
Sabtu pagi
"Kalian mau kemana habis sarapan?" tanya regine pada 3G
"Papa bilang mau bawa ke G park, latihan trail dan mini GP oma" jawab gallen
G park adalah lahan 2 hektar yang sudah di jadikan gerald tempat latihan motor oleh 2G. Gladys juga belajar mobil mini jeep atau motor aki disana
"Hati hati ya, jangan suka balapan" pesan regine. "iya oma"
"Kamu kemana avina?"
"ruko ma" jawab harlene , gerald menatapnya datar
"kalian mau balapan, disana panas panasan nanti aku mimisan dan pingsan, aku juga tak mengerti motor dan mobil" ucap harlene datar
"Aku akan membeli box container untuk berteduhmu disana" ucap gerald
"Aku yang design ya" jawab harlene semangat, gerald mengangguk
Gerald mengantar harlene ke ruko lalu membawa tiga anaknya ke G Park untuk latihan motor mereka
"Papa bisa belikan mama mobil untuk latihan juga" kata gladys. "No.. nanti mama pergi pergi sendiri" tolak gerald
usai latihan, mereka segera membersihkan diri dengan pakaian yang di bawa di rumah, lalu ke ruko menjemput harlene makan siang di steak house
♡♡♡♡♡
enam minggu berlalu
Bangun tidur gerald muntah muntah sejak subuh. harlene sudah mengoles minyak kayu putih ke tubuhnya tapi tak juga mereda
sampai pagi mereka sarapan ke villa hansen, gerald kembali muntah muntah "papa bau sekali" protes gerald. hansen menatapnya datar
"panggil dokter obgyn pa" pinta regine pada suaminya . hansen memanggil dokter dan memeriksa harlene
"Selamat, nona muda hamil empat minggu, janinnya ada dua kantung. mereka sehat dan kuat" ucap sang dokter .
"Wow kembar lagi, awesome" teriak gerald bahagia. harlene langsung pucat
"Mana resepnya dan petunjuk kehamilan dokter?" tanya gerald antusias
dokter menyerahkan dua lembar kertas pada gerald, gerald sangat bahagia sekali. dia langsung memerintahkan anak buahnya untuk menebus resep
__ADS_1
"Kamu jangan kemana mana lagi. di rumah saja" perintah gerald . harlene hanya diam saja.
"Kenapa? kamu tak bahagia mengandung?" tanya gerald . harlene masih diam
"Aku akan menjagamu, tak mengulangi kesalahan masa lalu, Tuhan memberiku kesempatan kedua memperbaiki kesalahanku dimasa lalu" gerald memeluk istrinya dengan erat
"Aku ingin aborsi" pinta harlene. gerald terkejut sekaligus emosi. dia agak sensitive karena couvade syndrome
"Honey.. jangan menguji kesabaranku" ucapnya dingin. harlene hanya diam dan segera mengemasi alat kerjanya
"Mau kemana?"
"Ruko" jawab harlene singkat
"Aku tak mengijinkanmu bekerja" perintah gerald dingin
"Sungguh aku tak nyaman hidup bersamamu" ucap harlene sambil meneteskan airmata
"Honey... maafkan aku. jangan menangis please . baik katakan apa maumu" gerald memilih mengalah
"Aku mau semua berjalan seperti biasa"
"Baik tapi jam dua kamu harus pulang ke rumah, triplet akan dijemput papa mama atau papi mami" harlene mengangguk
"Tapi perusahaan sangat membutuhkanmu, pertimbangkan pagi ke kantor bersamaku, kau mau orang memakan hak anak anak? RV park bisa kamu urus dengan managemen" gerald coba menawar
"Baik. sekarang anak anak menunggu di bawah, kita ke G Park ya. kamu istirahat di G Home" harlene mengangguk setuju
G Home adalah rumah container yang di design harlene dan di bangun gerald buat harlene menemani anak anak mereka di hari week end. biasa sabtu mereka malah menginap disana
"Papi mami mau ikut ke G Park" gerald menunjukkan pesan orangtuanya
"Pakailah alphard. supaya muat semua" saran harlene. "papi bawa mobil sendiri. papa mama juga ikut katanya"
akhirnya dua keluarga itu berakhir pekan di G park "Opahan kenapa mama dan opa tak bisa mengemudi?" tanya gladys
"Dulu buyut hansel tak mengijinkan mama dan oma mengemudi karena terlalu sayang berlebihan jadi semua di larang" jawab hansen
"Berarti papa ga sayang gladys donk, makanya dikasih mengemudi" tanya gladys. membuat hansen bingung menjawab apa. regine menahan tawanya
"Gerald jawab pertanyaan anakmu, di internet tak ada jawabannya" omel hansen
"Tadinya papa tak mau mengajari gladys, tapi papa tidak mau di bilang pilih kasih. mengajak kakak latihan tapi tak mengajak gladys. jadi gapapa kalau papa di tuduh ga sayang gladys, yang penting papa sayang buktinya papa ga pilih kasih" jawab gerald. gladys mengangguk
__ADS_1
"gladys sudah bisa mengemudi?" tanya aretha pada harlene "Sudah mi.. papanya membelikan mobil mini untuknya" aretha mengangguk paham
"gerald mengajarkan anaknya supaya serba bisa" jawab raymond. hansen mengangguk setuju
"Hansen, bagaimana kalau kita beli tanah sebelah lima hektar untuk buat rumah container dan cafe mini. halaman bisa buat main anak anak" tawar raymond "Ayo" ajak hansen
"Sudah di beli gerald pah pih. itu lagi mau di pagar oleh gerald mau dijadikan arena balapan anak anak. mau nambah unit katanya. papa papi beli yang sisa dua hektar itu saja" tunjuk harlene
"Container ini akan di dorong ke tembok dalam ujung sana supaya ga ganggu anak anak , jadi ga akan halangi rucon papa papi"
"Baiklah" jawab raymond
dua jam berlalu, 4G itu berjalan menuju rucon. harlene langsung menyuguhkan jus sunkist buat keempatnya
"Mau makan bubur atau pizza?" tanya harlene. "pizza" jawab mereka. harlene meletakkan empat potong pizza di meja makan ..mereka segera melahapnya
"Papa papi mau beli sisa dua hektar tanah diujung itu" ucap harlene "mau buat rucon dan mini cafe buat nongkrong akhir pekan"
"Sudah punya kita, orangnya kemarin jual murah harus sepaket ga bisa lima hektar harus tujuh hektar karena takut tak laku sisanya. gerald beli lebih murah daripada harga uncle regan. bahkan dia yang maksa gerald beli tanahnya"
"Begini saja, tadinya setengah hektar akan gerald bangun rucon dan cafe buat usaha kak reinald dan kak yemima. biar sekalian gerald bangun sisa setengah hektarnya jadi cafe dan rucon papa papi untuk tongkrongan akhir pekan dengan rekan"
"Kedepannya gerald akan buat arena balap di lahan lima hektar itu. satu hektar akan gerald pakai sebagai showroom mobil motor balap anak anak import. kita sediakan bengkel service dan jual spare part serta arena modifikasi. juga menyewakan area parkir mobil mini"
"Anak sultan jawa timur pasti akan sangat menyukai mainan baru ini. masing masing akan menunjukkan kehebatan mereka dengan harga termahal"
"cafe papa papi pasti akan sangat ramai jadi tongkrongan opa oma cucu orang kaya"
gerald menerangkan panjang lebar pada dua ayahnya itu. "heh kamu ini duitin mainan anak anak"
"Gapapa mih, cuannya lumayan besar kalau begitu caranya" bela harlene semangat
"Iya cuannya memang besar, lumayan buat beli susu bayi gerald yang mau lahir ini" canda gerald sambil tertawa mengusap perut harlene
"memangnya papa ga ada duit beli susu dede bayi ya sampai jualan motor?" tanya gladys tiba tiba
"Jawab pertanyaan anakmu gerald" ledek raymond
"Iya sayang.. papa ga ada duit karena semua uang papa sudah dikasih ke mama. mama yang banyak uang papa yang ga punya uang. jadinya papa kerja terus supaya uang mama makin banyak. ini papa mau usaha jualan motor dan mobil. uangnya bisa di kasih ke mana untuk disimpan dan buat beli susu dede bayi. trus supaya gladys dan kakak G punya temen balapan, ga kesepian seperti sekarang"
"Berarti uang mama banyak ya pa? " tanya gladys
"Iya donk. uang mama paling banyak" terang gerald. gladys mengangguk
__ADS_1
"cuma kamu yang selalu bisa jawab pertanyaan gladys" ucap hansen, gerald tertawa