
Hansen mencoba memijat rere agar lebih tenang "Jangan banyak pikiran, semua akan berlalu" ucap hansen melihat wajah istrinya yang pucat, hansel sungguh merasa bersalah pada rere
"Sayang maafin dad terlalu sayang triplet . Dad akan mencoba mengarahkan mereka dengan benar" ucap hansel menghampiri rere. rere memeluk pinggang ayahnya dan bersandsr di perut roti sobek itu
"Rere yang minta maaf dad" ucapnya lirih
BRAKKKKKKK
Triplet membuka pintu dengan keras sampai rere sangat terkejut. empat orang itu menatap triplet dan perawatnya datar
"Opahan, opater, papa, mama" sapa mereka ceria , hansel terry menggendong harion dan harvey laly mengecup pipi tembem mereka. haekal langsung memanjat kaki rere mau naik ke gendongannya. hansen langsung menggendongnya dari belakang dan mendudukkannya di meja sambil mengusap dadanya
"haekal, harion, harvey. duduklah dengan rapi disini" tegas haekal dengan wajah dingin. tiga iblis kecil langsung duduk dengan ketakutan sambil menunduk. terry, hansen, rere juga duduk di sofa
rere dan hansen menahan tawa melihat wajah triplet yang pias karena takut. empat perawat itu hanya berdiri tegak di belakang triplet tanpa bereaksi karena mereka terlatih begitu
"Kalian ingin punya adik?" tanya hansel pelan, ketiganya langsung mengangguk dengan mata berbinar " tapi cewe opa" jawab mereka bersamaan
"Nah saat ini di perut mama ada calon adik kalian. kalau kalian nakal kalian bisa gagal punya adik. bahkan mama bisa sakit"
"mana adiknya?" ketiganya menatap perut rere
"Adiknya masih terlalu kecil jadi masih didalam perut mamima. nanti kalau sudah sebesar ini, maka adik kalian akan lahir" haekal menunjukkan lengan kekarnya pada triplet
"Tapi adik bayi kalian tak akan bisa lahir dengan selamat kalau kalian masih nakal dan membuat mama sedih" triplet mengangguk
"Kalau kamu patuh, kami punya adik bayi perempuan?" tanya harvey yang paling nakal
"Kalau kalian patuh, adik bayi yang lucu akan lahir. mengenai perempuan atau laki laki, itu tergantung anugerah Tuhan, kalau adik kalian laki laki maka kalian harus menjaganya dengan baik agar tidak di jahati orang lain. tapi bila adik kalian perempuan kalian harus sangat menjaganya dengan baik"
"Apa kalian mampu menjaga adik kalian?" tanya hansel serius "Mampu opahan" jawab mereka serempak "Tapi kapan punya adik perempuan?"
"Kalian harus berdoa agar kalian mendapat adik perempuan, jika kali ini laki laki maka kalian berdoa agar adik selanjutnya perempuan tapi kalau adik ini perempuan maka kalian harus menjaganya baik baik"
"Deal opahan, kami akan jadi anak baik" jawab mereka
"Anak baik seperti apa?" tanya rere datar
"Tidak manjat dan berkelahi" jawab harvey
__ADS_1
"Tidak marah dan berkelahi" jawab harion
"Tidak berkelahi" jawab haekal yang tidak nakal tapi sering berkelahi kalau adiknya berkelahi "kecuali orang mengganggu haekal dan adik haekal"
"Kalau orang mengganggu kalian, bicara baik baik. jangan langsung di pukuli. kalau mereka memukul duluan baru diijinkan memukul kembali" tegas hansel. ia juga tak mau cucunya di pukuli. baginya lebih baik memukul daripada dipukul
"Deal mama, opahan"
"Jangan membanting barang, jangan manjat, sekolah yang baik dan meraih juara. lalu jangan panjat badan mama nanti adiknya sakit" imbuh hansen
"deal daddy"
"Kalau kalian berhasil jadi anak baik sampai adik kalian lahir, opa akan membelikan mobil jeep aki mini buat kalian" imbuh terry "Deal opater" pekik mereka gembira . rere menatap terry datar
"Kasih motivasi pencapaian agar adil bagi mereka , regine" rere mengangguk
"Deal ya semua" tegas hansel "Deal" pekik mereka. lalu mereka menciumi perut rere
**
"opa haekal mau les kick boxing supaya bisa jaga adik" pinta sulung
"Opa harvey mau less IT supaya bisa gantiin mama kerja supaya ga cape jaga adik"
"Papa akan memanggil gurunya, jangan buli guru kalian, kalian akan less ketiganya bersama sama. kalau masih tidak juga bisa menyerah dan katakan pada papa. papa tak akan memaksa" ketiganya mengangguk yakin
****
lima bulan kemudian
"Tante hansen akan ke rumah makan , regine ingin makan sup kepiting dengan mangga iris dibawah rekaman" lapor hansen saat menelpon ana
"Wah Tante mau.. Ah baiklah. kalian datanglah" jawab ana "Kamu mau makan apa hansen?" tanya ana
"Rujak kalau boleh tante"
"Kalian datanglah, progress" kata ana dan memutuskan sambungan
setengah jam kemudian hansen , rere, triplet tiba di rumah makan ana. tiga perawat mereka duduk diam di tempat orderan online atas perintah hansen hanya nana yang duduk mendampingi triplet
__ADS_1
"Wah anak tampan juga ikut?" puji ana sambil meletakkan makanan pesanan rere dan hansen di hadapan mereka. wajah ketiganya menatap dingin pada ana. kalau dengan orang asing mereka memang begitu dingin
"Boleh mereka memanggilku oma re?" tanya ana, rere mengangguk datar , hansen tersenyum tipis
"halo anak tampan, ini buku menu, katakan apa kesukaan kalian. oma akan membuat yang paling enak untuk kalian" ucap ana riang.
triplet yang memasang wajah dingin pada orang asing hanya menatap orangtuanya, saat keduanya mengangguk mereka baru berani memesan
"avy mau ayam goreng kering tanpa tulang oma"
"rion mau nasi goreng pedas oma"
"Apa saja oma"
"yang suka bubur wortel ikan angkat tangan" tanya ana harion dan haekal mengangkat tangan
"minumnya apa sayang?" tanya ana "jus sunkist oma" jawab mereka serempak
"tunggulah sebentar" dua puluh menit ana kembali kemeja triplet. dua pelayan membawa nampan berisi makanan. setelah meletakkan makanan minuman di hadapan triplet . tak sampai lima belas menit makanan sudah bersih. ana senang sekali
dulu saat mereka bayi ana pernah melihat triplet tiga kali karena hansen melewati depan villa yang ia tempati, setelah itu ana hanya bisa melihat melalui poto atau video yang dikirim rara karena ana tak berani mendekati mereka. takut di hajar buyut mereka
"Enak sekali, thank you oma" puji triplet
"Kalian makan enak tak mengajak uncle?" tegur sebuah suara. semua menoleh . ana langsung memeluk regan. rere juga bergantian memeluk regan . hansen merangkulnya
regan makin tinggi dan tampan. fisiknya berubah kekar . wajahnya menjadi dewasa dan lebih matang.
"Hey hey kalian tak menyapa uncle kalian yang tampan? uncle punya banyak coklat . aku adik mama kalian" triplet menatapnya dingin lalu menatap rere. rere mengangguk dan tersenyum . triplet segera memeluk regan dan mengecup pipinya.
"Hey anda habis bepergian, jangan sentuh triplet" tegur nana. regan tersenyum. ana tak enak hati pada rere
"Tadi mami mau menjemput, aku mandi dibandara karena takut mami kena virus" jawab regan
"Maafin saya regan" ucap nana tak enak hati
"Gapapa, saya senang anda protect pada keponakan saya" jawab regan tertawa . ia membagikan coklat pada triplet.
__ADS_1