
Senin jam 12:00
HW Resto
Vip Room
Hansen di temani asprinya Erland makan siang bersama empat wanita yang berasal dari paris dan new york. setelah makan siang selesai hansel langsung menyerahkan sketsa milik olline ,mata dua orang itu berbinar binar
"Apa pembuat sketsa ada bakat di bidang designer? namanya olline" tanya hansel
"Saya akan meletakkan asisten nomor satu saya Aerin selama enam bulan disini untuk melatih dasar busana olline, setelahnya saya akan membawanya pulang selama setahun ke new york. Total biaya 30 Milliar. bisa bayar di akhir:
"Saya akan meletakkan asisten nomor satu saya Tamara selama enam bulan disini untuk melatih dasar busana olline, setelahnya dari new york akan membawanya pulang selama setahun ke paris. Total biaya 30 Milliar bisa pelunasan pembayaran saat study selesai"
"Saya akan mengirim masing masing 10 Milliar ke rekening kalian sebagai panjar, sisanya akan saya lunasi saat study selesai"
"Baik.. Terima kasih.. kalau boleh tau siapa sesungguhnya pembuat sketsa ini Tuan Besar"
"Cucu perempuanku"
"Apa? Nona Kecil Harlene? dia masih delapan tahun. apa Tuan Besar sedang bercanda dengan kami?"
"Bukan , Ini cucu perempuanku yang sulung, namanya Carolline dipanggil Olline, usianya 19 tahun lebih"
"Baikalah Tuan Besar"
"Aku beri waktu dua hari membeli semua peralatan yang di butuhkan dalam dunia designer, harus lengkap jangan ada yang kurang. Erland akan mendampingi kalian membayar dan memenuhi keperluan itu. pindahkan semua ke kantorku setelah lengkap. kuharap hari ketiga sudah mulai training"
"Erland kamu tinggal disini membantu mereka beli keperluan training olline. aku pulang dulu. jangan lupa transfer panjar kepada dua nona ini" pesan hansel lalu keluar ruangan . "Siap Tuan Besar"
Benar saja dalam dua hari kantor sangat sibuk sekali. lantai tujuh yang tadinya kosong tampak banyak aktifitas
*****
Hati ketiga
Ruang makan Mansion Hansel
__ADS_1
Jam 7 pagi
"Olline salah satu divisi perusahaan opa di bidang fashion mengalami kepincangan butuh orang mengurusnya. opa minta trainer melatihmu enam bulan. opa harap kamu belajar serius"
"Benarkah opa? Olline mau.. sangat mau.. serius mau. olline takkan mengecewakan opa" janji olline. hansel mengangguk
"Lokasi trainingmu lantai 7, akses masuk hanya 7 kartu yang bisa kesana. Dua trainermu, kamu, opa , oma, avina, mbok darmi untuk mengantar makanan minuman kalian"
"Baik opa. Terima kasih kesempatannya" Olline bergegas menemui trainernya
Sebulan pertama olline belajar dengan sangat serius. pada trainer melaporkan perkembangan olline yang meningkat secara signifikan . hansel merasa puas pada kinerja olline
enam bulan berlalu, masa training olline selesai gaun hasil ciptaan olline terpasang indah di manekin. sungguh membuat takjub
semua gaun itu adalah hasil kreativitas olline murni curahan pikiran, perasaan, hati dan imajinasinya semua dia tuangkan dalam karyanya
gaun itu dikirim mengikuti acara fashion show ternama di new york dan paris. model papan atas yang mengenakan gaun olline. akhirnya gaun olline memenangkan juara satu di new york dan paris . olline meraih penghargaan dan hadiah uang cukup besar membuatnya makin semangat
karena masa training olline sudah berakhir, hansel mengirim olline ke new york selama setahun. nama initialnya Miss O. dalam setahun semua karyanya booming. namanya melejit naik meski tak ada yang tau wujudnya.
setelah pendidikannya di new york selesai, hansel pun mengirim olline ke paris selama setahun dan melunasi semua biaya studynya
Hansel membangun sebuah perusahaan Miss O Corp. Hansel adalah pemegang saham tinggi, Donny juga salah satu pemegang saham. Hansel sudah menyediakan manager untuk olline. untuk sistem management perusahaan hansel membayar jasa avina karena olline sejak dulu lemah dibidang ini. Seluruh penjuru dunia sangat mengenal Brand Designer Miss O
♡♡♡♡♡♡
Dua Tahun kemudian
Surabaya
"Opa.. kak olline nakal" pekik avina sambil mengadu. regine memijat pelipisnya
"Sejak pagi suara kalian berdua seperti suara sekampung. kapan berhentinya?" tanya regine
"Kak olline nakal ma"
"Kalau kamu di nakalin sedikit kan gapapa sih, sayang" goda ana . avina mencebik
__ADS_1
"Dia lucu. suka ngambek" ucap olline sambil tertawa dan terus menggelitik avina yang berteriak terkikik kegelian
"Sudah olline, jangan ganggu avina lagi" tegur donny. akhirnya olline berhenti
"mama.. kak olline jahat, katanya mau buatin gaun buat avina tapi boonk. padahal demi kak olline avina sampai bolak balik new york. huh"
"bayar donk" goda olline
"No.. avina ga ada uang"
"uang kamu banyak" ledek olline
"mana ada banyak" avina menuangkan isi tas dan dompetnya hanya ada satu uang seratus ribu.
"opa mana black card avina?" goda olline
"no.. itu uang masa depan" teriak avina marah. olline terbahak bahak.
hansen segera meraih tubuh mungil itu dan menciuminya gemas. regine sudah pasrah dengan dua gadis itu.
"uang RV Park sudah terkumpul belum" ledek olline, avina menggeleng sedih
"Sebenernya kamu tau atau tidak, berapa harga RV park?" tanya harvey , avina menggeleng. harvey langsung menciuminya bertubi tubi. "Jadi mau nabung sampai kapan" avina mengedikkan bahu. harvey dan hansen tertawa.
"uangnya ditabung katanya buat beli rv park. nanti dia bilang pindahkan ke tabungan masa depan , kosong lagi rekeningnya. begitu terus berulang ulang. jadi kapan bisa beli" terang hansel mengundang tawa semua orang
"celengan ayam katanya mau belikan mama mobil sport. nanti sudah 20 celengan penuh di suruh buka. saldonya masukin ke rekening masa depan. kapan bisa beli mobil sport?"
"jadi tabungan masa depan itu sebenernya buat apa sayang?" tanya harvey penasaran
"Nanti kalau mama papa sudah tergeser dari urutan teratas, uang avina akan avina kasih ke papa mama supaya tetap di atas" jawabnya polos
hansen dan regine diam sesaat, keduanya terharu lalu menciumi pipi gembul itu bertubi tubi.
"uang mama sudah banyak, papa juga. sekarang ada kakak kembar ikut kerja buat papa mama. jadi mama papa ga akan tergeser kecuali di geser kakak kembar. avina simpan saja uang avina ya" ucap hansen mengelus kepala putrinya. avina mengangguk
olline menyerahkan sebuah kotak cukup besar untuk avina. avina segera membukanya. matanya berbinar binar.
__ADS_1
"indah sekali.. makasih kak olline" avina memeluk olline erat. olline berlutut menyeimbangkan tingginya dengan avina. mereka pun berpelukan