Kisah 20 Tahun Lalu

Kisah 20 Tahun Lalu
Bab 61 - Antisipasi Gerald


__ADS_3

Jam 09:45


Mansion Hansel


Gerald datang menjemput harlene , setelah berpamitan pada hansel dan ana. gerald menggandeng harlene menuju kursi penumpang bagian depan. lalu berputar ke kursi pengemudi dan mengemudi kembali ke hotel dimana keluarganya berada


Sepanjang perjalanan harlene hanya diam. sesekali menanggapi pertanyaan gerald dengan singkat. hati gerald berdenyut melihat sikap gadisnya yang telah berubah sejak tadi malam


"Sayang mau melanjutkan kuliah di philadelphia? tak mau di torronto?" tanya gerald


"Opa sudah bilang di philadelphia kak" jawab harlene singkat


"Kalau di torronto, kamu bisa bantu perusahaan kakak, lagipula mansion uncle regan masih kosong di torronto. coba pertimbangkan lagi ya" pinta gerald


"iya kak" jawabnya singkat . gerald menghembuskan nafas berat


saat tiba di hotel, setelah menyapa opa, papi, mami gerald. akhirnya mereka pamitan. gerald mengantar dua wanitanya ke mall. harlene menolak ketika aretha dan gerald mau membelikannya sesuatu, mereka melihat harlene tak nyaman , mereka pun berhenti menawarkan.


sebenarnya keduanya tau harlene tak suka belanja. aretha akhirnya berhenti di toko penjual pita rambut dan membeli banyak ikat rambut buat harlene. setelah gerald membayar mereka segera menuju steak house seperti kebiasaan harlene sejak kecil kalau ke mall bersama regine. menurut regine mereka hanya melihat lihat tanpa belanja selain ikat rambut. berakhir makan dan membeli es krim


bagaimana gerald dan aretha tau? tiga tahun lalu sejak gerald melamar avina. raymond menjalin komunikasi dan hubungan bisnis dengan hansen, mereka menjadi saling kenal dan lebih dekat setelah itu. kalau aretha menjadi dekat dengan regine karena mereka calon besanan, mereka juga sering bertemu di beberapa negara dalam acara pesta atau pertemuan dari undangan relasi bisnis mereka. jadi sering berbincang dan sangat nyambung.

__ADS_1


sementara gerald, sejak dia melamar avina. tiap enam bulan sekali gerald akan mengunjungi avina dan menginap seminggu di mansion hansel. kadang ada acara bisnis di jakarta, gerald juga tinggal di mansion hansel. gerald menciptakan komunikasi perlahan dengan harlene sejak tiga tahun lalu. mulai memberi perhatian kecil tiap jam makan. sampai mereka bisa ngobrol. harlene kadang berbincang tentang masalah dalam bisnis yang sedang dia kerjakan. gerald memberikab refresh agar harlene bisa lebih relax


gerald juga pria yang bertanggung jawab. setiap bulan ia tetap mengirimkan uang bulanan cukup besar untuk harlene, sebagai biaya home schooling, dan biaya hidup harlene. berulang kali hansel melarangnya. berulang kali pula gerald menjelaskan bahwa itu bukan sebuah patokan memaksakan ikatan tapi bentuk tanggung jawabnya sebagai seorang calon suami meskipun kelak kalau harlene menolaknya, ia akan lapang dada menerima keputusan harlene tanpa pembahasan tentang biaya hidup. akhirnya hansel memilih diam daripada berdebat dengan gerald


puas jalan jalan. gerald mengantar ibunya pulang ke hotel lalu mengantar harlene ke mansion. diperjalanan harlene masih banyak diam menatap keluar jendela


"Sayang.. kenapa diam saja?" tanya gerald sendu. dia sudah kehabisan akal bicara dengan harlene yang menganggapnya orang asing sejak tadi malam


"Kak.. avina minta maaf ya sudah jahat sama kakak sejak tadi malam. avina menyesal uda marah sama kakak"


gerald tersenyum sambil mengusap kepala harlene penuh kasih sayang "kakak yang minta maaf sayang. mau kan maafin kakak. kakak janji ga akan bersuara tinggi pada avina lagi"


"kak.."


"Kita berteman biasa saja ya" pinta harlene. gerald langsung menepikan mobilnya dan menatap harlene dengan intens. hatinya sedih dan kacau . harlene melepas kalungnya dan mengembalikan pada gerald


"Kenapa? avina tega ninggalin kakak? kakak sudah minta maaf sayang. jangan seperti ini. kakak bahkan tak tau caranya hidup kalau tidak ada avina. please" mohon gerald "jangan pernah ucapkan perpisahan lagi ya"


"Avina merasa ga pantas buat kakak. kakak seorang pengusaha sukses. banyak wanita seusia kakak lebih cocok mendampingi kakak. daripada avina yang tak ada apa apanya ini"


"Stttt jangan bicara lagi. kakak bisa sukses karena avina tujuan kakak untuk hidup. kakak sedang menepati janji kakak pada keluarga avina yaitu memantaskan diri buat avina. kalau tak ada avina mungkin kakak tak akan seperti sekarang. jangan katakan perpisahan lagi ya sayang"

__ADS_1


"Iya kak. kalau kakak lelah dengan sikap kanak kanak avina. kakak bicara ya. avina gapapa mundur asal kakak jangan sakiti avina"


"Ga ada kejadian seperti itu. hanya avina yang akan kakak nikahi satu satunya wanita selain mami yang kakak cintai" harlene mengangguk . gerald menghembuskan nafas lega .


"jangan pernah lepaskan lagi ya sayang" perintah gerald tegas dengan nada pelan saat ia mengalungkan kembali kalung lamarannya ke leher harlene. harlene mengangguk , gerald pun melajukan mobilnya ke mansion hansel. tiba di mansion ia menemui hansel


"Opa.. ijinkan gerald bicara secara empat mata boleh?" tanya gerald. hansel mengangguk dan mengajak gerald ke ruang kerjanya


"Opa ijinkan avina kuliah di torronto. gerald punya mansion disana. bisa opa oma dan avina pergunakan. kalau tidak berkenan bisa tinggal di mansion uncle regan juga. tapi gerald mohon biarlah avina kuliah di torronto jangan di philadelphia. kalau opa setuju gerald akan mengurus semua dokumen study avina"


"Perusahaan gerald juga butuh bantuan avina agar tidak kemasukan tikus liar opa. please" gerald memohon pada hansel. hansel berpikir sesaat


"Baiklah. Carikan universitas terbaik buat avina ya. bulan depan kami tiba. kami tinggal di mansion uncle regan"


"Baik opa. sungguh terima kasih banyak opa" ucap gerald sambil membungkuk dihadapan hansel. hansel merangkulnya


"sudah malam , kembalilah. besok masih harus pulang ke torronto" akhirnya gerald berpamitan


Gerald adalah pengusaha muda nomor satu terkaya di canada. dia merantau dari mexico menuju ottawa canada seorang diri menahlukkan canada. sekarang setelah enam tahun anak cabang perusahaannya berada di berbagai kota yang tersebar di seluruh canada. gerald masuk nominasi top ten crazy rich dunia tanpa membawa nama keluarganya


mengingat asal hansel adalah new york dan masih ada haekal di new york. demi membuat hansel mengabulkan permintaannya ia bersedia memindahkan pusat perusahaannya ke torronto agar tak terlalu jauh dari amerika - new york.

__ADS_1


setelah ada kesepakatan antara gerald dengan hansel. gerald pun berpamitan pada hansel dan ana kembali ke hotel HW dimana orangtuanya berada. esoknya gerald pulang mengurus dokumen study dan visa harlene , opa oma nya dan team kerja harlene yang dia boyong ke kanada.



__ADS_2