King Of Blood

King Of Blood
Eps.23 Berlatih


__ADS_3

Sudah satu Minggu ini Ayumi menghabiskan banyak waktu untuk berlatih cara menggunakan kekuatan nya bersama kakak laki-laki nya .Menjadi tantangan tersendiri untuk Ayumi yang jadi sering kelahan. Bahkan karena terlalu memaksa diri ia sampai pingsan .


Walaupun gitu Ayumi tetap lanjut dan semangat berlatih. Karena ia yang sudah mengetahui bahwa dirinya menjadi incaran penjahat. Dan kenyataan tentang adanya monster di dalam dirinya .


Ayumi sempat tidak bisa menerima kenyataan pahit itu .Akan tetapi semua sudah terjadi .Tubuhnya terpilih sebagai wadah monster. Mau tidak mau ia harus berusaha lebih keras lagi untuk berlatih agar kekuatan terkutuk ini tidak jatuh ke tangan orang yang salah .Ataupun tidak mengambil alih


Next.....


Fokus melihat adiknya dari kejauhan yang tengah berlatih."AYUMI ISTIRAHAT."Teriak Obito kepada adiknya .


Melihat lawan bicaranya."IYA ."Ayumi berlari kecil menghampiri Obito.


"Kak Hinata."Seru Ayumi melihat kehadiran Hinata bersama kakak laki-laki nya .


"Kakak akan ada misi besok .Hinata akan menggantikan kakak menemani kamu berlatih .Karena di sini yang memiliki kesamaan kekuatan selain kakak hanya Hinata ."


"Apakah lama?".


"Lumayan .Namun kakak akan secepatnya kembali ,ada hadiah yang ingin kakak berikan kepada kamu saat kakak kembali nanti ."


"Ehem."


"Saya titip adik ku ."Fokus pada Hinata lawan bicaranya.


"Aku akan menjaga Ayumi dengan baik .Kamu tidak perlu terlalu khawatir meninggalkan nya lama ."Hinata menyungging senyum manisnya untuk pertama kali di depan seseorang .Kenapa disebut pertama kali?Karena selama ini ,baik ada suasana gembira atau suasana sedih .Ekspresi wajah Hinata selalu sama ,datar dan dingin .


Next.....


Obito langsung pergi saat itu juga untuk bersikap menjalankan misi besok .Kali ini Obito akan menjalankan misi seorang diri. Misi pribadi yang akan ia lakukan seorang diri.

__ADS_1


+++++


Pagi-pagi sekali .Obito sudah ada di ruang kerja Zaiem .Untuk mendapatkan penjelasan misi pribadi nya .


"Misi kamu memiliki resiko yang sangat besar .Kamu bisa saja merenggut nyawa saat menjalankan misi ini .Bahkan aku sendiri berpikir tidak seharusnya membiarkan kamu pergi .Namun selain kau dan adik mu .Hanya kau sudah bisa mengunakan segel kematian dengan sempurna."


"Kamu harus memastikan Bella benar-benar mati untuk kali ini . Karena Bella benar-benar sangat berbahaya untuk adik mu .Dia sudah di bekali kekuatan yang dapat membangkitkan kembali monster yang tersegel ."


"Baiklah aku permisi."Obito yang hendak berlalu meninggalkan ruang kerja pribadi Nona Mire.


"Kembalilah dengan selamat."


Obito hanya mengangguk ringan tanpa berpaling melihat nona Mire kembali .Selepas kepergian Obito .


"Nona Mire serius akan memberikan misi ini untuk Obito ?".Sekertaris Lili dengan ekspresi wajah khawatir nya .


"Hanya Obito yang dapat menyelesaikan misi ini .Sekuat apapun Zen ataupun Temari .Mereka berdua bisa ,akan tetapi mereka tidak memiliki segel kematian."


"Lili suasana negara ini tengah genting karena kakek-kakek brengsek itu .Jika aku menugaskan mereka berdua keluar sama saja memberikan ruang untuk kakek brengsek itu menyusun rencana untuk menyudutkan kita ."


Lili hanya manggut-manggut faham dengan penjelasan singkat Nona Mire katakan.


++++++


Bersandar di samping Sova kamar pribadi Obito .Sembaring memperhatikan Obito yang tengah mengemas beberapa barang perlengkapan."Apakah kau benar-benar akan pergi?Apa kau tega membuat adik mu kesepian untuk kedua kalinya?".


"Kau bahkan merahasiakan ini dari adik mu ."


Menenteng tas ransel yang akan ia bawa. Obito yang kini sudah fokus melihat lawan bicaranya."Tapi aku tidak ingin adikku mati karena segel itu .Aku ingin dia hidup lebih lama Nagato ,aku ingin dia mewujudkan semua impiannya, aku ingin dia menjalani hidup normal seperti teman-teman seusianya."Kata Obito dengan kedua manik mata berbinar menahan tangis .

__ADS_1


"Aku titip Ayumi ,jika aku tidak kembali. Tolong berikan kotak kayu yang aku simpan di dalam lemari."Pesan Obito sebelum berlalu pergi meninggalkan kamar tidur pribadi. Meninggalkan Nagato yang masih terdiam di sana ."Obito.....kembali dengan selamat. Jangan pergi tidak pamit seperti es balok yang satu itu ."Gumam pelan Nagato sembaring mengungkit Zikai .Salah satu sahabat yang telah tiada.


++++++


Di teras depan kastil yang menghadap langsung ke gerbang utama keluar kastil. "Kakak."Panggil Ayumi berlari kencang ke arah Obito .


Mungkin Ayumi takut terlambat bertemu dengan kakaknya yang akan pergi ."AWASS...". Obito bergerak secepat kilas menopang tubuh adiknya yang akan jatuh tersungkur.


"Wow."Ujar Ayumi membulat kedua manik hitamnya sempurna menatap ubin lantai kastil ini .


Membantu adik untuk berdiri dengan benar ."Hati-hati Ayumi. Kamu sudah besar ,jangan bertingkah kekanak-kanakan .Ingat kakak tidak selamanya bisa bersama kamu ."Nada suara Obito yang terdengar sangat serius nan tegas .


Ayumi menundukkan pandangan nya."Maaf kak ."


"Lain kali jangan di ulangi ."Kata Obito yang terdengar sangat tegas ."Aku akan pergi hari ini ."Menarik tangan kanan adiknya .Obito menggenggam tangan itu dengan kedua tangannya. Membuat Ayumi mendongak melihat dirinya ."Ratu kecil kakak sudah tumbuh dewasa ,oleh karena itu .Kakak percaya kalau ratu kecil ini sudah bisa menjaga diri sendiri ,juga melindungi orang-orang di sekitar."


Mengelus lembut sekilas Surai rambut kepala adiknya ."Kakak pamit ."


"Tunggu."Memberikan sesuatu di telapak tangan kakaknya."Bawa ini."


"Kalung?".


"Kak Obito lupa?".


Obito membuka kalung liontin berbentuk hati itu .Terlihat foto keluarga besarnya yang sudah lama sekali ia tidak melihat foto ini."Simpan ini agar kakak tidak kesepian selama menjalankan misi .Kan katanya misi kakak akan lama ,jadi bawa ini bersama dengan kakak."Kata Ayumi .


"Baiklah kakak akan simpan ini ."Obito sebisa mungkin menyungging senyum hangat.


Selesai dengan drama perpisahan. Kini Obito sudah mulai melangkahkan kakinya keluar gerbang kastil .Dan untuk pertama kalinya Obito menjalankan misinya tanpa mengenakan topeng perlengkapan anggota Yinyang.

__ADS_1


++++++++


__ADS_2