
Mansion Millano
Ruang makan
jam 18:00
"hei adik iparku yang pengangguran, sampai kapan bercita cita jadi pengangguran?" tanya gab sambil mengejek pada jonathan
"Sampai anakku lahir, atau sampai anak istriku pulih" jawab nathan cuek
"luar biasa. kamu tak kangen dengan kantormu?"
"aku lebih kangen pada anak istriku. tak perlu bekerjapun aku mampu menghidupi anak istriku"
"Ya karena anakmu tak perlu membayar biaya sekolah" ledek gab
"tentu saja. mereka mewarisi kepintaranku"
"Jangan arogan, bahkan istrimu saja selalu membencimu" ledek gab lagi.
seisi meja makan menatap keduanya datar . sudah seperti tom and jerry saja
"Kau bicara begitu banyak, sebenernya mau minta bantuan apa padaku. kakak ipar?" ledek nathan
"Cabut investasimu di perusahaan caldwell dan keluarganya. dia mencoba mengencani istriku" jawab gabriel langsung
"well, ada lagi?" tanya nathan , gab menggeleng
"Heh kak, kakak ipar bahkan tak meladeninya" ledek hanna
"Kamu berinvestasi padanya hanna?" tanya gab, hanna mengangguk "Cabut semua" perintah gab
"Bisnis itu mutualisme. hanna dapat apa?" tanya hanna
"Beli saham G Park 20 persen" jawab gab "deal" ucap hanna sambil tersenyum
"Bagaimana mutualisme denganku?" tanya nathan dingin
"Tak ada, kalau kau tak mencabutnya, aku akan memprovokasi adikku agar tinggal bersamaku bekerja bersamaku selamanya" jawab gab. nathan menatapnya datar
tak sampai 20 menit ponsel hanna dan jonathan berdering bergantian dari nellson dan keluarga caldwell. keduanya menatap gabriel datar
hanna menyerahkan ponsel pada gabriel "Halo.." jawab gab
"......"
"Oh nona muda bungsu millano sedang istirahat, silahkan hubungi minggu depan ya" jawab gab pada ayah nellson
"......"
"Baik akan saya sampaikan" gab memutuskan sambungan
jonathan menatap ponselnya yang berdering sambil menatap gabriel juga . gab mengangkat ponsel nathan
__ADS_1
"Halo.., ini gabriel millano"
"....."
"Tuan Muda Wesley sedang offline karena mengurus istrinya yang sedang hamil dan mereka sedang fokus pada calon bayi mereka. silahkan hubungi kembali setelah nona muda sulung millano melahirkan, tuan muda nellsom caldwell"
"....."
" akan saya sampaikan" gab menutup sambungan ponsel nathan
semua orang menatapnya datar dan ingin menyentilnya. gab hanya nyengir tak jelas.
"Sudah kak? aku mau ke kamar derrick" ucap naomi datar
"kenapa ke kamar derrick?" tanya gab konyol
"karena dia anakku" jawab naomi tak kalah konyol membuat semua orang menahan tawa
"Maksudku dia sedang bermain, buat apa kamu kekamarnya"
"Karena sudah jam tidur, dia belum mandi dan berganti berpakaian. kalau kamu lupa" jawab naomi datar membuat gab menatapnya tak kalah datar. hanna tak mampu menahan tawanya lagi. ia terbahak bahak. gab menatapnya tajam
*****
"Honey lusa kita kembali ya, kita harus segera memeriksakan kandungan" ucap nathan
"Kembalilah duluan, aku akan disini sementara waktu. banyak dokter kandungan disini"
"Anak anak sekolah, tak lama akan ujian" nathan mengingatkan. gladys diam sesaat "honey. kenapa selalu menghindariku"
" baiklah maafkan aku. aku akan berubah menjadi lebih baik lagi" ucap nathan pasrah
dengan gontai nathan berjalan ke halaman belakang dan duduk termenung, tak lama gabriel menghampirinya
"Diusir istri?" ledek gab, nathan menggeleng "jadi buat apa disini kalau tak di usir?"
"jangan meledekku kakak ipar, kau bahkan juga disini. apa diusir istri?" tanya balik nathan
"Aku baru membuat istriku lelah dan dia sudah tidur, tadinya aku mau mengambil minuman, kebetulan aku melihatmu melangkah ke belakang" jawab gabriel yang menghentikan godaannya karena wajah nathan begitu suram
"ada apa bro?" tanya gab serius
"gladys selalu menghindariku dan bersikap dingin padaku"
"mungkin belum mampu memaafkanmu karena masa lalu" jawab gab
"tidak, dia sudah memaafkanku" nathan memutuskan menceritakan masalah rujuknya dia dengan gladys
"Kamu sudah memenuhi perjanjian pra nikah? menyerahkan seluruh hartamu pada istrimu? meskipun ia sudah memaafkanmu. wanita millano sangat suka uang dan memegang keuangan" tanya gabriel
"itu akan membuat gladys merasa aman karena dia tau pengeluaranmu dan tau kau tak menghamburkan uangmu pada wanita"
"Baiklah aku paham" jawab nathan "terima kasih kakak ipar" nathan segera kembali ke kamar setelah mengirim pesan pada kuasa hukumnya ia melihat istrinya sedang memeriksa email melalui ipad
__ADS_1
"tidurlah" ucap nathan sambil menarik tubuh mungil itu dalam pelukannya. setelah menyingkirkan ipad istrinya di nakas
"aku mencintaimu" bisik nathan " besok kita ke dokter kandungan lalu aku akan ke kantor papa dikota ini ya
"hmmm" jawab gladys singkat dan memejamkan matanya meskipun hatinya tiba tiba merasa tak nyaman karena tiba tiba suaminya mau ke kantor lagi setelah sekian lama meluangkan waktu untuknya sepenuhnya. pikiran negative mulai merasukinya
paginya mereka sarapan bersama di mansion millano. setelah sarapan nathan mengantar gladys ke dokter kandungan bersama jeselyn sementara dua putranya memilih bekerja di ruangan kerja hanna
"Selamat Tuan , bayi anda laki laki. dia sangat sehat dan kuat. ....." dokter kandungan berpesan banyak hal dan memberikan resep buat gladys. nathan meminta asistennya yang menunggu di ruang tunggu menebusnya
setelah dari dokter kandungan , nathan mengantar istrinya kembali ke mansion "aku ke kantor papa ya" pamitnya. gladys mengangguk "sebentar lagi aku akan kluar sebentar ke G Park. aku mau makan steak di noah steakhouse"
"dengan siapa?" tanya nathan
"beberapa teman sekolah"
"kenapa tiba tiba?" tanya nathan , gladys menatapnya datar "baiklah.. hati hati di jalan , supir akan menjemputmu. bawa anak anak bersamamu agar mereka menjaga calon adiknya. disana ramai aku tak mau ada yang menabrak perutmu" gladys mengangguk
"dasar suami ga peka, bawa anak anak bukannya di kasih duit. malah dibiarin saja" batin gladys saat mobil nathan menghilang dari pandangan
"3J bersiap dan temani mommy ke G Park ya" ajak gladys "yes mom" jawab mereka serempak
"minta kartu g park , aku mau makan dengan anak anak kak" gladys mengirim pesan pada gabriel "ok, nanti anak buahku akan memberikan kartu. hubungi aku saat kalian tiba" balas gab
gladys masuk ke kamarnya berganti pakaian. dia menggunakan gaun terusan berbahan katun agar nyaman dengan lengan sabrina. gladys terlihat sangat cantik sekali
"ayo 3J kita berangkat" ajak gladys pada anak anaknya. sampai di G park ia segera menuju noah steak house dan mengirim pesan pada gabriel
"hei gladys lama tak bertemu, anakmu juga triplet ya, awesome" puji serena "kemarin diparty onty tak melihat anak anakmu"
"hi onty, apa kabar. resto rame terus, awesome" puji gladys
"sejak buka memang ramai 24 jam. sekarang makin ramai" jawab serena "nelly bagaimana pekerjaannya? kalau dia salah jewer saja" canda serena
"nelly sudah under hanna. bukan naunganku lagi onty. prestasinya bagus dan sudah jadi asisten hanna" jawab gladys.
gladys menerima kartu dari anak buah gabriel "saldo ada 20 juta nona muda"
"trima kasih" jawab hanna lalu memesan makanan pada pelayan serena. lalu menyerahkan kartu pembayaran
"bagaimana kabar fenny?" tanya gladys
"Dia sudah menikah, ekonominya sulit karena suaminya collabs, kak hosea dan uncle noah tak berniat membantunya kalau dia madih hedon" jawab serena
"Tidak apa, waktu akan membentuknya" jawab gladys menyemangati serena
"Nona muda keluarga millano memang berbeda, luar biasa. smua bahasanya memotivasi" puji serena. gladys tersenyum
"Mana Tuan Muda Wesley?" tanya serena "Dia ada urusan ke kantor" jawab gladys
"Bukankah suamimu sudah pensiun muda?" tanya serena, gladys tersenyum getir "dia ke kantor papanya. ada urusan sedikit onty"
tak lama pelayan mengantarkan makanan mereka . pembicaraan terputus , serena kembali melayani tamu lainnya
__ADS_1