
Di mall mereka membeli sepatu, kaos kaki, alat tulis, tas sekolah/tas kuliah. sherly membeli yang branded. sebaliknya rere membeli yang murah. sehingga uang sherly hampir habis, uang rere masih ada dua juta setengah lebih
"Cape, laper lagi! makan yuk" ajak sherly
"Aku mau ngebakso boleh kak?" tanya rere, sherly mengangguk, mereka malah berpapasan dengan mami ana, maminya rere
"Loh kamu belanja re, banyak sekali uang kamu?" tanya mami sinis, rere menatapnya datar
"Ini hari pertama rere kerja tante, sebagai maid sudah seharusnya nona mudanya belanja rere bantu angkat belanjaannya kan?" tanya sherly datar
"Eh iya bener juga. kamu kan maid nya sherly" jawab mami "Lah kamu kerja baik baik. harusnya kamu bawa semua, kenapa dibiarin sherly yang angkat sebagian, sayang" tegur sang mami . rere segera mengangkat semua belanjaan dari tangan sherly
"Kami duluan tante. sherly tadi ijin keluar sebentar saja pada momy" pamit sherly datar
"Kalian sudah makan? kalau belum mami ikut barengan ya sekalian mami mau ngobrol sama sherly" pinta mami ana
"Mih, rere cuma maid, masa minta makan di mall sama kak sherly. lagian kami hanya ijin sebentar aja keluar rumah. nanti kelamaan malah di tegur hari pertama kerja. kalau DIPECAT gimana?" tanya rere
"jangan. jangan sampai dipecat, kamu cepat pulang, jangan buat om tantemu marah" mami langsung mendorong punggung rere menuju arah pintu keluar
"kami duluan tante/mih" ucap mereka bersamaan lalu berlalu setelah diangguki mami ana.
sherly melajukan motor scooternya menuju rumah sherly duluan memyerahkan belanjaan mereka pada maid dari pintu pagar
"bilang momy kami makan bakso didepan komplex ya bi, kami duluan" pamit sherly "iya non, hati hati jangan ngebut. bawain bibi baksonya seporsi ya"
"Ok bi" teriak sherly sambil melajukan motornya. sang maid langsung membawa belanjaan ke ruang tamu . "lah mana mana barang non rere dan non sherly, bibi lupa nanya tadi" ucap bibi pada dirinya sendiri yang masih bisa didengar carissa
"sini saya pilih sity" jawab carissa "ini.. ini.. milik sherly.. ini ini.. milik rere" kata carissa
"kok tau nya?" tanya bibi "sherly beli branded, rere beli yang biasa. padahal bawa duitnya sama banyaknya belanja" jawab carissa santai. bi sity langsung tertawa dan membawa barang itu kekamar nonanya
*****
__ADS_1
warung bakso
"Mang udin, bakso ngga pake mie dua. nasi putih dua , es teh dua makan disini.. bungkusin tiga bakso ngga pake mie juga ya" pesan kak sherly
"re.. ya kali gue traktir mami kamu makan di mall, duit gue sisa ini doank, uda bokek" sherly menunjukkan selembar uang merah dan mengibar ngibarkan uang satu satunya sisa pemberian carissa tadi "masa ujungnya gue nyuci piring demi mami kamu" keduanya terbahak bahak
mereka segera makan dengan lahap saat makanan di hidangkan, entah doyan atau lapar. sungguh mereka makan dengan bersemangat
"Mang udin berapa duit" tanya sherly
"Tujuh puluh empat ribu non sherly" jawabnya . rere menyerahkan sisa uang satu satunya pada mang udin
"Heleh, masih dapet kembalian, uda makan disini sama di bontotin lagi.. kalo di mall bisa mabok gue" kata sherly tertawa. rere ikut tertawa. lalu menyerahkan uang sembilan belas ribu pada sherly
"apaan ini?"tanya sherly "BMM, bayar masing masing, kan tadi kita dibekalin nilai uangnya sama" jawab rere. sherly langsung memasukkan uang ke dompetnya tanpa basa basi
"kalo dompet gue kosong begini, sembilan belas rebo banyak amet bagi gue" jawab sherly sambil memamerkan dompetnya yang tak ada uangnya, bukan hanya rere yang terbahak bahak tapi pengunjung di meja lain dan mang udin ikut tertawa melihat kelakuan sherly
"ini kembaliannya non dua puluh enam ribu, non sherly" kata mang udin
"tante ini tadi kembalian uangnya masih ada 2,5 juta" rere menyerahkan seplastik uang yang digulung pada carissa
"tadi tante suruh habisin berarti jatah kamu donk, kalo ga habis ya sudah nasibmu ga mau belanja banyak. simpan aja sisanya" jawab carissa tertawa melihat kejujuran dan kepolosan rere "makasih tante" carissa mengangguk
♡♡♡♡♡♡
"Lusa sudah masuk sekolah persiapan sekolah kamu gimana re?" tanya andrew
"kemarin hadiah juara umum tingkat nasional dikasih hadiah sama pihak sekolah 30 juta, dikasih angpao sama tante kumala dan tante farah 12 juta. disuruh miss linda bayar spp setahun jadi rere bayarin 35 juta , dapat keringanan dari sekolah. 6 juta rere titip miss linda buat cadangan beli buku tulis sama seragam. sejuta di ambil mami , om"
"hebat kamu, sudah sama dengan beasiswa. sekolah ga bayar" puji andrew
"kalau sepatu, tas, kaos kaki . kemarin dikasih tante uang tiga juta, sudah rere beli semua . ada sisa tapi tante carissa ga mau terima kembaliannya" imbuh rere. andrew mengangguk
__ADS_1
"re.. ongkos ojol dari sini ke sekolahmu 13 ribu nak, pp 26 ribu, sebulan susah 780 ribu. gimana kalau om belikan motor, tiap bulan uang 780 ribu kamu masukin celengan. dua tahun lagi kamu kasih celengannya ke om?" tanya andrew "jangan sungkan, kan kamu bayar bukan gratis"
"Mau om, rere mau" jawab rere senang , andrew mengangguk "potokan ktp kamu, besok motornya tiba di sini.. jangan lupa pulang sekolah langsung ke rv cafe"
"iya om. makasih ya om" jawab rere
"sherly sudah transfer ke ana uang enam jutanya?" tanya andrew "uda dad , tadi pagi . soalnya rere dikejer tante ana" andrew mengangguk
♡♡♡♡♡♡
Mansion andrew
jam 05:30
H1 masuk sekolah
empat orang sarapan di meja makan "enak sekali nasi gorengnya" puji carissa
pagi jam 4:30 rere sudah bangun membuat sarapan lalu mandi, ia tau diri menumpang di rumah orang meski sudah dilarang mengerjakan pekerjaan rumah
"sering sering re" ledek sherly tertawa. mereka makan dengan lahap karena menyukai masakan rere
"ini uang bensin kamu, sebagai pegangan" carissa menyerahkan uang 50 ribu pada rere "jangan tante , uang rere masih ada" tolak rere
"pagi pagi jangan drama korengan, cape nolak harus diambil juga setelah dipaksa momy" kata sherly akhirnya rere menerima "makasih tante" ucapnya. dan berpamitan sopan pada tiga orang dihadapannya "jangan ngebut. periksa jas hujan ya nak" perintah carissa. rere mengangguk
****
pulang sekolah rere mengendarai motornya ke Rv Cafe yang tak jauh dari sekolahnya. sampai di cafe dia melaporkan kedatangannya pada kasir. rere diantar ke sebuah ruangan lalu di berikan sebuah meja. seorang pria mengajarkan banyak hal pada rere. rere mendengar baik baik , sesekali mencatat dan mulai belajar. sore jam lima ia di suruh pulang . rere pun segera pulang membawa bekal makanan. cafe memberinya makan siang dan malam di food box
dua bulan berlalu, rere sudah menguasai pekerjaannya, ia di angkat sebagai manager dan pemegang laporan keuangan RV cafe. rere sangat tekun bekerja, pulang kerja ia langsung mandi dan belajar. sabtu minggu rere berangkat ke cafe mulai jam sembilan pagi sampai jam lima sore .
bos cafe yang tak pernah muncul selalu mengiriminya uang 20 juta perbulannya dengan note , tabung buat bayar kuliah, jangan di gunakan. hal ini membuat rere makin rajin kerja, membuat inspirasi baru yang membuat cafe makin ramai
__ADS_1
******