
Hansen dan regine memutuskan pulang ke amerika , melewati hari tua mereka. sekaligus menemani cucu haekal Herwin yang baru berusia satu tahun.
Harlene merasa berat hati berpisah dengan kedua orangtuanya tapi bagaimanapun dia harus melepas mereka
Sebelum pergi, hansen dan regine menyerahkan seluruh harta mereka pada hanna , si cucu bungsu yang belum pernah menerima apapun dari opa omanya . setelah serah terima keduanya berangkat ke new york
"Hanna kamu sudah kaya sekali. jalan jalanlah dengan teman sekolahmu" ucap aretha "kamu jangan ikuti mamamu, kaya tapi tak menikmati hidupnya"
"Masih kalah sama mama , oma" jawab hanna datar . aretha tak mampu berkata kata lagi
"ayo jalan jalan" ajak aretha "Hanna ga punya uang oma. sudah di depositokan"
"pakai uang oma" jawab aretha "oma punya uang?" tanya hanna
"Punya donk, tiap bulan opamu, mamamu, onty yemi selalu memberi oma uang" jawab aretha tersenyum
"Mama?" tanya hanna bingung
"Ya mamamu anak berbakti, sejak menikah sampai sekarang, meskipun berpisah dengan papamu. mamamu tiap bulan tetap mengirim uang bulanan yang sangat besar buat oma dan oma rere. tak pernah telat dan selalu tepat waktu. mungkin papa juga tidak tau hal ini" jawab aretha. hanna takjub mendengarnya
"wah mama hebat" pujinya, aretha mengangguk
"ayo kita makan dan makan es krim" ajak aretha, hanna mengangguk
♡♡♡♡♡
"Hanna dimana?" tanya gerald pada harlene saat memasuki kamar
"Pergi dengan mami ke mall" jawab harlene sambil mengambil jas, dasi, tas kerja dari tangan suaminya lalu menyerahkan air minum dan kembali bekerja
"Apa dia punya uang?"
"Mami yang traktir" jawab harlene tanpa menoleh
__ADS_1
gerald bergegas mandi, tak lama ia mendengar hanna pulang. ia segera menyusulnya keluar lalu mengikuti putrinya masuk ke kamar
"Papa oma beli kaos disney pink buat hanna" pamernya pada gerald "Uang oma akan habis membelanjakanmu" goda gerald
"Kata oma ga akan habis pah. karena sejak menikah mama tiap bulan selalu mengirim uang yang sangat besar pada oma , tak pernah telat. ada lagi yang dari opa, dari onty yemi.. jadi uang oma tak akan habis" terang hanna gembira memasukkan koleksi kaosnya ke gantungan di walk in closetnya. gerald terdiam sesaat lalu menelpon ibunya
"Mih. apa bener avina ada mengirimkan uang buat mami tiap bulan selain kiriman dari perusahaan?" tanya gerald. aretha tertawa
"bener, sejak kalian menikah sampai sekarang, bahkan ditahun tahun kalian pisah mami tetap di kirimin. dulu tiap bulan 200 juta lalu naik sampai 300 juta. itu beda dengan uang thr , uang tambahan kalau avina dapat project besar, uang suplemen kalau papi mami tidak sehat. uang asuransi juga avina yang bayarkan. mami dan mama rere mendapatkan setara sejak dulu"
"Baiklah mi, terimankasih infonya" gerald memutuskan sambungan ponsel
gerald terdiam cukup lama, selama ini istrinya jarang interaksi dengan orangtua gerald. hanya meminta perusahaaan tiap bulan wajib mengirim angka yang sudah di tetapkan ke rekening kedua ibu mereka.
ditambah harlene sangat pelit pada anak dan suaminya. semua keuangan mereka di periksa teliti oleh harlene. meski tak di pungkiri keluarganya akan mendapat barang fasilitas terbaik mulai mobil, laptop, jam, pakaian agar pantas dengan taraf hidup mereka dari harlene
apapun ceritanya gerald masih terkejut karena ternyata istrinya sangat memperhatikan kemakmuran hidup orangtuanya tanpa di ketahui siapapun . istrinya memiliki jiwa berbakti dan penuh kasih sayang pada orangtuanya. dua puluh tahun terakhir. bahkan sejak usia istrinya masih begitu muda. gerald sangat salut dan bangga pada istrinya
"Gimana pa? bener kan oma banyak uang?" tanya hanna . gerald mengangguk dan menciumi bungsunya lalu menemaninya tidur
♡♡♡♡♡♡
Dua bulan gerald sangat sibuk bahkan sering lembur dikantor. entah apa yang dikerjakannya. sampai akhirnya ia mengajak istrinya jalan jalan
"Honey. aku ingin honey moon ke swiss berdua" ajak gerald
"dua bulan akan banyak biaya. gavi dan gil akan melanjutkan s2 ke luar negeri, hanna juga mau masuk sekolah khusus. kita tak punya uang" jawab harlene datar
"Aku punya uang, dua bulan ini aku lembur untuk cari uang buat honeymoon kita. ini uang dan kartunya. kita pergi ya" gerald menyerahkan sebuah rekening pada harlene. harlene memeriksanya lalu mengangguk
"lagian tiga bocah itu punya uang sendiri. tak usah di pikirkan"
"Tidak bisa seperti itu. membesarkan, mendidik, memenuhi kebutuhan anak adalah tanggung jawab kita sebagai orangtua. mengarahkan mereka dan memberi mereka bekal mencari nafkah masih tanggung jawab kita"
__ADS_1
"uang yang mereka hasilkan adalah hak mereka. jadi bekal simpanan mereka saat dewasa buat jaga jaga. jika kelak ada perubahan dalam hidup mereka. mereka sudah punya simpanan untuk bisa bangkit lagi. bukan karena mereka banyak uang lalu kita boleh meminta mereka mengambil alih tanggung jawab kita" tegas harlene
"Sama dengan aku, apa yang ku lakukan saat ini mungkin membuat kalian keberatan atau protes. tapi aku tetap akan bersikap sama. karena aku tau kelak saat anakku jatuh, aku dengan sangat mudah membuat mereka bangkit kembali dengan uangku. kalaupun anakku tak pernah gagal maka uangku akan menjadi kekuatan bagi anak anakku karena mereka memiliki warisan yang cukup untuk membuat mereka percaya diri di dunia bisnis"
"Lihatlah di luar sana , banyak wanita suka foya foya jerih payah suaminya. saat ada perubahan dan suami mereka collabs, mereka langsung jadi gembel karena mereka tak memiliki simpanan, akhirnya yang jadi korban adalah anak anak mereka"
"papa bercanda. tak mungkin papa minta uang anak anak. kalau untuk study mereka misalnya budget kurang maka papa akan mencari sekuat tenaga" harlene mengangguk
"Anakku tak akan pernah kekurangan" tegas harlene. gerald mengangguk setuju
"Honeymoon jadi kan?" gerald kembali ke topik. harlene mengangguk
♡♡♡♡♡
"Papa mama berapa lama pergi?" tanya gladys "dua minggu" jawab gerald
"Gallen gabriel jaga adik kalian.. hanna pastikan saudaramu makan tepat waktu" pesan harlene
"Gavi gilbert jaga hanna patuhi kakakmu, jangan keluar rumah selain bekerja selama kami pergi" pesan harlene
"Gladys mama akan membuka group whatsapp baru untuk kalian dan manager Rv catering, beritau dimana kalian agar dia dapat mengirimkan makan siang kalian tepat waktu"
"Hanna patuhi kakakmu, jangan kemana mana kalau bukan bersama kakakmu, bila di perusahaan pastikan ada kakak bila kamu keluar ruanganmu. mama menempatkan body guard sekaligus sekretaris wanita disisimu selama kamu diluar rumah. harap koperative ya"
"Gladys gallen gabriel gavi gilbert ingatkan maid membuatkan susu buat hanna tiap pagi dan malam. jangan ijinkan dia kemana mana sendirian, papa khawatir dia di culik arrista atau gideon" pesan gerald
"kami akan membunuhnya kalau dia berani" tegas gallen
akhirnya gerald dan harlene naik ke jet pribadi sementara 6G memilih pulang ke rucon atas perintah gladys supaya bisa mudah saling mengawasi dan disana mereka memiliki ruangan kerja yang canggih
"Hanna tidak aman keluar sendirian sebab dia CEO sekaligus direktur keuangan. sebaiknya kalau tak ada keperluan jangan membawa hanna keluar" pesan gabriel. semua mengangguk
__ADS_1