King Of Blood

King Of Blood
Eps.84 Bangkit milik Sendy


__ADS_3

Setelah mendapatkan surat itu. Dan membaca isi dalam surat misterius itu. Sendy sudah berkeinginan kuat hendak beranjak turun untuk meminta izin keluar rumah. Namun setelah melihat situasi yang semakin mendinginkan setelah hilang nya Rocky.


Sendy pun tetap pergi, Namun ia meninggalkan selembar kertas berisik pesan untuk ibu nya. Yang ia letakkan di depan pintu kamarnya dengan vas bunga ia taruh sebagai pemberat.


Ia nekat keluar rumah dengan meloncat dari atap kamar nya di lantai enam. Berhasil keluar Sendy secepatnya melanjutkan perjalanan dengan gerakan parkour meloncat dari atap rumah ke atap rumah lain. Tidak lupa dengan tetap berlari secepat mungkin.


Sampai akhir ia mendarat di daratan, ia semakin mempercepat larinya. Tanpa memperdulikan ramainya jalanan setapak waktu itu. Dalam pikirannya hanya ada ia harus segera di tempat tujuan nya. Di mana Rocky di sekap.


++++


Singkat cerita Sella berjalan naik ke lantai enam lorong kamar putranya. Ia mengetuk pintu kamar beberapa kali. Akan tetapi karena tidak kunjung mendapatkan jawaban. Sella pun langsung nyelonong masuk ke kamar.


Atensi matanya memperhatikan sekelilingnya ruangan yang sunyi sepi. Tanpa ada sosok penghuni kamar ini di sana. Sampai atensi matanya lihat lempar pesan yang tertindih vas bunga di depan nya.


Sella membungkuk sedikit mengambil lebar kertas bertuliskan pesan itu.


...Maaf Bu, aku pergi lebih dulu menyusul Rocky ke perbatasan Utara Kota. Ibu tidak perlu khawatir aku akan secepatnya kembali bersama dengan Rocky....


Sendy

__ADS_1


Selesai membaca detik itu juga. Sella bergegas keluar kamar putranya.


+++


Sendy sudah hampir sampai di perbatasan Utara Kota Kabut. Namun tiba-tiba saja dua orang menghadang jalannya. Membuat perjalanan harus tertunda.


"Keluar perbatasan terus lari lurus",beritahu dari salah satu seseorang misterius ini.


Mendengar itu Sendy bergegas melanjutkan perjalanan nya. Melewati kedua orang misterius itu yang ternyata tidak mengikuti nya.


Sementara Sendy melanjutkan perjalanan nya kembali. Sesaat setelah kepergian Sendy. Dua seseorang datang ke tempat Sendy di hadang.


Namun jauh berbeda dengan Sendy. Kedua orang yang membututi Sendy tidak di sambut ramah oleh dua orang misterius ini.


"Biar ku tanganin",dengan sekali hitungan


Brukkk......


Tubuh Sendy terpental jauh membentur pepohonan di belakang sampai hancur lebur karena ia tubruk.

__ADS_1


Di sana ia langsung terkulai melas. Namun di detik itu juga ia segera beranjak bangkit dari tempat nya jatuh.


"CK pantang menyerah seperti ibu nya",ucap pria ini. Sebut saja Jazki seseorang yang telah menjadikan Rocky sebagai sadran untuk menarik Sendy keluar dari kandang singa datang padanya.


Belum juga siap untuk menahan serangan lawan. Jazki sudah lebih dulu menarik tubuh Sendy seperti magnet ke arah nya. Di barengi dengan ia berkata,"Harus segera di selesaikan sebelum dua pengganggu sampai".


Sekuat apapun mencoba terlepas. Sendy tetap saja tidak bisa, seluruh tubuhnya seperti sudah membeku. Sampai akhir Jazki menghentikan membiarkan tubuh Sendy tetap terdiam berdiri terangkat di udara di depannya.


Di sinilah tangan Jazki mulai tergerak membentuk beberapa segel. Sampai akhir dua jari itu ia tempelkan di dada kiri Sendy.


Seketika itu baju yang di kenakan Sendy berlubang tepat di dada kiri itu. Sebelum akhirnya di susul oleh teriakan lantang dan kencang dari Sendy. Tepat saat dada kirinya mengeluarkan Cakra merah pekat darah bercahaya. Dan keluarnya membuat Sendy sangat-sangat kesakitan.


Tidak sampai di situ. Jazki justru semakin menekan kedua jarinya sebelum akhirnya ia lepaskan. Bersamaan dengan bercak tali segel yang mulai menjalar ke seluruh tubuh Sendy seperti tato tulisan kuno.


Teriakan Sendy semakin kencang sampai terdengar ke seluruh Kota. Cahaya merah kuat pekat lagi-lagi bermunculan mengelilingi tubuh Sendy. Bahkan sampai menjulang tinggi menusuk langit.


Berlahan-lahan tubuh nya yang terangkat ini turun, akan tetapi masih dengan berdiri di depan Jazki. Sayangnya untuk yang sekarang, seperti bukan lagi Sendy yang mengendalikan tubuhnya. Itu terlihat jelas dari bola mata Sendy yang berubah warna menjadi hitam pekat dengan titik hitam di tengahnya. Jangan lupakan juga dengan segel yang sudah rata menutupi sebagian tubuhnya.


__ADS_1


Sett....Tangan ini bergerak sangat secepat, secepat kilat mencengkeram leher Jazki. Sampai tubuh Jazki terangkat ke udara.


Sendy yang benar-benar bukan Sendy lagi,"Beraninya kau menganggu tidur ku",suara berat nang serak terdengar menggema sangat menakutkan.


__ADS_2