
Ana yang tadinya menunggu ojol yang tak kunjung tiba, melihat rere mengendarai motornya kembali ke sekolah, ia langsung kembali ke sekolah karena mau tau apa yang dilakukan rere sebab temannya saja sudah berjanji ketemuan di cafe.
Ana menunggu setengah jam, akhirnya ia melihat rere keluar membawa dua bungkusan hadiah berupa tas dan thermos. Ana segera menghampiri rere
"Kenapa kembali ke sekolah re?" tanya ana dengan tatapan menyelidik
"Tadi miss linda takut rere ga punya uang beli tas diamerika, jadi di kasih tas mah, kalau tadi dikasih nanti siswa lain iri" ana akhirnya paham.
"boleh buat regan saja hadiahnya?" tanya ana sambil merebut hadiah itu. "mami duluan ya" ia segera pergi menaiki ojek di pangkalan dekat sekolah . rere menatapnya datar sambil memegang dadanya
sepeninggal ana, rere menuju ke bank AAB. dia mengambil buku tabungan di jok motornya dan masuk ke bank . ternyata sahabatnya sudah mengambilkan nomor antrian
"loh mana hadiahmu tadi?" tanya chloe "diambil mami, buat regan katanya" jawab rere datar . "ck" decak chloe pasrah
"sudah nomor antrianmu re" panggil hurie sambil menyerahkan ransel rere. rere langsung ke teller menyetorkan uangnya 66 juta. sekalian menyetorkan cek tunai 150 juta dari prestasi pendidikannya
saat transaksi selesai, rere kaget melihat saldonya. farah dan kumala memberinya masing masing 30 juta dengan berita, uang makan di amerika . air mata rere menetes, bahkan ibu kandungnya sendiri tak memikirkan makan tidaknya dia, hidup matinya dia.
lebih kaget melihat setoran hansel 5 Milliar dengan judul langsung depositokan uang ini segera dan 500 juta dengan berita buat belanja keperluan kuliah
rere segera mendepositokan uang 5,5 milliar kepada pihak bank, setengah jam prosedur selesai tanpa sepengetahuan sahabatnya . mereka bergegas keluar bank menuju cafe
"heh kamu setor semua uang kamu? kamu pengeluaran pakai apa?" tanya chloe saat mereka tiba di ruangan rere di cafe "tadi di ambil mamimu semua kan uang kamu"
rere membuka sepatunya, mengeluarkan uang 300 ribu . temannya terbahak bahak. "bisa pintar juga kamu"
"diajari om andrew simpan di sepatu" jawab rere tertawa
"Ayo kita makan" ajak chloe. mereka ke cafe untuk makan sepuasnya
"p" rere mengirim pesan hansel
"ya?"
"depo done" balas rere
"ok good" balas hansel
rere menghapus riwayat chat dan menyimpan ponselnya . mereka pun makan dengan gembira.
dari pintu masuk, muncul serombongan siswa siswi berjumlah enam orang . rere melihat rara disana tapi rara tak melihatnya, mereka duduk tak jauh di belakang rara jadi percakapan mereka masih bisa didengar rere cs
"Kamu kuliah dimana dion?"
__ADS_1
"Aku akan ke jerman, melanjutkan study dokter. perintah papa. kalau kamu clement?"
"aku di univ disini aja xxb , keterbatasan keluarga.. kamu ra? pasti luar negeri donk. secara mamimu aja bayar spp tahunan"
"Ngga, ekonomi keluargaku sudah berubah. kami sudah sulit. aku belum tentu bisa kuliah" jawab rara lesu. hati rere mendenyut mendengar kalimat kakaknya
"wah masa anak sultan ana bisa ngga kuliah, ledek beberapa orang" mereka menertawakan rara. rara hanya menunduk malu.
rere yang sudah kesal, berjalan ke arah meja rara. ia menepuk bahu rara, muka rara langsung merah menahan malu
"Kak bawa berkas pendaftaran kuliah?" tanya rere "ijazah belum keluar" jawab rara "kakak mau kuliah di xxb ya?"
"ayo kita mendaftar ke xxb sekarang. kita lunasi sampai akhir semester ya" ajak rere sambil menarik lengan rara. membuat semua terkejut. "re jangan bercanda" bisik rara
"wah anak sultan ana satunya beneran ada duit apa ngga" ledek salah satu dari mereka
"sudah jangan begitu" kata pria bernama dion "kita sahabat jangan begini"
"sahabat? lu aja kali" ledek perempuan satunya
"Saya harap kalian disini sampai kami kembali, jangan kemana mana ya" ucap rere menatap dua wanita itu tajam
"tunggu disini sebentar kak" rere mengambil tas nya di samping chloe "gank anterin aku ke xxb di depan yuk" dua sahabat itu langsung bangkit . mereka segera ke mobil hurie
"kamu beneran punya duit?" tanya rara bingung "nanti aku minjem chloe dan hurie, aku cicil saat sudah kerja di amerika" jawab rere
"jangan re, gapapa kakak ga kuliah"
"miskin boleh, harga diri jangan hilang" tegas rere "katakan jurusan apa?"
"Ekonomi managemen aja, kakak lama pengen itu re"
saat mobil memasuki halaman kampus, mereka segera melakukan pendaftaran dan menanyakan pembayaran sampai akhir semester, karena itu kampus bertaraf internasional . seluruhnya kena 330 juta
"re sudah , ga usah jadi re, mahal" kata rara.
"kakak duduk dulu, jangan kemana mana ya" pinta rere "chloe, hurie aku mau bicara di luar" ketiganya keluar ruangan
"bantu aku drama, bayar pakai kartu ini, paswordnya 78xxxx. jangan lupa suruh aku nyicil dihadapan kak rara" setelah ada kesepakatan mereka segera masuk ke ruangan pembayaran
hurie langsung melunasi pembayaran kuliah rara sampai selesai s1. rara terkejut. petugas administasi memberikan struk pelunasan 10 semester pada rere. rere segera memoto struk itu dan menyerahkan pada rara
"ayo balik ke cafe kak" ajak rere menarik kakaknya
__ADS_1
"Re.. sampai amrik jangan lupa nyicil kalau uda dapet kerja. itu tabungan kami berdua seumur hidup" pesan chloe "pasti.. doakan aku cepet dapat kerja ya" jawab rere "Amin" jawab ketiga orang itu bersamaan
"kak jangan sampai mami tau ini sudah lunas, kalau mami beri uang kuliah, kakak bantu bayarin cicilan ke hurie dan chloe ya" rara mengangguk sambil meneteskan airmatanya. ia memeluk rere di mobil "makasih re" rere tersenyum
sampai di cafe rere kembali ke meja temen rara "Makasih sudah menunggu kami dengan sabar, maaf lama " ucap rere sopan
"bacot ah, mana struk pelunasan?" tanya seorang wanita "sudahlah jangan begitu" tegur dion
"mana?" sentak wanita satunya
rara mengeluarkan potocopy struk pelunasan dan meletakkan di meja. mereka sangat terkejut sekali melihat struk itu. dan bener malu sekali. wajah mereka merah padam
"rara kan memang anak sultan sejak dulu bayar spp memang tahunan, kata wanita bernama clement, sudahlah kita semua sahabat jangan ada pergesekan" dua wanita yang meledek rara langsung membawa tasnya keluar cafe
"kak.. rere tunggu pelunasan di xxb juga ya" ucap rere dengan suara tinggi
rere kembali ke mejanya dengan puas, chloe hurie mendengus , mereka meminta pelayan memanaskan makanan mereka tadi lalu kembali makan dengan tenang
TRINGG TRINGGG
rere memeriksa pesan di ponselnya
"ada apa di cafe"
"oh hanya sedikit drama penghinaan dad"
"ada apa?"
"Mereka mengolok kak rara miskin tak mampu kuliah"
"Tanya rara mau kuliah, lunasi sekarang sampai lulus, kirim tagihannya ke dad, minta nama pelaku penghinaannya, kirim kesini"
rere segera mengirim poto struk pelunasan 330 juta. tak ada balasan . lima menit kemudian . hansel mengirim bukti transfer ke rekening rere 500 juta dengan caption
"bonus buat anak hebat" rere terbahak bahak mengundang perhatian sahabatnya . ia tak sadar hansel menatapnya dari cctv
"Thanks dad, love you"
"Carlos, selidiki dua wanita di cctv cafe ini, beli perusahaan atau usaha orangtuanya. kalau bekerja langsung pecat mereka" perintah hansel pada asistennya
"Baik Tuan"
__ADS_1