Kisah 20 Tahun Lalu

Kisah 20 Tahun Lalu
Bab 24 - Kedatangan Ana


__ADS_3

"Jangan pernah bahas lagi masalah ini, cukup sampai disini saja supaya regine jangan bertengkar dengan hansen. regine baru melahirkan , kondisinya masih sangat lemah. harusnya oma opanya merawatnya" tutup hansel . semua mengangguk setuju


Sementara di kamar hansen meminta maaf pada regine atas kejadian itu. "Aku gapapa, opa oma yang marah" jawab regine tenang


"Katakan berapa uangmu didalam carlsten company?" tanya regine "250 Juta Poundsterling, dua gedungnya sudah di ambil anak buah papa. setelah aku menjual gedungnya , uang akan aku serahkan padamu" rere mengangguk


"selesaikan secepatnya, uang segitu kalau dideposito bisa mendapat bunga bank perbulan 3 milliar rupiah, kalau disusun bisa jadi kasur, anak anak bisa guling guling sampai besar di kasur duit" hansen hanya mengangguk


"setelah masa nifas, kita program bayi perempuan ya honey" rere menatap hansen datar lalu memilih berbaring . anak mereka usia baru seminggu suaminya malah mau menambah anak lagi . hansen pun segera memeluk istrinya. ia ingin memejamkan mata sebentar


******


Esok pagi mereka sarapan di cafe mini milik kedua opa itu


"Urusan akuisisi sudah selesai, uang perusahaan dan aset yang sudah diuangkan masih ada 220 Juta Poundsterling. Dua gedung carlsten aku akuisisi, sekarang tinggal menunggu penawaran tertinggi dari buyer" terry menjelaskan masalah elicia pada keluarganya


"Hansen mengenai 220 juta pounds itu, berikan rekening bank london milik regine , papa akan transfer segera ke rekening regine. mengenai sisa 30 juta biar papa dulukan dulu saja"


"Jangan pah, gapapa 220 juta pounds saja papa kirim. sekarang hansen beri rekeningnya. setelah gedung di jual baru transfer lagi supaya tau berapa laba kita" putus hansen. terry mengangguk "Baik . terjual berapa akan papa kabari kalian" hansen segera mengirim nomor rekening regine pada terry melalui pesan chat, terry meneruskan pada bagian keuangannya


"hansel, papi , uncle bantu cari buyer juga ya" pinta terry, ketiganya mengangguk


Sebulan kemudian hansel berhasil menjual kedua gedung itu senilai 550 juta poundsterling. terry mengirimkan sisa 150 juta poundsterling ke rekening regine. hansel dan terry sudah pulang ke amerika karena mereka banyak kerjaan


"Sekarang sudah bisa susun duit jadi kasur anak anak kan , Honey?" ledek hansen . regine tertawa


♡♡♡♡♡


Usia triplet 3 bulan


Regine sudah kembali bekerja seperti biasa, opa oma melarang tapi kerjaan regine sudah menggunung, mau tak mau regine harus tetap bekerja.


Gedung Perusahaan HRW dan RVW di amerika sudah di jual oleh hansen, uang sudah dia serahkan pada istrinya.

__ADS_1


"Bunganya kali ini bisa jadi parket lantai kamar kalau disusun" ledek hansen, rere terbahak bahak. hansen yang selalu dingin sangat suka meledeknya saat tersisa mereka berdua


TOK TOK TOK


"Nona Muda, Ada Nyonya Anastasya dan Putranya Regan mau bertemu" lapor Velline asisten rere . wajah regine langsung datar


"Masuk" jawab regine , velline langsung membawa keduanya masuk dan mempersilahkan duduk di hadapan rere


"Kakak ipar, Kak rere" sapa regan


"Hansen, Re" sapa ana


keduanya hanya mengangguk tanpa senyuman sama sekali. bahkan wajah mereka sangat dingin


Regan menyerahkan sebuah map pada Rere, Rere membuka map itu, matanya berbinar binar tapi ia segera mengendalikan dirinya.


"Kamu hebat, Juara umum 6 semester berturut turut. Malah lolos beasiswa s1 di harvard. Awesome" puji rere tapi wajahnya datar. hansen melirik wajah istrinya.


"Jangan kak rere, untuk asrama dan uang saku sudah di berikan pihak pengada beasiswa. lagipula selama ini kak rere sudah mengirim banyak uang tiap bulan buat regan, regan tak pernah menggunakan sama sekali jadi tabungan regan masih ada kak"


"Kenapa ga di gunakan?"


"Karena biasa bantu antar belanjaan konsumen di kios mami, regan sering dikasih tips sama konsumen mami" jawab regan seadanya "Dan uang itu cukup buat BBM motor regan kak, makan sudah dari rumah. Biaya sekolah sudah di bayar uncle HW"


"Baiklah kakak ga beri kamu apa apa lagi, kita peras saja kakak iparmu ya" ucap rere datar , melirik hansen yang menatapnya tak kalah datar


"Kakak ipar ini pertemuan pertama dengan adik ipar yang mau kuliah lima tahun ke amerika, kasih uang jajan donk buat lima tahun ke depan" pinta rere . hansen mengambil ipad dan membuka aplikasi banking


"masukkan nominalnya" perintah hansen sambil memyerahkan ipadnya . rere memeriksa saldo suaminya lalu memasukkan rekening dan nominal 1 Milliar dan mengembalikan ipad pada suaminya untuk dimasukkan pasword


"Kamu merampokku" ucap hansen datar sambil memasukkan paswordnya. rere terbahak bahak


"Kamu tinggal dimana selama di surabaya regan?" tanya rere "belum tau, nanti regan cari kos kos an aja sama mami gapapa kak" jawab regan

__ADS_1


"Kamu bisa mengemudi regan?" tanya hansen


"Bisa sedikit kak, biasa di kios mami regan yang bawa pick up mengantar belanjaan konsumen" jawab regan


hansen terkejut, regan memanggil mami pada wanita di sampingnya, berarti itu ibu mertuanya. tapi kenapa istrinya sama sekali tak mau bicara dengannya secara rere wanita yang sopan termasuk pada keluarganya .


"Cari di maps Perumahan Bukit Indah Luxury Block B4 , ini kunci villa , kamu bisa tinggal disana selama di surabaya. villa selalu dinersihkan dua hari sekali tapi kakak aoan hubungi maid untuk memgurus semua keperluan kamu. dan ini kunci mobil. silahkan cari mobil di parkiran vip gedung ini. nomor polisi sesuai tempelan di kunci. dulu orangtua kakak belikan buat kak rere tapi kak rere tak bisa mengemudi. kamu bisa menggunakannya" ucap hansen menyerahkan dua buah kunci pada regan


"Terima kasih kakak ipar, kak rere"


"kapan berangkat?"


"satu setengah bulan lagi kak rere"


"dalam 10 hari ini, kemarilah tiap pagi. kakak akan mengajarimu mencari penghasilan secara online tanpa mengganggu belajarmu regan" perintah rere "Ok kak"


"pegang uang ini, pergilah membeli buah. berikan jus atau buah untuk anak kakak rara yang tinggal berdampingan dengan kalian. jangan belikan snack atau jajanan, nanti papanya marah karena papanya galak" pesan rere, sambil menyerahkan tiga ikat uang merah yang ia ambil dari tas kerjanya , regan menerimanya setelah drama penolakan dan berakhir paksaan


"kakak, kakak ipar regan duluan. sekali lagi terima kasih" pamit regan


"Re.." panggil ana


"Tante .. saya sibuk. segeralah berangkat bersama regan" perintah rere tegas . akhirnya regan menarik ana keluar ruangan


"regan pastikan tante itu tidak muncul di perusahaanku atau rumahku karena opa omaku bersamaku. jangan sampai terjadi tindak kekerasan dari beliau pada tante itu" pesan rere tegas "iya kak" akhirnya regan pergi


"Itu mamimu, honey?" tanya hansen. rere membuka tas kerja dan memberinya flashdisk . hansen memutarnya . ia sampai melotot dan tak biaa berkata apa apa


"Honey, kamu bisa membenci mamimu, dia sudah keterlaluan tapi kamu ga bisa maksa aku mendiamkannya. karena aku tak punya masalah dengan mami kamu" ucap hansen


"Bebas. aku ga masalah asal panggil dia tante" tutup rara "Baiklah" ucap hansen


__ADS_1


__ADS_2