King Of Blood

King Of Blood
Eps.18 Perkelahian sengit


__ADS_3

"Sialan tua bangkak itu . Seenaknya saja menyuruh keluar malam-malam."Omel kesal Bella kepada Qin ,tua bangkak yang di sebut Bella .


Afusazi Willi ,atau Willi .Ia adalah pria yang menjemput Bella pertama kali untuk di antar ke Tuan Qin .Willi seorang tangan kanan kepercayaan Tuan Qin yang ke tiga .


"Hem."Dehem Willi seorang pria dingin .


+++++


"Sudah dekat ."Ucap Hanabi .


Disisilan."Bersiaplah. Ada yang datang."Ucap Willi menghentikan langkah. Akan tetapi belum juga berhenti. Settt......sebilah pisau kecil lewat dengan cepat di depan Willi dan Bella. Alhasil keduanya secepat mengambil langkah mundur berpencar .


"Ketemu lagi."Ucap Bella tersenyum manis pada Jovan .


"Kau pernah ketemu dengan dia?".Tanya Hanabi fokus melihat Jovan yang hanya terdiam membisu .


"Iya, dia orang yang melukai Rachel."Ucap Jovan tanpa mengalihkan fokusnya kepada Bella .


"Jihh.... untuk keli ini akan ku pastikan kau mati ."Bella yang berlari secepat mungkin ke arah Jovan .Untuk menyerang Jovan .


Karena itu Jovan akhirnya terpisah oleh Obito dan Hanabi .


Willi yang melihat itu ."CK."Umpat nya .


"Untuk apa Qin menginginkan segel kutukan itu?".Tanya Obito pada Willi .


"Entah .Bukan tugas saya ikut campur dengan urusan itu ."

__ADS_1


"Berarti kau tahu organisasi Taka itu?".Saut Hanabi .


Terdiam cukup lama ."Tidak ."Jawab singkat Willi .Mengambil ancang-ancang untuk menyerang ."Saya sudah buang-buang waktu cukup banyak di sini .Akan ku selesaikan secepatnya."


Sett......"Hanabi awas ."Pesan Obito yang sibuk menghindar dari serangan Willi .


Tingg....."Menangkis kunai yang mengalirkan energi petir milik Willi.


"Penguna energi petir."Batin Obito. Seketika Obito bersiap menyerang Obito untuk menyelamatkan Hanabi yang sudah sangat kerepotan menahan kunai milik Willi yang keluar energi lebih besar dari nya .


Bumm.......Serangan Obito menghancurkan tempat pijakan Willi .


Melihat tidak tepat sasaran serangannya .Obito memperhatikan sekitarnya. Mencari keberadaan Willi .


++++


"Jovan. Kau benar-benar merepotkan."Geram Bella bersiap menyerang Jovan kembali .


Bella mengeluarkan energi kekuatan nya .Mengalirkan nya kepada pedang senjata miliknya .Suttt......cahaya pink mengalir pada pedang ini .


Sett ......Bella berlari menyerang Jovan . Lagi-lagi Jovan menahan serangan Bella Dengan kunainya .Akan tetapi Durr......Kunai Jovan patah .Seketika itu juga Jovan segera menghindar mundur .


"Kekuatan jauh lebih kuat. CK."Umpat Batin Jovan sembaring berpikir untuk mengalahkan Bella .


"Bukan waktunya untuk berpikir."Bella kembali menyerang Jovan .Bummm...... Tanah-tanah tempat pijakan Jovan hancur lebur .


Sekali lagi .Bummm...... Menyadari Jovan hanya menghindari serangannya saja ."Rupanya kau ingin mati tanpa perlawanan."Ucap Bella kembali melontarkan serangan kepada Jovan .

__ADS_1


Suuttt......Bummmm...... Kekuatan milik Bella dan Jovan saling bertabrakan. Sehingga menciptakan ledakan yang sangat dahsyat. Angin akibat dari ledakan, sanggup merobohkan merusak pepohonan di sekitar nya .


"CK ."Umpat Bella ."Aku hampir melupakan kalau kau klan Kuzumiyang."Ucap Bella .Mengalirkan lebih banyak lagi energi ke senjatanya."Dan tidak akan ku biarkan kau hidup ."Sett......Bella berlari secepat kilas ke arah Jovan .


++++++


"Terimakasih Ayumi ."Ucap Hinata kepada Ayumi yang telah membantu nya merapikan kebun halaman luas kastil ini .


Menyungging senyum hangat."Iya.....Kak Hinata memiliki elemen air?".


"Air ,tanah, tanaman."Ucap Hinata .


"Pantas .Kak Hinata bisa menghidupkan tanaman yang mati itu ."Ayumi melihat tanaman yang awalnya mati .Namun saat ini kembali tumbuh subur .


"Bukankah kamu juga bisa melakukan?".Tanya Hinata kepada Ayumi.


Menunjukkan dirinya sendiri."Aku?".


"Obito belum mengajari mu apa-apa?".


"Belum sempat. Baru saja ingin mengajari kak Obito ada tugas ."Jelas singkat Ayumi muram .


"Bagaimana kalau aku ajarin?".


"Boleh."


Memberikan daun kering kepada Ayumi ."Ubah daun coklat ini menjadi hijau kembali ."Menaruhnya di telapak tangan Ayumi.

__ADS_1


"H?Gimana caranya?".Batin Ayumi fokus melihat daun kering ini.


__ADS_2