King Of Blood

King Of Blood
Eps.39 Logan Vs Hawaki


__ADS_3

Monster melawan monster. Itulah yang tengah terjadi antara Monster Logan penguasa mata air gunung Here. Dengan Monster Hawaki, monster perempuan haus darah yang kebal racun. Penguasa hutan merah.


Hhheee.......Raungan Logan,"Mau apa kau kemari?". Suara bergetar berat Logan.


"Sekedar mampir untuk mencicipi darah mu."Balas Nona Hawaki menggertak.


Logan langsung menyerang Hawaki tanpa aba-aba. Menyerang dengan brutal membuat Hawaki sedikit kewalahan. Namun bukan Hawaki namanya kalau tidak banyak strategi untuk bermain-main.


Next....


Menemukan sang pengendali,"Timur laut, lima musuh."Kata Jovan memberitahu kedua rekannya tentang apa yang ia lihat.


Ketiga orang ini langsung melesat pergi arah timur laut.


"Ada satu dan satu laki-laki musuh di depan. Aku serahkan dua orang itu kepada mu Hanabi."Kata Jovan yang di balas anggukan ringan Hanabi.


Sett.....benar dengan apa yang di katakan Jovan. Sebentar lagi akan di sambut dengan dua musuh.


"Kalian bisa pergi."Hinata yang sudah siap dengan senjata ninja nya.


Jovan langsung melesat pergi namun tidak. Ternyata Jovan mengeluarkan jurus pemanggil tiba-tiba. Jovan meninggalkan seekor hewan melatah, ular,"Bantu dia Tuan Yoshi."Katanya sebelum melesat cepat pergi.


Izanami yang awalnya tidak tega meninggalkan Hanabi. Langsung merubah ekspresi wajah dengan senyum tipis miring.


"Mari Nona."Ular yang kecil imut ini merubah bentuk tubuh menjadi lebih besar.


Hanabi mengangguk kepalanya,"Ayo kita selesaikan sekarang."Berlari menyerang.


"CK perempuan sangat merepotkan."


Pakk.....,"Gue juga perempuan anjing."

__ADS_1


Mengelus Surai rambut nya. Sementara perempuan rekannya sudah berlari menyerang Hanabi.


Tuan Yoshi langsung mengambil alih melindungi Hanabi secepat kilat. Dengan menyemburkan cairan racun.


Next.....


Jovan dan Izanami langsung di hadapan tiga orang musuh. Dengan satu orang yang paling mencolok. Terlihat seperti pemimpin mereka.


Izanami yang fokus pada satu orang,"Dia!".Ujarnya kaget dalam hati.


Sementara Jovan hanya fokus dengan ekspresi wajah datar nya,"Lepaskan mereka. Apa mau kalian menyumbat mata air?".


"Uang, dan melihat mereka menderita."Ucap sang pemimpi.


Aji sang pemimpin. Samuel dan Teguh rekan nya. Dan Panji juga Jenne yang tengah berkelahi dengan Hanabi.


Fokus pada Jovan,"Bunuh dia Samuel."Suruh Aji kepada rekannya.


"Mari bersenang."Samuel berlari secepat kilat sampai batu pijakan rentak.


Depp.......Duri di lengan Kanan Samuel sudah hampir membelah Jovan yang masih terdiam tenang tanpa perlawan. Mungkin Jovan benar-benar akan hancur jika saja Izanami tidak menahan serangan itu.


"CK ekspresi apa itu?". Izanami yang tersenyum miring jengkel melihat respon Jovan yang terlalu santuy.


Dekk....Bomm.....Brugkk.....Tubuh Samuel terpental punggung nya membentur batu besar sampai rentak.


"Urus mereka."Izanami sebelum berlari menyusul Samuel untuk mengurusnya.


Dan Jovan masih tetap tenang di tempat nya setelah nyawanya hampir melayang oleh Samuel si raja tombak ikan.


Next.....

__ADS_1


Hanabi terengah-engah mengatur nafas juga cakranya yang hampir terkuras habis. Monster ular Yoshi yang melihat itu berkata,"Serahkan yang terakhir ini kepada ku, jika Nona mengizinkan nya."


Hanabi yang sudah sangat lelah. Melawan kedua musuhnya yang seharusnya sudah tewas, akan tetapi tidak karena salah satu dari mereka memiliki kemampuan penyembuh yang sangat cepat .


"Iya, tapi biarkan aku tetap ikut membantu."Kata Hanabi yang tetap ingin ikut turun tangan.


"Kamu cukup duduk Nona."Seketika itu juga tubuh Yoshi setinggi ukuran tubuh Hanabi. Mengeluarkan cahaya biru yang terang bersama dengan asap putih.


Bumm.......Tubuh Yoshi berubah menjadi setinggi gunung. Dengan banyaknya kepala yang berlipat ganda.



Hanabi hanya duduk tenang di salah satu kepala ular ini."Anda seorang naga."Ujar Hanabi kaget.


Sudah mendapati Hanabi duduk dengan baik. Yoshi, sang monster ular mulai melampiaskan serangan kepada kedua musuhnya. Yang telah lihat hanya setitik debu bagi Yoshi.


Bahkan sudah memanggil hewan pemanggil pun tetap saja hewan itu tidak lebih besar dari sang raja ular gunung biru. Tuan Yoshi.


Next....


"Klan Kuzumiyang memang tidak bisa di remehkan."Kata Aji kagum dengan sikap tenang Jovan.


Namun tidak sampai di situ. Karena pada akhirnya rekan Aji mengeluarkan Cakra petir, akan tetapi Aji mengeluarkan tongkat Hitam nya,"Dia bukan tandingan mu Teguh."Kata Aji mengaliri tongkatnya dengan Cakra berwarna oranye menyalah menyinari tongkat hitam pekat ini.


Akan tetapi setelah itu tidak terjadi apapun,"Menunggu apa?".Tanya Jovan menyungging ekspresi wajah yang membuat lawannya kesal.


"Monster mu sudah kami urus."Kata Jovan bersamaan membangkitkan kekuatan mata kirinya,"Giliran ku waktu mu sudah habis sampai di sini."Jovan yang sudah mulai serius untuk segera mengakhiri perkelahian ini.


"Lenyap Lah."Jovan bergerak lincah menyerang kedua musuhnya secara brutal.


Depp.....Sett.....Shrettt...... Pertarungan yang luar biasa sampai meratakan hampir sebagian hutan. Begitu juga dengan Hanabi bersama Yoshi yang berubah menjadi monster ular raksasa.

__ADS_1


__ADS_2