Kisah 20 Tahun Lalu

Kisah 20 Tahun Lalu
Bab 21 - Ketuban pecah


__ADS_3

Wajah rere menunjukkan kebahagiaan, terlihat dari matanya yang berbinar binar mematap 8 lembar cek tunai bernilai fantastis di tangannya. ya karena hansen berhasil memeras dua ayahnya juga untuk memberikan uang pada regine


"Ingat hansen jaga regine baik baik jangan biarkan kelelahan" pesan elaine


"Perusahaan hansen ditangani papa, perusahaan rere ditangani daddy, oma" jawab hansen "lusa kami akan berangkat ke indonesia didampingi dokter obgyn"


"Kami ikut bersamamu ke indonesia, sampai rere melahirkan baru kami putuskan mau tinggal atau kembali" ucap hellena "kami juga" imbuh elaine


"baiklah kalau begitu kami duluan ya" pamit hansen


"kalian mau kemana?" tanya david


"tentu saja ke bank, ditangan istri hansen ada cek begitu besar, hansen temani mencairkannya agar istri hansen bahagia" jawab hansen sambil tertawa


"ya sudah pergilah, sana bahagiakan istrimu" ucap harisni pasrah . keduanya langsung pamitan dan keluar ruangan


"apa gunanya uang kalau dia sepelit itu, kenapa putrimu bisa begitu hansel?" tanya david


"Regine memang pelit sejak dulu, dia hanya suka melipat gandakan uangnya tapi tak tega membelanjakannya. sifat itu di dapat dari mama" jawab hansel menunjuk ibunya


"gapapa mama pelit, buktinya papamu selalu berdiri tegak di dunia bisnis, tiap kali perusahaan mengalami gejolak , papamu selalu bisa bangkit berdiri kokoh karena mama menyimpan uang papamu dengan baik" jawab hellena sambil mencebik


ya sifat pelit hellena memang menurun dari hellena, jadi harisno sudah tak terkejut dan memakluminya, hampir lima puluh tahun bersama hellena , ia selalu bisa bangkit kembali kalau perusahaan mengalami kemunduran karena hellena memiliki banyak tabungan


"Pengeluaran hansen pun di kontrol rere, hanya sebatas uang saku" ucap terry tertawa


"hansen hanya dua bulan, aku sudah hampir 50 tahun terry" dengus harisno. hansel terbahak bahak


"kalau begitu ya biarkan saja hansen seperti itu. tak lama lagi mereka akan jadi crazy rich nomor satu dunia. biar dia tak macam macam juga" imbuh elaine. hellena mengangguk


♡♡♡♡♡


Surabaya


Dua bulan di surabaya, hansen amat sibuk sekali. tapi karena ia membawa team dari london, eropa, dan amerika untuk membantunya mengurus perpindahan perusahaan pusat . akhirnya sudah rampung 90 persen


Managemen, sistem, team audit, team training SDM, semua sudah menyelesaikan pekerjaan mereka dengan baik di gedung HW International Hospital Surabaya, HRW corp dan RVW corp.


Untuk tempat tinggal, hansen membeli 3 villa mewah super besar secara berdampingan untuk dua omanya dan istrinya di perumahan Bukit indah luxury block AA1, AA2, AA3


Tiap villa tiga lantai itu terdiri dari 10 kamar tidur dan 2 kamar maid. Bi ina dan suster ana sudah di kirim hansel untuk tinggal bersama regine dan hansen.


kandungan rere sudah 15 minggu, perutnya sudah agak membuncit karena ada 3 bayi didalamnya. dua oma itu amat sangat protective sekali pada rere. sepanjang hari rere mendapat ceramah dan saran dari dua oma yang masih sangat cantik diusia mereka yang tak lagi muda itu

__ADS_1


bila orang lain di atur dan di kekang sepanjang hari mungkin sudah terjadi perang dunia kelima dalam keluarga. tapi rere malah menikmati kasih sayang dan perhatian dua omanya, ia merasa bersyukur sebab kecil ia adalah anak yang tak diinginkan oleh ibu kandungnya dan kerap mendapat perlakuan buruk


Untuk Donny yang perusahaan pusat miliknya pribadi berada di surabaya, setelah mendengar kepindahan rere, ia segera membawa rara dan sepasang anaknya untuk ikut pindah ke surabaya


donny membeli villa di perumahan yang sama hanya beda block. mereka di block B5. villa mewah tiga lantai itu meski tak sebesar villa hansen tapi memiliki 6 kamar tidur dan satu kamar maid.


Donny membayar 1 maid dan 1 pengasuh untuk membantu rara mengasuh dua anaknya dan membereskan rumah. tujuan utama donny sebenarnya agar memisahkan rara dengan farid dan keluarganya yang kerap menelpon meneror rara meminta uang


hansen juga membeli empat buah villa di block B1, B2, B3 dan B4


■ villa B1 diperuntukkan Sherly, Chloe, Hurie, Vinda, Vellin yang memutuskan pindah ke surabaya , bekerja pada rere.


■ villa B2 diperuntukkan lima anak buah hansen yang membantu perusahaan hansen, hansen menyediakan dua maid mengurus rumah dan kebutuhan 10 anak buahnya itu dan dua mobil kerja buat mereka


■ Villa B3 dan B4 sudah lengkap perabot tapi tak dihuni, tiap dua hari sekali akan dibersihkan maid yang sama yang mengurus B1&B2


rumah mereka berdampingan dengan rumah donny dan rara


sementara dua opa , david dan harisno, malah membeli villa AA4. mereka merenovasi total tiga kamar di bongkar menjadi satu ruang bermain buat cicit mereka dan membongkar tiga kamar lainnya menjadi tempat istirahat siang yang nyaman buat cicit mereka . bagian lantai satu diubah menjadi pintu loliget dan disediakan menjadi seperti mode cafe mini sebagai tempat bersantai buat empat orangtua itu kalau kalau teman mereka dari indonesia datang berkunjung.


****


tepat di bulan ketiga memasuki bulan keempat dimana kehamilan rere memasuki minggu ke 19


untuk perusahaan HW International Hospital surabaya, HRW dan RVW , jabatan CEO dipegang hansen, wakil CEO di pegang oleh regine. keuangan seluruh perusahaan dipegang langsung oleh regine dan wakilnya vinda.


dua opa sering membantu rere mengurus masalah perusahaan karena tak mau rere kelelahan. tapi mereka lebih banyak bersantai di cafe mini mereka karena rekan bisnis, relasi, kolega , keluarga mereka yang di indonesia kerap mengunjungi mereka untuk mengobrol.


dua oma sibuk meminta ina memasak makanan bergizi untuk rere dan hansen. tiap siang mereka selalu mengantar sendiri makanan dua cucu mereka ke perusahaan. di waktu lain mereka juga akan bersantai di cafe mini suami mereka ditemani tamu yang datang mengunjungi mereka


"Nanti kalau cicit kalian lahir, pasti akan sangat bahagia ditemani buyutnya" ucap salah satu keluarga jauh harisno


"Ya cucuku sibuk sekali. apalagi baru pindah. anaknya tak boleh sampai kekurangan kasih sayang. dulu sesibuk sibuknya kami hansel selalu kami limpahi kasih sayang" jawab harisno


"aku tak sabar melihat triplet lahir, pasti akan jadi rebutan karena jumlahnya ganjil. kalau empat kami bagi rata" ucap davis tertawa.


♡♡♡♡♡


4,5 bulan kemudian


mendekati hari lahirnya triplet rere sudah tak diijinkan keluar rumah, bahkan hansel terry sudah berada di surabaya, dari bandara mereka langsung ke rumah sakit


"Persiapan melahirkan rere bagaimana?" tanya hansel pada sherly di ruangan CEO rumah sakit

__ADS_1


"Lapor Tuan besar, Semua sudah saya dan Tuan Besar Tua Wijaya , Tuan Besar Tua Westin dengan lengkap, tinggal menanti masa lahiran saja


"Baiklah. pastikan jangan sampai ada kesalahan" tegas hansel. terry sendiri sejak tiba di surabaya hanya banyak diam


"Kau kenapa terry?"


"Aku ingin sekali membawa dokter obgyn dari london atau amerika , aku khawatir sekali dengan rere, hansel"


"sherly tamatan london, tenanglah dia akan berjuang demi cucu kita, cucu kita akan baik baik saja" jawab hansel menenangkan terry


"bagaimana aku bisa tenang, itu cucu pertamaku" umpat terry mengusap wajahnya kasar


"aku juga cemas tapi aku tak mau menunjukkan pada keluarga kita agar bisa jadi kekuatan bagi mereka" jawab hansel. terry sadar ucapan hansel sangat benar. ia langsung memejamkan mata dan mengambil nafas menciba menenangkan diri


"Ayo kita pulang" ajak hansel "Sherly kau harus siaga , ponselmu , dokter anastesy, dokter anak semua juga wajib siaga" pesan hansel dan beranjak keluar ruangan


baru saja memasuki halaman villa, ternyata dalam villa sudah heboh sekali. rere menjerit kesakitan . orang tua mereka panik


"hansel ketuban rere pecah, cepat angkat rere ke rumah sakit" teriak hellena saat melihat hansel


"Terry kau nenyetir, aku menggendong rere" perintah hansel mencoba tenang ia mengangkat putrinya ke alphard di halaman


tujuh orang itu segera bergegas kerumah sakit


"uncle telpon hansel minta ke rumah sakit ya"


"papa hubungi sherly minta dia bersiaga rere mau lahiran"


"mama onty jaga rere"


"ok " jawab mereka


hansel mengubungi jhon juga "jhon aku ke rumah sakit, siap siap regine mau lahiran"


"terry cepatlah, regine kesakitan"


"aku panik, kau diamlah" teriak terry yang sangat gemetar mendengar teriakan rere


"hansen menyusul ke rumah sakit hansel" hansel mengangguk


"sherly menunggu di lobby dengan team medis hansel" hansel mengangguk


__ADS_1


__ADS_2