
Semalaman Gerald tidak kembali kekamar, setelah menemani hanna tidur, gerald masuk ke ruangan kerjanya. Pagi pagi dia sudah pergi . Jam dua siang Gavin dan Hanna masuk ke ruangan Meeting antar pemegang saham
Gerald menyerahkan kursi CEO pada gavi, kursi direktur tehnologi pada gladys dan Kursi direktur keuangan pada hanna.
Setelah serah terima jabatan empat orang itu pulang ke rumah, gerald sibuk di ruangan kerjanya. jam makan malam pun ia tak keluar , ia makan di ruangannya . kemudian menunggui hanna tidur baru kembali ke ruangan kerjanya sampai pagi jam empat dia sudah keluar rumah
Siangnya sesuai perjanjian dengan anaknya, gallen mengambil bangku CEO, hanna mengambik bangku direktur keuangan, Gladys mengambil bangku direktur tehnologi
Serah terima perusahaan kepada anak anaknya selesai, gerald selalu berangkat pagi buta, pulang kerja masuk ke ruangan kerja , menemani hanna tidur lalu kembali ke ruangan kerja. terlihat jelas ia menghindari harlene
*****
Jumat pagi
Mansion Millano
Ruang makan
"Anak anak, papa masih marah sama mama. mama minta maaf ya . besok week end, papa tak nyaman dengan keberadaan mama. daripada papa ga bebas dan ga nyaman dengan keberadaan mama. sore ini mama tinggal di rucon ya. senin mama kembali ke sini"
"Sabar sabar ma, papa masih emosi. nanti juga reda. mama istirahat dulu di rucon" ucap gallen, harlene mengangguk
Gallen menurunkan harlene di rucon baru berangkat ke kantor , harlene fokus mengerjakan laporan selama delapan tahun terakhir, semua sudah rapi di tangan gladys jadi mudah selesai. sisa laporan perusahaan lain dimana gerald memegang saham
***
sorenya gerald pulang kerja , ia segera.membersihkan diri di kamar, ia tak menemukan istrinya. setelah mandi dia segera menemui hanna dan menciuminya lalu ke ruang kerja sampai malam
TOK TOK TOK
"Masuklah"
__ADS_1
"Pa ayo makan malam, hanna mau makan sama papa" rengek hanna dengan muka sendu.
gerald yang tak tega segera menggandeng hanna menuju ruang makan, dimana anak anaknya sudah menunggu . tapi ia tak menemukan istrinya.
"Mama mana? belum pulang?" tanya gerald
"mama kerja, makanya hanna ajak papa temani kami, habis ini temani hanna bobo ya pa" gerald mengangguk
usai makan hanna masuk kekamar mencuci wajah, menyikat gigi dan naik ke ranjangnya. gerald datang menemaninya sampai ia tertidur. setelah memastikan hanna tidur gerald kembali kekamarnya . tak ada istrinya disana. ia mengambil ponsel dan memeriksa gps keberadaan istrinya. di rucon. gerald memeriksa cctv di rucon. istrinya tampak sibuk di ruang kerja. gerald mengeratkan rahangnya
istrinya sudah melakukan kesalahan tidak ada etika baik membujuknya malah pergi dari rumah, tapi ia ingat jika istrinya sendirian ia selalu seperti anak anak, lupa makan karena tak ada yang mengingatkannya
ingin gerald memesan makanan online untuk istrinya tapi ia juga khawatir istrinya perempuan seorang diri membukakan pintu untuk lelaki dimalam hari. bagaimana kalau terjadi tindak kejahatan. gerald merasa frustasi
akhirnya Ia menatap istrinya sampai jam tiga pagi akhirnya ia tertidur dengan ipad memutar cctv di rucon.
esok pagi hanna bangun, kepalanya terasa pusink. ia mengeluarkan isi perutnya lalu membuat susu dan meminum obat. setelah mandi ia kembali ke ruang kerjanya
dimansion gerald memimpin sarapan pagi anak anaknya.
"Kami akan pergi ke kantor, ada yang mau kami selesaikan" jawab 6G . gerald terpaksa diam
usai sarapan anak anaknya pergi, gerald masuk kekamar. ia merasa kesepian dan merindukan istrinya tapi hatinya masih kesal
akhirnya ia ke ruang kerja sambil memasang cctv melihat istrinya bekerja
jam makan siang maid mengantarkan makan siang , tapi ia tak melihat istrinya makan sejak kemarin. ia segera menghubungi maid di rucon yang masuk pagi pulang malam untuk menyiapkan makanan istrinya tapi istrinya bahkan tak menyentuh makanannya. hanya meminum segelas susu dan terlihat meminum obat lalu melanjutkan pekerjaannya
sampai senin sore, gallen menjemput ibunya di rucon saat pulang kerja. harlene masuk kekamar membersihkan diri dan menyiapkan pakaian gerald. tak lama gerald pulang. harlene mengajak anak anaknya makan malam. karena gerald tak turun makan malam. harlene meminta maid mengantar makan malam ke ruang kerja gerald
dan agar gerald bisa tidur di kamar, bukan begadang di ruang kerja, setelah harlene menyiapkan piyama dan pakaian kerjanya. harlene tidur di kamar tamu dengan membawa pakaian kerjanya untuk esok hari
__ADS_1
*****
Selasa jam empat pagi
gerald kembali ke kamar membersihkan diri, ia tak menemukan istrinya, hatinya makin marah dan kesal. ia memeriksa cctv akhirnya ia tau istrinya tidur dikamar tamu.
jam enam jam sarapan keluarga, gerald hadir di ruang makan, istrinya mengambilkan makanannya dan sarapan tanpa suara. usai sarapan istrinya ikut mobil gallen ke kantor tanpa berkata kata.
begitulah yang terjadi sampai jumat sore istrinya tak kembali ke mansion, istrinya berads di rucon. amarah gerald sudah menggunung di hatinya. setelah makan malam ia melajukan mobil ke rucon menemui istrinya . perang dingin yang berlangsung dua minggu sudah sampai puncaknya
"Apa maumu hah?" teriaknya saat tiba di ruang kerja harlene di rucon. "kamu yang salah kamu yang pergi"
"besok akhir pekan kak, aku melihat kakak tak nyaman ada aku. jadi aku kesini supaya kakak lebih nyaman dirumah berkumpul dengan anak anak" jawab harlene pelan. ia pun melanjutkan pekerjaannya
gerald diam dan menatap istri kecilnya yang semakin kurus karena tidak makan dan tidur dengan benar.
"Kita pulang" gerald menarik tangan istrinya . harlene menahannya "kakak pulanglah, temani anak anak. senin aku akan kembali ke rumah"
tapi gerald tak peduli, ia mengambil handbag dan tas kerja istrinya lalu menariknya ke mobil. dan melajukan mobilnya
gerald menepikan mobil ke resto steak house dan membawa harlene makan. harlene hanya diam ketika gerald memesan steak, memotong kecil kecil steak dan meletakkan di depan harlene
"makanlah" perintahnya. harlene segera menghabiskan steaknya "kamu seperti anak anak, tak ada yang mengingatkanmu makan kamu pun tak akan makan" harlene hanya diam. gerald melihat pipi istrinya semakin tirus, tulang selangka di lehernya juga bermunculan
mereka pulang dalam keheningan. tak ada yang bersuara selama perjalanan, dan saat di kamar harlene menyiapkan piyama dan pakaian santai suaminya buat esok. dia mengambil pakaiannya sendiri dan membersihkan diri
setelah mandi, harlene mengambil ponselnya lalu bergegas keluar kamar "mau kemana kamu?" tanya gerald
"aku mau memeriksa hanna sebentar kak" jawab harlene, gerald langsung bangkit "hana sudah tidur, aku sudah memeriksanya" tegas gerald tapi harlene tetap membuka pintu kamar "Tidurlah" perintah gerald sambil menutup kembali pintu kamar
"Aku tidur di kamar tamu saja kak" pamit harlene. gerald menahannya lalu mengangkat tubuh mungil itu ke ranjang besar milik mereka. gerald melepaskan pakaian sampai bersisa boxer saja dan bergabung dengan istrinya yang tertidur pulas
__ADS_1
"gadis kecilku yang keras kepala" gumam gerald sambil mengecup kening harlene "mimpi indah ya"