Kisah 20 Tahun Lalu

Kisah 20 Tahun Lalu
S2 - 4 - Kesekolah bersama Daddy Mommy


__ADS_3

Setelah jesselyn masuk ke kelas, Gladys langsung melangkah keluar area lingkungan sekolah sambil memesan taxi melalui ponselnya, tapi jonathan menarik ponsel dan lengannya ke mobilnya


"Lepasin, apaan sih, lepasin" gladys berusaha menepis tangan jonathan tapi tak berhasil , ia malah ditarik masuk ke mobil


"Jonathan wesley, apa maumu" mobil melaju "Ke JG Hotel" perintahnya


"Turunkan aku, aku banyak kerjaan. aku harus mengantar jeremy dan jericho ke sekolah 45 menit lagi, berhenti" teriak gladys marah


"Kembali ke mansion nyonya muda" perintah jonathan pada supirnya, supir segera berbalik arah menuju mansion gladys


"Turunkan aku disini, kau bekerjalah" perintah gladys tapi jonathan tak menanggapinya


"Kenapa dua putraku tidak sekolah bersama putriku? mereka bisa menjaga adiknya dari bulian" tanya nathan tanpa menoleh ke arah gladys


"Mereka selalu berkelahi jadi di keluarkan dari sekolah, sekarang mereka masuk ke sekolah khusus anak genius, mereka sudah kelas 1 SMA" jawab gladys ketus menatap ke jendela


jonathan bangga sekali mendengar kehebatan putranya "wow mereka sama denganku, selalu lompat kelas"


"jangan samakan putraku dengan pria tak berguna sepertimu"


nathan memejamkan mata dan menghembuskan nafas kasar mendengar ucapan kasar istrinya


mobil memasuki halaman mansion, gladys segera turun dengan cepat memasuki mansion "Double J cepatlah, kita akan terlambat" dua putranya menatap datar pada sang ibu dari sofa ruang tamu


"maaf.. mom telat" ucap gladys tak enak hati keduanya membawa ransel menuju pintu utama tapi keduanya langsung siaga meletakkan ibu mereka di belakang mereka


"Tuan Wesley, mundurlah, jangan ganggu ibuku atau aku tak sungkan lagi" ucap jericho dingin


"Daddy minta maaf, tadi kami baru mengantar jesselyn kesekolah . cepatlah sebelum kalian telat" ucap nathan sambil tersenyum . keduanya menatap gladys, gladys membelai kepala mereka


"Tuan Wesley, anda menghalangi kami, minggirlah kami hampir telat" perintah gladys


"Anda yang akan membuat telat kalau masih berdiri disana, aku hanya ingin mengantar anakku sekolah dan tak berkenan mereka di buli setelah kau membawa kabur anakku sejak mereka dalam kandungan" ucap nathan pedas membuat dua putranya menatap gladys tajam


"...." gladys


"cepat kalian hampir terlambat" nathan menarik lengan kecil istrinya masuk ke mobil, dua putranya terpaksa ikut masuk . nathan melirik logo sekolah di seragam putranya


"ke sekolah did deutsch" perintah nathan pada supirnya . supir segera melajukan mobilnya


tiba di sekolah nathan turun dan mengantar putranya sampai ke gerbang "Daddy akan menjemput kalian saat pulang nanti" keduanya hanya masuk ke kelas tanpa menoleh. teman mereka menatap kagum pada jonathan .


saat nathan kembali ke mobil, gladys sudah tidak di mobil. nathan menyeringai

__ADS_1


"nyonya muda turun dan berjalan ke gerbang Tuan Muda" lapor supir "Tak apa lima menit lagi dia akan kembali"


benar tak lama gladys kembali ke mobil jonathan "mana ponselku?" tanya gladys dari luar mobil. jonathan hanya diam saja melihat ke luar jendela . supir menahan tawanya


"jonathan wesley jangan menguji kesabaranku" teriak gladys tapi ponselnya di saku jonathan berdering. jonathan mengeluarkan ponselnya dan membaca nama pemanggil hanya angka 1 , jonathan mengangkatnya


"honey jeremy dan jericho sudah masuk kelas?" suara di seberang langsung bertanya saat ponsel tersambung. wajah nathan langsung suram gladys menyerbu masuk mobil merebut ponsel itu tapi nathan menghalanginya


"Maaf anda siapa? kenapa memanggil istriku gladys dengan sebutan honey?" tanya nathan dingin. orang diseberang terdiam


"Kami baru mengantar putra kami , mereka baru saja masuk kelas. ada keperluan apa dengan istriku?"


"Maaf bisa saya bicara dengan gladys?" tanya orang diseberang


"Gladys? anda seharusnya menyapanya nyonya muda wesley" gladys berusaha merebut ponselnya. karena kesal nathan langsung menekan panggilan video dan menarik tengkuk istrinya lalu mel -umat bibir mungil itu sehingga pemanggil diseberang bisa menonton kemesraan itu lalu memutuskan sambungan ponsel


"jonathan wesley apa kau gila? lepaskan aku. kembalikan ponselku" pekik gladys sambil memukuli dada suaminya


"Ke cafe depan sekolah nona muda kecil" perintah nathan sambil mengantongi ponsel istrinya. gladys terus mengumpat tapi akhirnya lelah. dia duduk diam melihat keluar jendela .


"siapa laki laki tadi"


"bukan urusanmu"


"ya dia kekasihku" jawab gladys. jonathan mengeratkan rahangnya tapi terlintas ide jahat di benaknya. ia diam diam menekan tombol rekaman di ponselnya


"apa kamu mencintai kekasihmu?"


"ya aku sangat mencintainya"


"kamu masih memiliki suami dan kamu menjalin hubungan dengan pria lain. apa kamu tau itu perselingkuhan?" tanya nathan tenang


"Jangan campuri urusanku"


"putuskan hubunganmu dengan kekasihmu, aku tak mau ibu putra putriku memiliki kekasih saat masih bersuami"


"Aku tak mau" jawba gladys


"kau mendesak mau menjalin hubungan dengan kekasihmu? apa kau memikirkan aku dan anak anakku?"


"Hentikan ikut campur urusanku jonathan wesley, aku mencintai kekasihku. begitu pula dengan nya"


"Siapa nama kekasihmu?"

__ADS_1


" harbone, dia asistenku "


"kuharap kau segera memutuskan hubunganmu dengannya. pikirkan perasaan anak anak kita. mereka sudah mengerti kehidupan"


"jangan ikut campur urusanku"


nathan menyeringai tipis lalu mematikan rekaman video ponselnya dan mobilnya . tak lama ia mengutak atik ponselnya dan mengirim video tadi ke emailnya


"turun, jesselyn segera pulang sekolah sebentar lagi" gladys terpaksa mengikutinya duduk di cafe dekat sekolah jesselyn


setengah jam nathan melirik jam tangannya, ia segera membayar minuman mereka dan berdiri "ayo jess keluar lima menit lagi" nathan melangkah menuju pintu kelas jesselyn


"Daddy, mommy" teriak jesselyn riang , ia menjulurkan dua tangannya , nathan langsung menggendong dan menciuminya di pintu kelas membuat semua mata menatapnya takjub


"Jesselyn apakah itu daddymu?" tanya seorang anak laki laki "Ya ini daddy dan mommyku. aku bukan anak haram seperti yang kamu dan ibumu bilang" jawab jesselyn. rahang nathan kembali mengetat


"siapa yang berani mengatakan putri daddy anak haram hum" tanyanya berat menatap tajam pada bocah laki laki itu . bocah itu ketakutan dan hampir menangis, bersamaan ia melihat ibunya tiba . ia memeluk ibunya lalu meraung


"kenapa sayang?" tanya ibu anak yang berpenampilan sangat glamour itu


"jesselyn punya daddy ma. huhuhuhu , daddynya tampan sekali" adu anak itu pada ibunya. sang ibu menatap nathan dan terkesima . nathan menatap tajam padanya


"apakah anda yang mengatakan putriku anak haram?" tanya nathan menatap tajam pada wanita itu


"ehm.. tidak. aku tak berkata begitu tuan, salam kenal tuan. suamiku adalah pemolik perusahan chilas corp, anda salah satu pemegang saham disana" jawab sang ibu. ia mengenali nathan, salah satu crazy rich eropa yang sangat kuat di bidang bisnis


"daddy , onty itu bohong. dia selalu mengatakan jess anak haram dan mommy wanita mu -rahan" protes jesselyn membuat wanita itu pias


"Aku adalah Jonathan wesley dan ini istriku gladys millano, putri dari harlene ravina millano dan gerald millano. bagaimana mungkin istriku wanita mu -rahan dan putriku anak haram? bahkan mengangkat sepatu istriku pun keluargamu tak pantas" ucap nathan pedas. gladys nenyembunyikan diri di belakang punggung kekar itu untuk menahan tawa. wanita itu langsung pias dan malu sekali


"selama ini aku sibuk bekerja sehingga istriku yang mengurus anak anakku. jadi jaga bahasamu pada keluargaku . ingat baik baik pesanku hari ini"


"Jess mau daddy menghukum mereka?"


gladys menyentuh lengan putrinya lalu menggeleng "tidak daddy, jangan hukum mereka, kita pulang saja ya" ajak jesselyn


"Hari ini kau beruntung , Ku ingatkan jangan mengganggu keluargaku kalau kau tak mau menjadi gembel besok pagi dan suamimu dipenjara" peringat nathan tegas , ia langsung meraih pinggang gladys dan membawa dua wanitanya menuju mobilnya. ibu itu menghembuskan nafas lega meskipun semua orang menggunjingnya


"Dad jess mau makan es krim, sebentar lagi kakak pulang, kita jemput kakak bersama ya setelah makan es krim"


"Apapun akan dad kabulkan" nathan mengecup pipi gembul gadis mungil yang duduk dipangkuannya


__ADS_1


__ADS_2