
paginya sekeluarga itu sarapan bersama
"setelah sarapan kalian mau kemana?" tanya gerald
"kami mau bawa hanna jalan jalan, makan steak dan es krim" jawab gladys "setelah dari mall kami akan ke gideon corp karena banyak laporan keuangan yang tidak benar jadi kami berenam akan mengaudit hari ini dan besok
"Baiklah. hati hati di jalan" pesan gerald
"papa mama tidak ikut?" tanya hanna
"mama ikut.." ucap harlene , sebelum sempat selesai bicara, suara lain terdengar
"tidak, papa mama di rumah. mama tidak sehat. papa tidak mau mama kemana mana" potong gerald menatap tajam pada istrinya
"Ya sudah kami duluan pa ma. semoga mama lekas sembuh" putus gallen
"tapi gallen" ucap harlene
"Harlene Ravina Millano, aku tak mengijinkanmu keluar" tegas gerald .
akhirnya semua anak anak pergi ke kantor. harlene sendiri segera kekamar mengambil tas kerjanya dan bergegas ke ruang kerja tapi gerald menahannya
"Kamu mau kemana?" tanya gerald "ruang kerja" jawab harlene
"istirahatlah" jawab gerald. ia tau istrinya menghindarinya. harlene menukar piyama lalu berbaring di ranjangnya dan memejamkan mata.
gerald memeluknya dan meminta jatahnya, harlene hanya diam saja sampai gerald menyelesaikan olah raga halalnya ia bangkit membersihkan diri lalu memejamkan mata dan tidur
gerald menatap istrinya dalam, tapi sang istri tak bergeming. nafasnya teratur. gerald tau istrinya menyimpan luka entah karena kemarin mendorongnya atau membentaknya . gerald hanya bisa menghembuskan nafas kasar
siangnya ia mengajak istrinya makan siang di luar , dia mau menghabiskan waktu berdua dengan istrinya yang hanya diam dan terkesan menghindarinya.
"Kita makan bubur ya, supaya lambungmu enakan" ajak gerald "iya kak" jawab harlene singkat
usai menghabiskan bubur, gerald mengajak harlene jalan jalan tapi harlene minta ke rucon. gerald pun menemaninya ke rucon. ia mau berduaan dengan istrinya
sampai di rucon istrinya menukar pakaian dengan pakaian rumahan, lalu segera ke ruang kerja
"tak ada bekerja hari ini . aku mau menghabiskan waktu berdua denganmu" cegah gerald. harlene hanya diam lalu berbaring di ranjang besar itu. gerald memeluknya erat
__ADS_1
"kenapa keras kepala sekali hum? aku suamimu. melunaklah sedikit" bisik gerald "aku minta maaf sudah membentak dan mendorongmu" harlene hanya diam
gerald melakukan olah raga sorenya, harlene memang melayaninya tapi tak ada gairah sama sekali. setelah itu harlene membersihkan diri dan memesan makanan online buat makan malam
"Kamu kenapa ma?" tanya gerald memeluk pinggang harlene dari belakang dan meletakkan dagunya di bahu harlene
"Aku gapapa. hanya agak lelah ingin istirahat" jawab harlene datar mencoba melepaskan lengan besar itu dari perutnya
"Maafkan aku kemarin membentak dan mendorongmu, aku tak sengaja" bisik gerald. harlene hanya diam saja.
tiap kali gerald melakukan kesalahan, harlene selalu berusaha pergi dari hidupnya. kali ini gerald tak mau itu terjadi. dia mencoba bicara baik baik dengan istrinya. cukup sudah dia kehilangan istrinya selama ini
"papa harap mama memaafkan mama, bukan menghindar apalagi pergi agar anak anak memiliki keluarga yang sehat. apapun yang mama mau , bicarakan baik baik karena komunikasi dalam keluarga itu penting" bujuk gerald. harlene hanya diam saja
*****
Minggu anak anak pergi ke sirkuit G Park menonton laju mobil balap mini anak anak. banyak anak sultan memesan mobil terbaru yang akan segera launching.
Gabriel terus mengejar harvey untuk mempercepat produksi dan expedisi agar bisa segera mengoperasikan mobil balap yang sudah di lunasi oleh anak anak sultan itu
"kak.. hanna mau belajar mobil" pinta hanna
"No.. kamu perempuan, papa akan marah kalau kamu mengemudi. oma rere dan mama bahkan tak diijinkan opa dan papa mengemudi" tolak gabriel
"kak gladys bisa ada alasannya. kal gladys itu satu satunya perempuan yang bisa mengemudi di rumah kita" terang gladys
"apa alasannya kak?"
"Dulu papa di usir opa karena nakal dengan mama . papa pergi empat tahun. mama pun sering sakit. saat papa kembali papa mengajarkan kami bertiga sekaligus semua mobil dan motor balap. supaya tidak di anggap pilih kasih. lagipula mama hamil jadi papa yang lebih banyak menjaga kami. kak gladys diijinkan sekalian belajar" terang gab
"kalau papa diusir mama, berarti boleh hanna belajar" tanya hanna polos
"Hushhh jangan . papa ga akan pergi kalau diusir kali ini" jawab gavi
hanna menatap datar pada kakaknya lalu manyun dan kembali memasang wajah dinginnya
"lagian mobil balap mahal, siapa yang akan beli hanna?" tanya gilbert. hanna menunjuk gabriel
"no.. rekening dan laporan perusahaan kakak di audit mama . bisa bisa kakak diusir mama" tolak gabriel , hanna tambah manyun
__ADS_1
"Hanna Minta papa aja" cebiknya
"Papa tak punya uang sayang. papa sedang di audit sama mama. nanti papa diusir mama" bujuk gallen
hanna mengambil poto mobil balap warna pink dengan ponselnya lalu mengirimkan pada hansen dengan caption "love it"
hansen langsung menelpon gabriel memesan mobil tersebut untuk hanna , tapi hansen menginstruksikan agar gab permisi dulu pada gerald. hanna terbahak bahak. "pinter kamu" ledek gladys. hanna mengangguk
"No" balas gerald pada gabriel. gabriel menunjukkan balasan papanya. hanna langsung manyun
"temen hanna semua sudah ikut latihan disini" keluh hanna
"biarkan saja. hanna jangan ikutan ya" pesan gallen . hanna hanya diam
♡♡♡♡
Sebulan berlalu
gerald pusink karena dua wanitanya seolah menghindarinya. tiap hanna melihatnya pasti akan langsung masuk ke kamar dan menguncinya dari dalam
sementara harlene, lebih banyak diam dan berwajah datar pada gerald meskipun dia masih melayani gerald sesuai kewajibannya sebagai istri tapi untuk interaksi mereka. harlene bener bener membangun benteng yang sangat tinggi sekali. apalagi setelah di audit, gerald menghabiskan uang 200 Milliar untuk menyenangkan anaknya selama 8 tahun lalu. wajah harlene semakin kaku.
"Honey. aku akan mencari gantinya segera. maafkan aku" pinta gerald , harlene hanya diam
"Dasar anak anak durhaka , kalian tak menjelaskan pada mama fungsi uang itu?" omel gerald pada 5G. tapi 5G bahkan tak bereaksi sama sekali
"menyelamatkan diri sendiri saja kakak kakak susah, bagaimana mau bantu papa?" tanya hanna polos. 5G mengangguk setuju
Arrista corp yang jabatan CEO sudah di pegang gavi. membuat keluarga arrista kebingungan, sistem keuangan sudah di kunci oleh hanna sebagai direktur keuangan. mereka tak mampu membayar cicilan bank atas aset pribadi mereka membuat banyak aset mereka nyaris di tarik bank.
gerald memanfaatkan kesempatan itu menilai ulang semua aset arrista yang dianggap bisa menghasilkan, gerald langsung menebus dan mengambil alih kepemilikan lalu menjual dengan harga tinggi
Tak berbeda dengan perusahaan gideon. dua ayah anak itu kelimpungan memenuhi kebutuhan wanita mereka yang hedon. mereka tak mampu lagi membayar cicilan bank atas aset yang mereka gadaikan karena keuangan perusahaan di kunci oleh hanna. ditambah mereka bukan lagi CEO dan wakil CEO membuat mereka kehilangan gaji nominal besar membuat mereka makin terpuruk
aset mereka yang menguntungkan di tebus gerald ke bank, mengubah nama pemilik menjadi gerald. gerald menjual pada pihak lain secara bertahap dengan harga sangat tinggi
tak sampai dua bulan , gerald berhasil mengembalikan dua kali lipat dana yang di permasalahkan harlene pada harlene.
"Kalau keadaan terjepit, ada saja ide mencari uang ya pah" ledek gilbert , gerald mengangguk lega
__ADS_1
"Kalau gitu sering saja terjepit pa, supaya mama makin sayang" ledek gavi memicu tawa saudaranya. gerald menatapnya tajam