King Of Blood

King Of Blood
Eps.85 Kehancuran


__ADS_3

Segel kutukan yang seharusnya masih cukup kuat menahan kekuatan mengerikan dalam dirinya Sendy yang sudah ada sejak ia terlahir ke dunia tetap tenang tertidur. Justru harus rusak karena ulah manusia yang egois yang tidak pernah ada cukup dengan apa yang di miliki.


Sendy yang sudah sepenuhnya di kendalikan oleh kekuatan monster dalam dirinya. Ia bahkan baru saja melempar musuhnya layaknya seperti melempar sampah ke dalam tong. Sangat ringan dan mudah sekali.


Huaaahhhh..........Suara teriakan mengerikan monster berapi-api penuh kebencian ini. Yang kekuatannya menghempaskan seluruh pepohonan yang mengelilingi nya. Sampai menghasilkan waduk tandus.


Jazki bangkit kembali berdiri menyingkirkan satu pohon yang menindih tubuhnya. Berhasil berdiri dengan baik, ia segera melompat ke tengah waduk menghampiri monster yang tengah mengamuk-ngamuk di bawah sana.


Kekuatan monster yang memberikan banyak sekali perubahan pada fisik Sendy. Tubuh yang di keliling cahaya merah pekat terang, tato segel berwarna hitam yang menjalar ke seluruh tubuh, kedua manik mata yang berubah hitam pekat dengan manik mata berwarna merah menyalah, kulit tubuh berubah menjadi abu-abu, kuku-kuku yang tumbuh panjang-panjang hitam. Fisik seperti tubuh seorang monster iblis neraka.


Berdiri tidak terlalu jauh berhadapan dengan monster devil eyes,"Kau benci dengan ku?Kau mau menghancurkan ku?Mau membunuh ku?",Jazki yang ingin membuat monster ini semakin marah dan dan mengamuk."Ayo serang aku".


Benar saja belum baru saja selesai basa basi. Monster devil eyes langsung berteriak kencang di depan Jazki membuah tubuhnya terpental jauh sekali.


Belum selesai sampai di situ, monster devil eyes berlari secepat kilat menyusul Jazki. Hendak kembali memberikan serangan kepada Jazki.


Untungnya Jazki berhasil bangkit dengan cepat dari tempat jatuh, dan sigap menghindar.


Namun Stup....Brukkk...... Devil eyes ternyata berhasil menusuk tubuh Jazki seperti sate dengan tongkat iblis nya yang entah sejak kapan sudah berhasil ia keluar kan.

__ADS_1


Tongkat berlumuran darah yang menusuk manusia seperti sate itu. Devil eyes lemparkan seperti hewan sampai lepas dengan kasar dari tongkat nya.


Tubuh Jazki lagi-lagi terlempar yang kali ini cukup parah karena ada luka sobek menganga di perut nya. Di tempat tubu lemah ini berbaring, merah pekat mengalir dengan deras dengan cepat mengelilingi tubuh Jazki.


Di lain sisi cahaya merah pekat yang mengelilingi tubuh Sendy semakin terang, juga kuat. Muncul satu tanduk di kepala kanan nya. Tongkat yang ia genggam juga semakin bercahaya merah seperti tongkat lava panas.


Sudah sekarat Jazki tetap bisa kembali bangkit. Ia mengeluarkan Cakra elemen petir dari tangan kanan nya yang berlahan-lahan berubah menjadi pedagang petir besar.


Di sinilah Jazki mulai bergerak berlari ke arah monster devil eyes yang membelakangi dirinya. Sayangnya tanpa Jazki sadari monster devil eyes sudah menyadari ke datang.


Japkk..... Walaupun berhasil menusuk pedang di dada kiri monster devil eyes. Tetap saja yang namanya juga monster hanya dengan tusuk itu saja tidak akan membuat nya melemah dan mati.


Baru lah di sini tubuh Jazki di serang brutal oleh monster devil eyes. Di tendang sangat kuat sampai tubuhnya terpental jauh. Di susul secepat kilat oleh monster devil eyes di tusuk oleh perang petir nya sendiri. Lalu kembali memberikan tendangan yang jauh lebih kencang membuat tubuh Jazki terbang ke udara, di atas sana monster devil eyes kembali mendapatkan tendangan kuat sampai tubuh terpental sangat jauh sekali.


Monster devil eyes kembali menampakan kakinya di atas tanah. Memperhatikan sekelilingnya yang rusak parah. Sampai atensi matanya terhenti terfokus pada seseorang yang saat ini sudah berdiri mematung di pinggir waduk.


Sesosok itu berjalan turun, berlari menghampiri monster devil eyes. Tepat bersamaan dengan itu, monster yang awalnya berdiri gagah berani. Tiba-tiba berjongkok hormat menunduk kepala di depan sesosok itu.


Sesosok perempuan yang itu telah berdiri sangat dekat sekali dengan monster devil eyes,"Hentikan kekacauan mu".

__ADS_1


"Maafkan saya. Saya tidak bermaksud meyakinkan putra mu. Saya hanya ingin melindungi nya",ucap monster devil eyes bernada lembut.


"Iya, kau bisa beristirahat sekarang".


"Baik",seketika itu juga cahaya merah pekat terang yang mengelilingi tubuh Sendy berputar-putar kuat mengelilingi tubuh nya. Sebelum berangsur-angsur mereda tenang, yang hanya meninggalkan segel kutukan yang masih menjalar di tubuhnya. Menghilang nya kekuatan mengerikan itu membuat tubuh Sendy langsung ambruk. Dan Sella bergerak cepat menahan tubuh putranya.


Dani yang baru sampai segera bergerak cepat menghampiri istri dan anaknya di bawah sana.


"Sendy terluka?",sangat khawatir Dani berjongkok di dekat Sendy dan istri.


"Dia hanya pingsan kelelahan",kata Sella menenangkan khawatir suaminya."Kau gendongan Sendy agar bisa beristirahat di rumah".


Dani hanya membalas dengan anggukan ringan, mengambil alih menopang tubuh Sendy. Mengendong tubuh putranya di punggung nya.


Dalam perjalanan kembali ke kediaman Rendy,"Bagaimana keadaan Rocky?".


"Rocky terluka cukup parah".


Penjelasan singkat yang membuat Sella merasa sangat bersalah.

__ADS_1


Lalu bagaimana dengan Jazki?Dia berhasil selamat walaupun tubuhnya terluka sangat parah sekali di sekujur tubuh nya. Jazki di tolong oleh rekan nya yang masih selamat menjauh dari sana. Pergi ke kembali ke tempat yang aman untuk memulihkan luka-luka yang cukup parah Jazki.


__ADS_2