Kisah 20 Tahun Lalu

Kisah 20 Tahun Lalu
Bab 82 - Berpulangnya Hansel dan Ana


__ADS_3

"Dokter.. bagaimana cucu saya" tanya hansel dan ana bersamaan saat pintu ruang operasi di buka


"Nona Harlene baik baik saja. sekarang sedang di tangani team saya. sesaat lagi akan di antar ke ruangan rawat inap"


"Bagaimana cicit kami"


seorang dokter anak menyerahkan seorang bayi perempuan yang amat cantik sekali pada hansel.


hansel dan ana menggendong, mencium dan mendoakan bayi itu bergantian lalu berpoto bersamanya dan mengambil poto bayi itu dengan ponsel hansel


"Astaga wajahnya copyan gerald. tak ada saham harlene sedikitpun. warna rambut, warna mata, bentuk mata, hidung, mulut, rahang, bentuk telinga, dagu . semua milik gerald" ucap ana mengamati bayi cantik itu


"Kulitnya milik kamu dan avina" jawab hansel datar. "Semoga avina tak membenci bayinya"


akhirnya sang bayi di bawa kembali oleh dokter anak ke ruangan bayi. hansel dan ana yang mengurus harlene selama seminggu di rumah sakit


"Seperti simpanan saja kamu, melahirkan pun sembunyi sembunyi eh gitu lahir malah mirip papanya mukanya. rugi banyak kamu" ledek hansel. harlene mencebik tanpa mau menyentuh bayinya sama sekali sejak ia melihat bayinya itu wajah gerald full


♡♡♡♡♡


Tujuh tahun berlalu


Hansel berpulang ke rumah Tuhan . Ia berpulang di New York. Seluruh keluarga besar hadir dalam acara duka itu. Termasuk Harlene , Hanna dan Gerald.


Olline, Regine, Clementine, Ana , Harlene dan Hanna sampai pingsan pingsan karena tak mampu menerima kenyataan hansel sudah meninggalkan mereka. mereka terus memeluk peti mati hansel


Regan, Triplet H, Hansen bergantian menggendong regine, clement, ana. sementara 4G bergantian menggendong Harlene dan Hanna yang terus pingsan. george, donny, oriel juga bergantian mengangkat tubuh olline.


kepergian hansel membuat para wanita tercintanya sangat terpukul sekali . begitupun para prianya. tapi karena mereka laki laki. mereka berusaha tegar didepan umum


Gerald tak bisa mendekati harlene dan hanna, sesuai perjanjian dengan triplet H. selama acara pemakaman dilarang membuat situasi tidak kondusive. gerald hanya bisa menatap mereka tanpa kedip.

__ADS_1


Gerald menatap wajah hanna sejak awal tiba sampai sekarang. Gabriel, Gallen, Gavi, Gilbert memang duplikasi wajah gerald tapi masih ada wajah harlene yang membekas di wajah mereka. kalau hanna bener bener miniatur gerald seperti dicetak keluar dari mesin fotocopy versi perempuan, tak ada bekas wajah harlene sama sekali selain kulit putih susunya dan postur tubuh kecilnya.


kalau di hitung gerald, usia hanna sudah 7 tahun tapi postur tubuhnya seperti anak usia 4-5 tahun. ingin sekali gerald meraih tubuh mini itu dan memeluknya erat.


"Gerald, anakmu perempuan, lihatlah wajahnya bener bener sama denganmu, tak ada saham avina sama sekali selain mungilnya" bisik raymond. "kulitnya seperti mamanya dan oma ana" jawab gerald tak melepaskan tatapannya dari hanna


♡♡♡♡♡


Acara pemakaman berlangsung penuh luka bagi seluruh keturunan hansel . new york juga berkabung atas kepergian bekas orang terkaya dunia itu . presiden bahkan ikut menghadiri acara pemakamannya


saat tamu sudah pulang. beberapa wanita itu kembali pingsan di tanah merah itu. kali ini ana sudah tak memiliki denyut nadi lagi. pecahlah tangisan keluarga itu


ana juga berpulang ke pangkuan Tuhan , sungguh kisah pasangan romantis yang membuat keluarga itu larut dalam lautan kesedihan


dukacita beruntun bukan hal mudah bagi mereka. mereka sungguh tak mampu lagi menahan semua luka di hati mereka


rara, olline, hanna, clement sudah tak terhitung pingsan berapa kali atas kepergian ana sebab mereka penerima kasih sayang terbanyak dari ana


tapi akhirnya mereka saling menguatkan sampai acara pemakaman anna selesai dilaksanakan oleh keturunannya


♡♡♡♡♡♡


Hari ke empat setelah berpulangnya anna, Para keluarga masih di mansion wijaya di new york


Pengacara hadir ke mansion itu sesuai amanat dari hansel jauh sebelum hansel berpulang


"Maaf kami sedang berduka, tak ada yang membutuhkan harta opa oma disini" tegas haekal selaku pewaris mansion tersebut tiga puluhan tahun yang lalu.


"Maaf Tuan Muda , ini sesuai amanat beliau. kita harus hormati keputusan beliau" jawab pengacara tegas "Mohon kerjasamanya"


"Dengar kata pengacara haekal. itu perintah opa" tegur regan. haekal mengangguk

__ADS_1


"Saya kuasa Hukum Tuan Besar Hansel Wijaya dengan ini mengumumkan bahwa seluruh aset atas nama Tuan Hansel Wijaya berupa ....." pengacara membacakan seluruh harta hansel "kepada Nona Muda Kecil Geela Hanna Wijaya"


"Saya kuasa Hukum Nyonya Besar Anastasya Kusuma dengan ini mengumumkan bahwa seluruh aset atas nama Nyonya besar Anastasya Kusuma berupa ....." pengacara membacakan seluruh harta ana "kepada Nona Muda Kecil Geela Hanna Wijaya"


Pengacara menatap wajah dingin Gadis kecil yang sangat cantik itu. tapi gadis itu bahkan tak bereaksi sama sekali padahal mendapat harta yang sangat besar sekali. bahkan melebihi apa yang pernah di dapat yang lainnya


Seluruh keluarga lain juga merasa biasa saja dan wajar, sebab semua sudah mendapat bagian kasih sayang dan harta cukup besar dari hansel dan ana. Hanya Hanna yang belum mendapat apapun dari hansel sejak dulu. Dan sampai sisa hidupnya hansel memang bersama hanna


Berbeda dengan gerald. perasaannya tak karuan mendengar nama lengkap putri bungsunya. ia tak mampu menerimanya. tapi juga tak mungkin membuat drama baru dalam keadaan berduka . ditambah ia melihat wajah putrinya seperti es. dingin sekali setelah acara pemakaman


*****


Seminggu berlalu


Keluarga mulai pulang ke rumah masing masing. sisa hansen dan seluruh keturunannya termasuk keluarga millano yang masih berada di mansion haekal - warisan harisno


"Pah.. rion harus pulang sore ini, banyak yang harus rion selesaikan"


"Pulanglah, selesaikan pekerjaanmu, fokus keluargamu" jawab hansen


"Terima kasih pengertiannya pah" jawab harion "Nona kecil sampai jumpa" goda rion pada hanna, hanna hanya menatapnya dingin dan mengangguk


"Avy ikut kan rion ya pah, sekalian mengantar noel kembali" pamit harvey, hansen mengangguk


"Kalau kalian pulang, siapa yang bersamaku menghajar dia" tunjuk haekal pada gerald .


"Biar Hanna yang menghajarnya" jawab rion tenang sambil mencium regine untuk pamitan. harvey ikut mencium regine . mereka bergegas keluar mansion


"Papa yang urus dia, haekal malas pah. haekal ke kantor dulu daripada stroke" pamit haekal sambil mengecup pipi hansen regine lalu berlalu


kini di ruangan itu tersisalah hansen, regine, 6G, Harlene, gerald, aretha, raymond

__ADS_1



__ADS_2