilih makan ,dan jangan pernah ikut-ikutan pergaulan orang yang salah .Kamu sudah dewasa ,kamu pasti bisa memahami semua. Ibu percaya kamu bisa ."Sambungnya .


"TEGAKKAN DIRIMU ZIKAI!Jangan menangisa .Putra ayah adalah laki-laki yang kuat".Kata Tuan Rafli yang di posisi sama seperti istri nya."Jadi laki-laki harus kuat ,dan siap menanggung semua bedan takdir kehidupan dipundaknya ."Lanjutnya .


"Takdir laki-laki itu memang berat ,dan kau harus tetap kuat."Kata Tuan Rafli."Lakukan dan jangan ragu .Dan ingat pesan ibumu ,juga pesan ayahmu ini .Jaga dirimu baik-baik ,dan jaga adikmu baik-baik ."


Air mata yang sudah bercucuran."Ma....maafkan aku ayah ,ibu Hikss...!!".Ucapnya sebelum mengayunkan pedangnya.


Weerrer.....Sett.......Clingg.......pedang itu menusuk kedua jantung,kedua orangtuanya .


Menatap tubuh kedua orang tuanya,dengan mengangkat pistol yang ia genggam.


Dorr......dorrrrr dua letusan peluru pistol meluncur tepat di kepala kedua orangtuanya.


Zikai menatap dengan raut wajah penuh rasa bersalah .Namun ia harus tetap tenang .Zikai pun mengelap air matanya ,dan melangkah keluar dari kamar orangtuanya menghampiri adiknya yang sudah tertelungkup lemas didepan pintu .


Berdiri di depan adiknya ."Belajarlah mengenal kebencian ,mulai hari ini...?Adik bodoh!."Ucapnya sebelum melangkah pergi meninggalkan adiknya .


Mulai sejak kejadian itu ,Jovan dan Zikai sudah tidak pernah bertemu kembali .Jovan memilih pergi ke kota ,dan Zikai setelah kejadian itu ,ia memilih untuk menetap di kastil Blood .Dan ikut bergabung diorganisasi YinYang .


Kembali ke Dunia Nyata.


Melangkah mendekat kearah lemari penyimpanan pakaian Zikai ."Dia pernah menaruh sebuah buku disini ,mungkin itu sangat berharga hingga aku tidak pernah diperbolehkan untuk melihat atau menyentuhnya ."Ucapnya dengan fokus mencari buku itu didalam lemari pakaian.


Setelah mencari-cari di dalam lemari pakaian."Akhirnya, ini dia bukunya ."Ucap Obitu memberikan buku itu kepada Jovan .


Jovan membaca isi tulisan dalam buku itu ,seketika wajahnya menjadi pucat .Jantung berdetak tidak peraturan ,Jovan menjatuhkan buku itu .Lalu ia ikut tersungkur dilantai ,Jovan tertelungkup dilantai dengan menggenggam dadanya yang teramat sangat sesak .


"Jov, Jovan bernafas lahh dengan berlahan ."Ucap Obito cemas ."Atur nafas kau dengan berlahan Jov ."Lanjutnya ikut terduduk mengeluh punggung Jovan .


Jovan tak dapat merespon apapun selain semua pikiran dalam ingatannya tentang semua masa lalunya yang terus berputar-putar dalam otaknya ,hingga rasa sakit itu muncul ."T-tidak ,t-idak k-kenapa?Kenapa semua ini?A-apa-apa yang telah aku lakukan ,t-tidak ,tidak mungkin ."Gumamnya meracau dengan perhatian kesadaran Jovan mulai memudar ,hingga pada akhirnya ia pun pingsan .


Obito yang cemas segera mengangkat badan lemas Jovan keatas tempat tidur .Selesai dengan itu ,Obito segera melangkah keluar untuk memanggil dokter kastil Blood .

__ADS_1


Di langkahnya ke ruangan dokter ,Obito berpapasan dengan Hanabi .Seorang wanita yang memiliki tugas sama seperti Obito ,yaitu seorang ninja mata-mata organisasi YinYang.


*Churippu Hanabi ,atau Hanabi .Perempuan cantik berambut biru tua pendek bergelombang ini ,berusia sekitar 27 tahunan .Perempuan ini juga salah satu anggota organisasi YinYang ,yang satu tim dengan Obito dan Nagato .*


"Ada apa Obito ?Kau terlihat buru-buru sekali ."Ucapnya .


"Apa kau bisa panggilkan Via ,ada orang pingsan dikamar Zikai .Jika sudah bertemu dengan Via segera bawa dia ke kamar Zikai ."Jelas Obito dengan melangkah pergi .


Melanjutkan langkahnya ."Jam segini Via masih ada di ruangannya emang ."Gumamnya .


Disisi lain ,Obito sudah sampai di ruangan tadi ia pertama kali bertemu Jovan .


"Jovan pingsan dikamar kakaknya ,mungkin dia mencoba melawan takdir ,dan tak mau menerima kenyataan ."Kata Obito .


Langsung beranjak dari tempat duduknya."Dimana kamarnya ,bawah aku ke sana ."Ucap Rendy dengan tegas .


Nagato ,Obito pun membawa Rendy ke kamar tidur Zikai .Dimana ada Jovan yang sedang pingsan di sana ,karna syok dengan semua kenyataan kebenarannya .


Setibanya dikamar ."Apa disini tidak ada dokter ?".Tanya cemas Rendy .


"Sebentar lagi dokternya pasti akan datang ."Saut Nagato .


Beberapa menit kemudian ,Via dan Hanabi datang ke kamar Zikai .Disaat sudah didalam Via langsung memeriksa keadaan Jovan .


Selesai memeriksa keadaan Jovan ."Dia hanya syok ,mungkin karna dia mencoba menolak sesuatu kenyataan ,kebenaran yang seharusnya diterima oleh hatinya ."Kata Via .


*Rihanna Felivia ,atau Via .Dia adalah seorang anggota organisasi YinYang bagian medis(pengobatan).*


"Kira-kira berapa lama dia akan pingsan seperti ini ?".Tanya Rendy .


"Sebentar lagi dia juga akan sadar ,tapi. "Kata Via ."Jika sampai nanti malam dia tidak sadar ,itu artinya dia mengalami mati suri .Karna menurut penglihatan medis ku ,semua organ tubuhnya berfungsi seperti sedang hibernasi .Itu memang aneh!Karna baru kali ini ada manusia yang dapat melakukan hal seperti ini .Tapi ,itu memang kenyataan kalau dia sedang mati suri .Dia tidur ,namun seperti orang mati ."Jelasnya .


"Itu artinya teman ku tidak akan sadar dengan cepat !!".Ujarnya sedikit kaget dan tak terima .


"Tidak akan .Tapi tenang saja mungkin beberapa hari lagi dia akan siuman ."Kata Via ."Kalau gitu aku permisi dulu ."Pamitnya melangkah pergi .


"Kau bisa menginap disini untuk beberapa hari Ren ,sampai Jovan benar-benar pulih ."Kata Obito .


Rendy hanya terdiam terduduk di samping ranjang Jovan .


"Baiklah aku akan pergi dulu ,jika kau butuh sesuatu minta saja ke penjaga disini. "Kata Obito .


"Kau mau kemana Obito ?".Tanya Nagato .


"Sekarang jadwal ku untuk patroli perbatasan negara ."Jawabnya .


"Gato, terimakasih bantuannya ."


Menengok kan kepalanya sedikit ,dan tersenyum manis .Sebelum melangkah kakinya kembali .


"Sebenarnya kebenaran macam apa yang membuat Jovan seperti ini ?".Tanya Rendy dengan perhatian yang masih memperhatikan raut wajah Jovan .


"Dia tidak bisa menerima fakta jika kakaknya membunuh kedua orang tua bukan karena disengaja ,melainkan karena paksaan. ."


"Tapi kau tenang saja ,sejak pertama kali bertemu Jovan .Aku tau pasti dia akan sembuh dengan cepat ."Lanjutnya .


"Semoga ."Saut Rendy raut wajah cemas .


+++++++++++++


++++++++


Ditempat Nagato .


Disisi lain Nagato telah menggantikan tugas Obito berpatroli di perbatasan negara .Nagato melangkah menghampiri Hanabi yang sudah menunggu didepan gerbang .


"Ko kau yang datang ,bukankah sekarang giliran Obito ".Kata Hanabi .


"Emang kenapa ,kau nggak mau patroli sama saya ?".Tanya ketus Nagato .


"Kalau ia kenapa ?".Tanya balik Hanabi dengan nada ngegas nya .


"Idih betina ,cerewet banget ."Sindir Nagato mulai melangkah .Namun sebelum melangkah jauh ,tiba-tiba satu kaki mencium pipi kiri Nagato dari arah belakang .Hingga Nagato tersungkur ketanah .


Dengan badan tertelungkup ."Apapun yang terjadi ,jangan pernah buat betina marah ."Ujarnya dengan muka penyesalan .


++++++++


Akhirnya tibalah Nagato dan Hanabi ,di hutan dekat perbatasan negara .Mereka berdua menghampiri salah satu orang yang sedang berjaga di tower keamanan .Selesai melihat semua keamanan yang sedikit membaik .Nagato dan Hanabi melangkah turun dari tower keamanan perbatasan .


Dibawa Hanabi dan Nagato ,dihampiri oleh seseorang yang akan bertugas menemani orang penjaga tower tadi .


"Ho!Hallo! Tuan Nagato ,dan Nona Hanabi yang bertugas sekarang."Ucapnya .


"Kau hebat ya ,sudah berhasil sejauh ini. "Puji Nagato kepada pria itu .


"Ini semua kan berkat dukungan dari kakak."Ucap pria itu ,sebut saja dia Uki .


*Ukinanaya ,atau Uki ,pria muda ini adalah penjaga tower keamanan perbatasan negara .*

__ADS_1


"Ahhh!!!Jadi insecure aku ."Ucap Nagato yang langsung mendapatkan sindiran dari Hanabi."Idih ,sok pro!!".Dengan memasang wajah malasnya .


"Perasaan ku ,kau selalu tak terima kalau aku dipuji-puji ,kau punya masalah apa sama aku ,Ha?".Tanya Ngegas Nagato .


"Diem kau ,ayo pergi tugas kita masih banyak bodo ."Ujar Hanabi melangkah pergi begitu saja .


"Lihat tuhh ,betina kalau marah tuhh, tidak mau salah ."Ucapnya yang langsung mendapatkan lemparan batu bata besar tempat di wajah Nagato .


Berukkkkk


Berdegup ngeri ."Maaf kak ,seperti aku harus pergi ."Ucap Uki langsung melangkah masuk kedalam tower dengan terburu-buru.


Sementara itu ,Nagato menahan rasa sakitnya karna batu bata yang mendarat di mukanya .Dengan menahan rasa sakit itu ,Nagato menyusul Hanabi yang masih terlihat tenang seperti belum pernah terjadi apa-apa.


Melangkah kan kakinya dengan sedikit menurunkan perhatiannya ."Apapun yang terjadi jangan pernah buat betina marah ."Batinnya.


Hingga tiba-tiba ada sebuah tembakkan peluru pistol hampir saja mengenai mereka berdua .


Dorrr.....dorr.......dor.......dorrr.....dor....


Namun ,dengan cepat Nanabi merubah tongkat yang ia bawa menjadi perisai untuk dirinya dan Nagato .Sehingga peluru itu tak sampai melukai mereka.


"Jangan ngelamun aja bodo!!!."Marah Hanabi kepada Nagato yang sembari tadi hilang konsterasi dalam bertugas.


Tongkat itu pun kembali seperti semula ,dan Hanabi melihat-lihat perhatian sekitar hutan ,untuk mencari dalang dari penyerangan dirinya dan Nagato.


"Itu dia ."Ujar Nagato yang langsung melangkah isi peluru pistol kearah orang yang menyerang dirinya dan Hanabi .


Dorrr....dorrrr......


Orang itu berhasil menghindarinya ,dan keluar dari balik pohon dengan tenang melangkah ketempat yang lebih terang .


"H!Dia seorang wanita ."Ujar Kaget Nagato. Sedikit menunduk perhatiannya ."Bakal mati aku kalau terus-terusan ketemu betina kek gini ."Gumamnya .


"Siapa kau ?".Tanya tegas Hanabi .


Tersenyum tipis."Bella ,Bella Otaktavia ."Ucapnya .Mengayunkan pedangnya ."Sudah lama sekali aku tidak melemaskan otot-otot tubuh ku ,tapi .Tapi aku tak ada waktu meladeni orang lembek kek kalian."Lanjutnya dengan melempar bola kecil ,yang ternyata bom sayap .


Bom itu meledak ,menghilangkan perhatian Nagato dan Hanabi .Hanabi dengan cekatan merubah tongkatnya menjadi kipas besar ,namun setelah kabut itu hilang Bella sudah tidak ada disana .


"Bodo ,dia hilang ."Ujar Hanabi kesal .


"Dia Bella kan tadi ."Ujar Nagato tak percaya dengan penampilan baru Bella. "Ko jadi gitu ,terlihat wauu dari pada kau ."Sambungnya langsung mendapatkan tatapan tajam dari Hanabi .


"Ahhh, t-tidak ,maksudku t-tidak ,anu ann."Ucap Gugup Nagato .


"Dahh ayo pergi ,kita harus segera melaporkan ini kepada Nona Mire ."Kata Hanabi melangkah mendahului Nagato .


Menunduk sedikit perhatiannya kembali."Betina itu sangat seram ."Gumamnya .



Penampilan baru Bella setelah hilang beberapa hari ,dan bertemu dengan orang misterius yang menyelamatkannya dari kematian ditangan Jovan .


++++++++++


Setibanya di kantor Nona Mire ,tempat dimana pemimpin Zaeim negara bekerja .


Berakkkk.........


Suara gebrakan tangan Nona Mire yang menggebrak meja kerjanya hingga dokumen-dokumen di atas meja berhamburan .Dan Sekretaris Nona Mire ,Nona Lili berdegup ngeri .


"N-nona ,Nona harus tenang."Ucap Nona Lili mencoba menenangkan Nona Mire dengan gugup .


*Lili Lin-lin ,atau nona Lili . Perempuan berkacamata bulat ini adalah sekertaris juru tulis Nona Mire .*


Disisi lain ,Nagato dan Hanabi masih dalam perjalanan ke ruangan Nona Mire. Setibanya didepan ruang kerja Nona Mire ,Nagato dan Hanabi mendengar suara Nona Mire yang sedang marah-marah.


Menggenggam pergelangan tangan Hanabi."Eh ,serius kita akan masuk ?".Tanya Nagato tak yakin .


Melepas dengan kasar."Kalau kau tak mau tunggu aja disini. "Ujar Hanabi mengetuk pintu kantor. "Nona ,ini Hanabi ,bolehkah saya masuk?".Tanya Hanabi.


"Masuk aja ."Ucap Nona Mire dengan suara beratnya ,kembali duduk di kursi kerjanya.


Hanabi pun membuka pintu ruang kerja Nona Mire dan melangkah masuk kedalam ruang keja yang disusul oleh Nagato.


"Bagaimana keadaan perbatasan ?".Tanya Nona Mire .


"Semua baik nona ,tapi tadi kita bertemu dengan Bella ."Kata Hanabi ."Penampilan juga berubah ,dia seperti lebih kuat dari kemarin."Sambungnya .


"Aaahhh!!!Sial masalah satu belum selesai ,masalah lain datang ."Ujar Nona Mire kesal marah campur aduk .


"Kami akan coba menyelidikinya kembali ."Kata Hanabi.


"Baiklah ,intinya kalian harus hati-hati .Jangan sampai negara lain tau ,kalau negara kita sedang genting .Karna jika itu terjadi ,maka negara lain akan semakin bersemangat untuk menguasai negara kita ."Jelas nona Mire ."Saya akan urus masalah Jovan dan Obito ,sementara itu saya akan serahkan seluruh keamanan perbatasan ke pada kalian .Jangan sampai ada mata-mata asing masuk kedalam negara kita ."Lanjutnya dengan ucapan tegas .


"Baik nona kami permisi dulu ."Kata Hanabi berlalu pergi meninggalkan ruang kerja Nona Mire bersama Nagato.


Setelah kepergian Nagato dan Hanabi ,nona Mire langsung beranjak dari tempat duduknya. "Cepat serahkan semua dokumen tentang keamanan negara ,dan setelah ini antar saya ke perpustakaan negara.Ada buku yang harus segera saya temukan segera ."Kata Nona Mire .

__ADS_1


__ADS_2