King Of Blood

King Of Blood
Eps.15 penampilan baru!!


__ADS_3

Obito dan Jovan yang sudah ada didalam ruangan pribadi paman Bondan .Paman Ali pun menceritakan semua yang sedang terjadi kepada mereka berdua .Lalu berkata."Jadi ada baiknya ,jika adik kamu segera belajar mengenali kekuatan sebenarnya yang ada dalam dirinya ."


"Aku akan berbicara dengan adik ku terlebih dahulu ."Kata Obito .


"Kenapa harus dia yang jadi korban?Kenapa tidak aku atau orang lain?".Saut Jovan bertanya dengan ekspresi wajah yang sangat tak dapat menerimanya .


"Seperti yang sudah aku jelaskan tadi ,Jov .Tidak sembarangan orang yang memiliki segel karma seperti itu, yang hanya bisa dimiliki oleh perempuan terpilih dari kan Osisiking saja. Sedangkan laki-laki sekuat apapun dari klan Osisiking tetap tak akan pernah mendapatkan pernah mempunyai segel karma itu .Karna hanya perempuan saja yang dapat terpilih oleh dewa."Jelas paman Ali .


"AKU BENCI INI SEMUA ,KENAPA DUNIA SELALU TAK ADIL!?."Bentak Jovan kesal .


"Sudahlah Jovan, biarkan saya sendiri yang sudah berjanji untuk terus melindungi adik ku .Walaupun aku harus mati."Kata Obito.


Bangkit dari tempat duduknya."Permisi."Pamitnya Jovan berlalu pergi .


Menatap kepergian Jovan."Dia sudah kehilangan banyak orang yang dia sayangi. Jadi maaf kalau sifatnya seperti itu ."Kata Paman Ali .


"Tidak papa Paman ,kalau gitu aku juga permisi ."Kata Obito beranjak pergi .


"Aku melihat ada takdir yang sangat besar ,yang akan digenggam anak itu ."Kata Paman Bondan .


"Siapa?".Tanya paman Ali penasaran.


"Murid kau ,Jovan ."


+++++++++++


Kembali ke Ayumi dan Rachel .


Hinata dan Hanabi menunggu Ayumi dan Rachel berganti pakaian dengan duduk santai di sova .


Sampai sesaat kemudian Ayumi keluar dari kamar mandi ,yang disusul oleh Rachel dengan pakaian yang sudah berbeda .



Ayumi terlihat imut dan manis dengan pakaian jaket berwarna biru ,dan celana birunya .Sementara itu Rachel terlihat feminim dengan pakek berwarna pink dan celana hitam pendeknya .


"Wahh Cantik sekali kalian."Puji Hanabi yang melihat dengan ekspresi yang sangat kagum .


"Pakaian kakak nyama sekali ,aku suka sekali .Terimakasih kak Hanabi ."Kata Yumi.


"Pakaian ini ,tipe pakaian favorit ku .Aku sangat suka sekali ,terimakasih kak Hinata ."Kata Rachel


Ayumi dan Rachel sangat suka dengan pakaian pemberian Hanabi dan Hinata .


"Sama-sama Ayumi ,Rachel .Kalau gitu aku dan Hinata mau keluar dulu ,kalian istirahat saja ."Kata Hanabi berlalu pergi.


Dengan melangkah ke pintu keluar kamar Ayumi dan Rachel ,Hanabi yang menggenggam lengan Hinata berkata."Senyum dikit Hinata ,apa kau tega mereka jadi salah faham gara-gara muka datar kau ."


"Aku sudah senyum."Jawab dingin Hinata.


Menepuk keningnya sendiri."Senyum apaan Hinata!?".Kata Hanabi melihat wajah Hinata yang selalu tanpa ekspresi sedikit pun .


Rachel yang mendengar percakapan singkat Hinata dan Hanabi ,berkata."Mereka lucu ya ,Yum ."dengan tertawa pelan .


Menyenggol pelan lengan ,Rachel."Isst jangan gitu Chel ."


"Hhhhhhh ,lucu Yum kek kita ."Ucap Rachel yang bersamaan dengan tawanya .


"Eh ,Chel Saya tinggal cari kakak saya, gakpapa kan ?".Tanya Ayumi sedikit ragu.


"Gakpapa Yum ,pergi sana .Aku mau tidur duluan ."Kata Rachel mendekat ketempat tidur .


"Hadehh tidur muluk ."Ucap Ayumi mengerutkan keningnya dengan berlalu pergi keluar kamar .Tak lupa sebelum Ayumi pergi ,dia menutup kembali pintu kamar .


++++++++++


Disisi lain ,di atap kastil Jovan yang sedang muram ,menatap langit malam yang tertutup awan gelap .


Terasa sangat gelap ,seperti apa yang akan Jovan alami .


Angin sepoy-sepoy juga menambah suasana malam yang terasa lumayan dingin disaat itu. Namun Jovan masih muram menatap ke bawah kastil sana ,entah apa yang sedang dia pikiran hingga sampai perhatian nya sekosong ini.


Sedangkan Ayumi yang masih belum tau dimana kamar kakaknya ,ia yang berpapasan dengan Nagato pun bertanya ."Kak boleh tanya ?".

__ADS_1


"Ehh!!iya tentu boleh Ayumi ,kau kan adik sahabat dekatku."Kata Nagato dengan senyumnya .


"Kamar kak Obito dimana Kak?".


"Tinggal lurus aja ,terus pintu yang menghadap ke barat itu kamar kakak kamu .Nanti kamu ketuk saja pintunya ."Jelas Nagato dengan menunjukkan arah jalan ke kamar kak Obito .


"Baik kak ,permisi. "Ayumi dengan berlalu pergi .


Melanjutkan lanjutkan langkahnya."Aku heran bagaimana Obito bisa punya adik semanis itu."gumamnya berlalu pergi.


++++++++++


Ayumi yang sudah sampai didepan kamar kakaknya ."Ini bener keknya ."Gumamnya ."Taulahh saya ketuk aja."Ucapnya dengan mengetuk pintu kamar kakaknya .


Tokk......tok ......tokk....


"Masuk."Suruh Obito yang masih didalam kamar tidurnya .


Ayumi pun membuka pintu kamar kakaknya dan melihat kakaknya yang sedang duduk di sova dengan fokus membaca buku .


"Ayumi ,kenapa belum tidur?".Tanya Obito kepada adiknya.


Tersenyum."Masih ingin ngobrol sama kakak ."Ucapnya.


"Baiklah ,sini duduk ."Kata Obito mempersilakan adiknya untuk duduk disampingnya .


"Mau ngobrol apa?".Tanya Obito.


"Soal ,kenapa kakak bisa selamat dari kecelakaan mobil saat itu?".


"Jadi ......"Kata Obito mulai bercerita.


++++++++


Kembali ke masa lalu .


Dimana saat itu Ayumi masih seorang anak kecil yang masih polos. Ayumi dan keluarganya saat itu masih menetap di desa kecil ,desa Here .Yang desanya terdekat dengan desa Gordo


Di suatu malam ,Ayah dan ibu Ayumi sibuk berkemas pakaian .Begitu juga kakaknya Obito ,sedangkan Ayumi yang masih kecil hanya bisa melihat kesibukan kedua orang tuanya dan kakaknya saat mengemasi barang-barang.


Sesaat kemudian Ayumi dan keluarga kecilnya yang sudah didalam mobil ,dengan ayahnya sebagai supir mobil itu pun memulai perjalanan.


"Ibu ,kita mau kemana ?".Tanya Ayumi yang masih dalam pangkuan ibunya.


"Pindah ke rumah yang lebih nyaman ."Kata Ibunya dengan senyum manisnya .


"Benarkah ,apa nanti saat di sana Ayumi bisa sekolah ?".Ayumi dengan raut wajah sumringah.


Mengelus lembut rambut kepala putrinya."Iya sayang ,tapi nanti di sana Ayumi janji dulu."


"Janji!!,janji apa bu?".


"Ayumi jangan pernah bilang ke siapa-siapa,kalau Ayumi anak dari keturunan klan Osisiking .Dan jangan pernah cerita siapa nama ibu dan ayah ."Jelas ibunya .


"Umm,emang kenapa Bu ?" .


"Karna Ayumi putri ayah yang paling spesial ,dan yang paling ayah sayangi ."Saut Ayah Ayumi yang fokus menyetir mobil .


"Dan tentunya ,adik terimut dan termanis ku dong ."Sambung Obito kakak Ayumi .


"Ayumi selalu di perilaku seperti ratu besar saja ."Ucap Ayumi dengan wajah merah merona imutnya .


Mencium pipi putrinya ."Kamu emang ratu kecil kami ,Ayumi ."Ucapnya .


+++++++++


Sesaat kemudian sampailah keluarga Ayumi di desa Welki .Tempat dimana rumah yang akan di tempati oleh keluarga Ayumi ,rumah itu tak terlalu jauh dari kota kecil yang bernama kota Jatika yang di kuasai oleh tuan Qin .Akan tetapi rumah itu sudah sangat strategis untuk Ayumi tinggali ,dan keluarga Ayumi juga bisa menyembunyikan Ayumi dari orang-orang jahat yang terus saja mengincar segel karma milik Ayumi.


++++++++++


Sudah dua minggu lebih keluarga Ayumi menepati rumah itu .Ayumi sendiri juga sudah mulai bersekolah disalah satu sekolah kecil di kota Jatika ,begitu juga kakak Ayumi .Obito yang juga sudah mulai melanjutkan sekolahnya yang sebentar lagi lulus dari SMA.


Ayumi juga sudah mulai mempunyai teman baru ,namanya Irma .Rumah Irma juga tak terlalu jauh dari rumah Ayumi ,sehingga terkadang Irma menyusul Ayumi kerumahnya untuk berangkat sekolah bersama .

__ADS_1


++++++++


Sampai di suatu malam ,ditengah badai hujan deras dengan kilat yang terus saja bergema menyambar-nyambar .Ayah ,ibu ,dan kakak Ayumi dengan raut wajah panik berpamitan dengan Ayumi .


"Ayah, ibu,dan kakak mau kemana?,kenapa Ayumi tidak boleh ikut?".Tanya Ayumi dengan polosnya .


Dengan menahan butiran air mata yang ingin mengalir ,Ibu Ayumi berkata ."Kami cuma pergi sebentar Ayumi ,kamu jaga rumah ya .Ayumi kan sudah besar ,pasti Ayumi sudah menjadi ratu kecil yang berani!!".Dengan berjongkok didepan putri kecilnya .


"Ratu kecil ayah tidak boleh takut ,ratu kecil ayah kan ratu yang sangat kuat ."Kata Ayah Ayumi yang sudah berjongkok dengan menggenggam kedua pundak putrinya."Ratu kecil Ayah kan sudah kelas satu SD ,jadi mulai besok saat ayah ,ibu,dan kak Obito pulang .Ayumi sudah harus jadi ratu kecil yang mandiri,kuat, dan pemberani seperti ibu ."Lanjutnya dengan tuturkan yang penuh kasih sayang .


"Lalu kenapa ibu dan kakak menangis?" .Tanya polos Ayumi memperhatikan raut wajah kakak dan ibunya yang terus saja berusaha keras menahan butiran air itu agar tak jatuh ,sehingga mata ibu dan kak Obito terlihat berkaca-kaca.


"Ibu dan kak menangis ,karna bangga melihat Ayumi yang sudah seperti ratu besar ."Jelas Ayah Ayumi ,yang sebenarnya berbohong.


Mencium kening putrinya ."Selamat malam ratu kecil ,mimpi indah ya."Kata Ayah .


"Jangan cengeng lagi,awas aja kalau nanti kakak kembali kamu masih cengeng."Kata Kak Obito .


"Ummm!!tidak ya .Ayumi itu sudah jadi ratu besar jadi Ayumi tidak akan menangis lagi ."Jelas Ayumi dengan raut wajah kesal ,namun terlihat imut .


"Umm,imut sekali putri bu.Yasudah ibu ,ayah,dan kakak akan berangkat dulu ya .Kamu jaga rumah ,nanti uang jajan dan sekolah ada di laci kamar ibu .Jika kamu butuh sesuatu."Kata Ibunya mengelus lembut rambut kepala putrinya.


Menganggukkan kepalanya."Iya bu ."Ucapnya dengan senyum manisnya .


Kedua orang tua dan kakak Ayumi pun berlalu pergi dengan mobilnya .Sedang Ayumi hanya terdiam di teras rumah memperhatikan kepergian Orangtuanya dan kakaknya dengan mengendarai mobil,dalam derasnya hujan badai saat itu .


Disaat mobil orangtuanya Ayumi tak terlihat lagi ,Ayumi melangkah masuk kedalam rumah dengan langkah kaki kecilnya .Ayumi juga tak lupa untuk mengunci pintu rumahnya .


++++++


Sedang kedua orang Tuan Ayumi menghentikan mobilnya di jalanan yang sepi .Ditepi jalan sepi itu sudah ada seorang anak laki-laki dari klan Osisiking yang sama dengan anggota keluarga Ayumi menunggu ditepi jalan tadi .


"Obito kau turun lah,seperti yang ayah katakan tadi .Tolong jaga adikmu walaupun kau tak bisa bertemu secara langsung dengan Adikmu setelah ini ."Kata Ayahnya .


Obito hanya terdiam dengan menurunkan perhatiannya .


"Obito Ayah dan ibu percaya kepada kamu ."Kata Ibu .


Obito pun membuka pintu mobil ,ditengah badan hujan itu Obito bertukar tempat dengan anak tadi .


"Tunggu ,Hans .Kenapa ,kenapa harus kau!?".Tanya Obito di derasnya hujan dengan melihat seorang didepannya yang ternyata adalah sahabat dekatnya sendiri .


"Kau jaga adikmu Obito ,sekarang yang tersisa dari klan Osisiking hanya kalian berdua ."Kata Hans ."Selamat tinggal ,Obito ."Lanjutnya masuk kedalam mobil .


Sementara itu didalam mobil Ibu Obito hanya bisa terdiam dengan terus saja berderai air mata ,ia sangat sedih karna harus meninggalkan kedua anaknya di dunia yang penuh dengan drama penderitaan ini.


Mobil itu pun kembali melaju meninggalkan Obito ditengah derasnya badai hujan .Sementara itu Obito hanya berdiri terpaku ditepi jalan sepi itu ,dengan melihat kepergian kedua orang tuanya bersama sahabat dekatnya .


+++++++++++


Setelah itu, paginya ada berita kalau ada satu keluarga mengalami kecelakaan mobil di kota Mosko .Dan berita itu sampai ditelinga Ayumi .Namun disaat Ayumi ingin mengunjungi jazad orang tuanya dan kakaknya .Ayumi tiba-tiba mendapatkan kabar dari rumah sakit kalau dirinya tak diperbolehkan datang .Kenapa!?Karna Obito sudah berjanji kepada kedua orang tuanya ,untuk tidak memberitahu adiknya kalau sebenarnya yang bersama kedua orang tuanya saat kecelakaan itu terjadi bukalah dirinya .Obito memalsukan identitas kematian ,dengan cara memalsukan nomer telfon rumah yang dihubungi oleh rumah sakit dimana yang telah merawat jazad kedua orang tuanya juga sahabat .Sehingga saat rumah sakit menghubungi ,bukan Ayumi yang menerima telfon melainkan seorang perempuan suruhan Obito.


Sementara itu ,Ayumi sendiri yang menerima telfon dari rumah sakit .Itu bukalah dari rumah sakit melainkan dari perempuan suruhan Obito untuk mengelabui adiknya. Ayumi yang saat itu masih belum terlalu mengerti apa-apa pun setuju saja ,dan dirinya hanya menghadiri pemakaman kedua orang tuanya dan kakaknya itu yang sebenarnya bukan kakaknya .


Sejak kejadian itu Obito sudah tak pernah bertemu adiknya lagi ,dia hanya sesekali memperhatikan adiknya dari jarak jauh .Sedangkan Ayumi sudah mulai menjalin hari-hari hidupnya di desa kecil itu seorang diri ,dengan berbekalkan uang yang ditinggal oleh kedua orang tuanya ,yang bisa cukup untuk membayar sekolahnya sampai dirinya lulus SMA jika dirinya tak boros .


+++++++++


kembali ke masa sekarang.


"Jadi waktu itu kakak suruh orang untuk memalsukan identitas kematian kakak ,dan yang ada didalam mobil saat itu bukan kakak melainkan kak Hans teman kakak ."Ayumi yang sedikit syok dengan penjelasan kakaknya .


"Lalu kenapa orang-orang itu menginginkan segel karma yang tak berguna ini?".


Menghembuskan nafasnya."Untuk mengendalikan manusia agar tunduk kepada perintah seseorang yang berhasil melakukan ritual segel karma dengan mengorbankan diri kamu ,Ayumi ."Jelas Obito.


"Artinya orang-orang itu sedang mencari ku saat ini ,dan oleh sebab itu juga kakak membawaku kemari ."


"Benar .Kakak mengajak kamu kesini untuk melindungi kamu ,dari orang-orang itu. "Kata Obito .


Ayumi pun menunduk perhatian."Berarti aku hanya beban ."Ucapnya lirih .


Obito pun mengelus rambut kepala adiknya .Ayumi yang menyadari mengangkat perhatiannya menghadap kakaknya ,yang sudah tersenyum manis kepadanya. Ayumi pun membulatkan bola mata jengkalnya .

__ADS_1


"Kamu sudah jadi ratu besar ,Ayumi .Jadi jangan menjadikan diri kamu sebagai beban lagi .Kakak janji mulai besok akan mengajari kamu bagaimana cara bertarung. "Ucapnya yang membuat Ayumi berderai air mata bahagia dan langsung memeluk erat kakaknya ."Kakak jangan tinggalkan Ayumi lagi ."Ucapnya dalam pelukan kakaknya.


"Tidak akan pernah ,kakak berjanji."Ucap Obito mengelus rambut adiknya yang masih dalan pelukan hangatnya .


__ADS_2